Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Gaya Kepemimpinan, Komunikasi Efektif, Fasilitas Kerja, dan Pengambilan Keputusan terhadap Kinerja Karyawan PT Trijaya Agro Lestari Wahyu Sandani Karo-Karo; Sondang N.B Marbun; Kristanty Nadapdap
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8326

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan, komunikasi efektif, fasilitas kerja, dan pengambilan keputusan terhadap kinerja karyawan pada PT. Trijaya Agro Lestari. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan sampel jenuh sebanyak 77 responden yang seluruhnya merupakan karyawan perusahaan. Data dianalisis melalui regresi linier berganda untuk menguji pengaruh masing-masing variabel secara parsial maupun simultan. Hasil uji parsial menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Komunikasi efektif, fasilitas kerja, dan pengambilan keputusan juga secara individual berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan kinerja karyawan. Hasil uji simultan menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan, komunikasi efektif, fasilitas kerja, dan pengambilan keputusan secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,632 menunjukkan bahwa 63,2% variasi kinerja karyawan dapat dijelaskan oleh keempat variabel independen tersebut, sedangkan 36,8% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak dianalisis dalam penelitian ini. Temuan tersebut menegaskan bahwa kualitas kepemimpinan, kejelasan komunikasi, kelayakan fasilitas kerja, serta ketepatan proses pengambilan keputusan merupakan unsur penting dalam meningkatkan produktivitas, efektivitas, dan pencapaian kerja karyawan. Oleh karena itu, perusahaan perlu memperkuat praktik kepemimpinan yang adaptif, membangun komunikasi dua arah, memelihara fasilitas kerja secara berkala, dan menerapkan pengambilan keputusan yang objektif serta partisipatif untuk mendukung peningkatan kinerja secara berkelanjutan.
Pengaruh Disiplin Kerja, Etos Kerja dan Kesejahteraan terhadap Kinerja Karyawan Pada PT BPR Solider Cabang Pematang Siantar Diana Hutabarat; Sondang N.B Marbun; Tiur Rajagukguk
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.14446

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh disiplin kerja, etos kerja, dan kesejahteraan terhadap kinerja karyawan pada PT BPR Solider Cabang Pematangsiantar. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan asosiatif untuk menguji hubungan antara variabel independen dan variabel dependen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan PT BPR Solider Cabang Pematangsiantar. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode sampling jenuh sehingga seluruh anggota populasi dijadikan sampel dengan jumlah 30 responden. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, wawancara, dan dokumentasi. Metode analisis data meliputi uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, sedangkan etos kerja juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Sementara itu, kesejahteraan berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap kinerja karyawan. Secara simultan, disiplin kerja, etos kerja, dan kesejahteraan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Nilai koefisien determinasi sebesar 79,2% menunjukkan bahwa ketiga variabel tersebut mampu menjelaskan variasi kinerja karyawan, sedangkan sisanya sebesar 20,8% dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian. Temuan ini menegaskan pentingnya peningkatan disiplin dan etos kerja sebagai bagian dari strategi perusahaan dalam mendorong kinerja karyawan secara optimal.