Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

STRATEGI KOMUNIKASI DAKWAH KULTURAL WALI SONGO MELALUI PERTUNJUKAN WAYANG KULIT Muh. Mirwan Hariri; A. Fikri Amiruddin Ihsan
PENDIDIKAN SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 12 No 4 (2025)
Publisher : STKIP PGRI Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47668/edusaintek.v12i4.2036

Abstract

This study examines the cultural da'wah communication strategies of the Wali Songo, particularly through the medium of shadow puppet performances in the 15th to 16th centuries in Java. The main focus of the study is to understand how Sunan Kalijaga and other saints were able to use local arts as a means of spreading Islamic values ​​peacefully and accepted by Javanese society without major conflicts. This study uses qualitative methods with a literature study approach, historical analysis, and cultural interpretation. The results show that the cultural da'wah strategies carried out include the selection of popular media (shadow puppets), modification of the form and narrative of the story to suit the principles of monotheism, and the creation of Punakawan figures as symbols of da'wah close to the lives of the people. The analysis also shows that the core da'wah messages include monotheism, social morality, and jihad against lust. In the discussion, this study compares the cultural da'wah strategies of the Wali Songo with contemporary da'wah strategies in the digital era. The results found that the principles of media adaptation, symbolism, and persuasive approaches remain relevant today. This research contributes to the development of cultural da'wah communication theory and provides inspiration for digital da'wah strategies in the 21st century.
HERMENEUTIKA AL-QUR'AN DAN KRITIK SASTRA ARAB: METODOLOGI KEPENYIARAN DALAM MEMAHAMI TEKS SUCI Muh. Mirwan Hariri; Ananda Emiel Kamala; Anis Tilawati
PENDIDIKAN SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 12 No 4 (2025)
Publisher : STKIP PGRI Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47668/edusaintek.v12i4.2203

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkonstruksi sebuah metodologi interpretasi teks suci Al-Qur'an yang relevan bagi dunia kepenyiaran Islam kontemporer, dengan mengintegrasikan prinsip-prinsip Hermeneutika Al-Qur'an dan Kritik Sastra Arab. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi literatur yang mendalam (library research), yang fokus pada teori-teori interpretasi Al-Qur'an (seperti Tafsir Maudhu'i, Tafsir 'Ilmi), kaidah-kaidah kritik sastra Arab (al-naqd al-adabi), dan teori komunikasi penyiaran. Hermeneutika Al-Qur'an berfungsi sebagai kerangka filosofis untuk memahami konteks historis (asbabun nuzul) dan tujuan utama (maqashid) dari ayat-ayat. Sementara itu, kritik sastra Arab digunakan sebagai alat analisis untuk membedah aspek estetika bahasa (balaghah), struktur naratif, dan gaya bahasa (uslub) Al-Qur'an, memastikan interpretasi tetap setia pada kemukjizatan linguistiknya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa integrasi kedua disiplin ilmu ini menghasilkan sebuah kerangka metodologi penyiaran yang transformatif. Metodologi ini menuntut para broadcaster Islam (penyiar, dai, produser konten) untuk tidak hanya menyampaikan "apa" isi pesan Al-Qur'an, tetapi juga "bagaimana" keindahan pesan itu diungkapkan. Prinsip-prinsip yang dirumuskan meliputi: (1) contextual fidelity dalam penyampaian khutbah atau ceramah; (2) aesthetic narration dalam produksi konten visual atau audio; dan (3) ethical interpretation yang menghindari pemahaman simplistis atau parsial.
Pemanfaatan Media Sosial YouTube Sebagai Media Pembelajaran dan Praktik Dasar Jurnalistik Muh. Mirwan Hariri
Mekomda: Media Komunikasi Dakwah Vol. 2 No. 2 (2024): Volume 2 NO 2 Agustus 2024
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/mekomda.v2i3.1788

Abstract

YouTube, sebagai salah satu platform media sosial terkemuka, banyak dimanfaatkan sebagai media pembelajaran, khususnya dalam konteks pendidikan jurnalistik. Penelitian ini mengeksplorasi efektivitas YouTube dalam meningkatkan keterampilan dasar jurnalistik pada siswa. Dengan menggunakan metode kualitatif, penelitian ini menyoroti peran YouTube dalam memfasilitasi pembelajaran praktis, interaksi yang dinamis, dan penerapan pengetahuan teoretis dalam jurnalistik. Temuan menunjukkan bahwa YouTube berfungsi sebagai alat penting dalam menjembatani pemahaman teoretis dengan implementasi praktis, serta mendorong pendekatan inovatif dalam pendidikan jurnalistik.