This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ners
Ria Desnita
Universitas Mercubaktijaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Latihan Bermain Gasing Terhadap Kekuatan Otot Ekstremitas Atas pada Pasien Stroke : Studi Pre-Eksperimental di Wilayah Kerja Puskesmas Kuranji Padang Vivi Syofia Sapardi; Fitria Alisa; Ria Desnita; Defrima Oka Surya
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.52577

Abstract

Stroke merupakan penyebab utama kecacatan jangka panjang yang sering berdampak pada penurunan kekuatan otot ekstremitas atas sehingga membatasi kemandirian pasien. Intervensi rehabilitasi yang bersifat fungsional dan menyenangkan diperlukan untuk meningkatkan motivasi dan efektivitas latihan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh latihan gasing berbasis permainan tradisional terhadap peningkatan kekuatan otot ekstremitas atas pada pasien stroke. Desain penelitian menggunakan one group pretest–posttest dengan total sampel 14 pasien stroke yang memenuhi kriteria inklusi. Intervensi latihan gasing dilakukan secara terstruktur dan terarah untuk melatih otot-otot lengan, pergelangan, dan tangan. Hasil penelitian menunjukkan nilai tengah kekuatan otot ekstremitas atas sebelum intervensi adalah 2 dan setelah intervensi meningkat menjadi 3. Hasil uji bivariat dengan Uji Wilcoxon menunjukkan latihan bermain gasing berpengaruh dalam meningkatkan kekuatan otot ekstremitas atas pada pasien stroke (p=0,001). Latihan gasing terbukti mampu meningkatkan repetisi gerakan, memberikan stimulasi motorik yang bermakna, serta mendorong partisipasi aktif pasien melalui elemen permainan yang menyenangkan. Kesimpulannya, latihan gasing dapat menjadi alternatif intervensi rehabilitasi yang efektif, murah, dan mudah diterapkan untuk meningkatkan kekuatan otot ekstremitas atas pada pasien stroke, serta berpotensi diimplementasikan dalam program latihan klinis maupun home based therapy.