Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Moral Dilemmas in The War of Ethical Analysis Against Violations of Humanitarian Law by State and Non-State Actors Yudha Irawan; Kamarulzaman bin Komaruddin; Tarsisius Susilo; Herlan Budi Hermawan; Anggit Budi Wibowo
Interdisciplinary Social Studies Vol. 4 No. 3 (2025): Regular Issue: April-June 2025
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55324/iss.v4i3.857

Abstract

International Humanitarian Law (IHL) exists as a normative guide aimed at limiting suffering during armed conflict, especially by establishing rules on the protection of individuals who do not take part in combat, such as civilians, medical personnel, and prisoners of war. The purpose of this study is to identify the positive legal provisions that govern the legal issues under review, the legal principles or juridical principles that are relevant in analyzing the legal issues under study, and to determine the juridical interpretation of laws and regulations related to these legal issues. Normative legal research methods are used. The results of this study indicate that, with proper and consistent interpretation, humanitarian law can be internalized into the national legal system and become the basis for enforcing justice against offenders, as well as protecting victims from abuse of power and violence.
Dinamika Penerapan Hukum Humaniter Dalam Konflik Israel-Palestina: Konsekuensi Hukum dan Perlindungan Warga Sipil Gatot Wiseso; Lili Warli; Tarsisius Susilo; I Ketut Setia Budi; Yulian Iskandar
Jurnal Impresi Indonesia Vol. 4 No. 5 (2025): Jurnal Impresi Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jii.v4i5.6480

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan hukum humaniter internasional dalam konflik Israel-Palestina, dengan fokus pada perlindungan warga sipil serta konsekuensi hukum yang timbul dari pelanggaran hukum humaniter. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kualitatif dengan pendekatan analisis dokumen, yang mencakup kajian terhadap berbagai instrumen hukum internasional, laporan organisasi kemanusiaan, dan keputusan-keputusan pengadilan internasional yang relevan. Data sekunder diperoleh dari literatur hukum, jurnal internasional, serta laporan dari organisasi kemanusiaan yang terlibat dalam konflik ini. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun hukum humaniter internasional, termasuk Konvensi Jenewa, telah diterima secara luas sebagai landasan untuk perlindungan warga sipil, penerapannya dalam konflik Israel-Palestina sering kali diabaikan atau dilanggar. Keputusan-keputusan yang dikeluarkan oleh pengadilan internasional menunjukkan bahwa pihak-pihak yang terlibat dalam konflik sering kali tidak dihukum secara memadai atas pelanggaran tersebut. Oleh karena itu, perlindungan terhadap warga sipil tetap menjadi tantangan besar, dengan dampak yang mengerikan terhadap kehidupan manusia dan kesejahteraan sosial di wilayah yang terkena dampak.