Diabetes melitus merupakan penyakit kronis yang menjadi penyebab utama kematian di dunia dan penyebab utama penyakit jantung, ginjal, dan kebutaan. Diabetes melitus merupakan penyakit kronis yang tidak dapat disembuhkan, tetapi dapat dikendalikan. Senam kaki, aliran darah meningkat, reseptor menjadi lebih aktif, sehingga mengurangi peningkatan glukosa darah pada pasien diabetes. Tujuan penelitian ini untuk melakukan asuhan keperawatan pada pasien Diabetes Melitus Tipe II dengan perfusi perifer tidak efektif di RSUD Jend A Yani Metro. Karya Ilmiah Akhir ini berfokus pada tindakan keperawatan, dengan menggunakan metode Pre Eksperimen yaitu penulis melakukan tindakan Pre dan Post, jumlah sampel pada penelitian 2 responden yaitu Ny. S dan Ny. L. Tindakan keperawatan yang dipilih yaitu penerapan terapi senam kaki diabetes. Terapi senam kaki diabetes dilakukan selama 30 menit selama 3 hari. Hari pertama sebelum perlaku 257 menjadi 230 mg/dl. Perlakuan hari kedua melakuan pengecekan sebelum dan sesudah dari 230 mg/dl menjadi 203 mg/dl. Untuk hari ketiga diterapkan terapi dengan hasil penurunan gllukosa darah dari 203 mg/dl menjadi 176mg/dl. Penelitian ini diharapkan menjadi tambahan ilmu bagi keluarga khususnya pada klien DM selama dirumah sehingga klien dapat menurunkan glukosa darah pada penderita DM.Diabetes melitus merupakan penyakit kronis yang menjadi penyebab utama kematian di dunia dan penyebab utama penyakit jantung, ginjal, dan kebutaan. Diabetes melitus merupakan penyakit kronis yang tidak dapat disembuhkan, tetapi dapat dikendalikan. Senam kaki, aliran darah meningkat, reseptor menjadi lebih aktif, sehingga mengurangi peningkatan glukosa darah pada pasien diabetes. Tujuan penelitian ini untuk melakukan asuhan keperawatan pada pasien Diabetes Melitus Tipe II dengan perfusi perifer tidak efektif di RSUD Jend A Yani Metro. Karya Ilmiah Akhir ini berfokus pada tindakan keperawatan, dengan menggunakan metode Pre Eksperimen yaitu penulis melakukan tindakan Pre dan Post, jumlah sampel pada penelitian 2 responden yaitu Ny. S dan Ny. L. Tindakan keperawatan yang dipilih yaitu penerapan terapi senam kaki diabetes. Terapi senam kaki diabetes dilakukan selama 30 menit selama 3 hari. Hari pertama sebelum perlaku 257 menjadi 230 mg/dl. Perlakuan hari kedua melakuan pengecekan sebelum dan sesudah dari 230 mg/dl menjadi 203 mg/dl. Untuk hari ketiga diterapkan terapi dengan hasil penurunan gllukosa darah dari 203 mg/dl menjadi 176mg/dl. Penelitian ini diharapkan menjadi tambahan ilmu bagi keluarga khususnya pada klien DM selama dirumah sehingga klien dapat menurunkan glukosa darah pada penderita DM.