Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Faktor Sosial Demografi dan Faktor Lingkungan dengan Pneumonia pada Anak Bawah Lima Tahun: Sebuah Studi Observasional di Kota Batam Didi Yunaspi; Dachriyanus Hamidi; Finny Fitry Yani; Alfan Miko
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.55330

Abstract

Infeksi saluran pernapasan akut, khususnya pneumonia, merupakan penyebab utama morbiditas dan mortalitas pada anak di bawah usia lima tahun di seluruh dunia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan pneumonia pada anak balita di Batam, Indonesia. Desain penelitian yaitu cross-sectional pada anak usia 0-59 bulan. Sampel diambil dengan simple random sampling. Data dikumpulkan dengan wawancara terpimpin menggunakan kuesioner meliputi faktor social demografi (tingkat pendidikan orang tua, sosial ekonomi, usia, jenis kelamin) dan faktor lingkungan (ventilasi rumah, perokok keluarga, kepadatan rumah, tempat memasak dan bahan utama lantai). Penelitian dianalisis menggunakan binary logistic regression untuk mengidentifikasi faktor risiko signifikan yang berhubungan dengan pneumonia. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara tingkat pendidikan ibu (p=0.034) sosial ekonomi (p=0.012), usia anak (p=0.002), jenis kelamin (p=0.024), ventilasi rumah (p=0.004), perokok keluarga (p=0.008), kepadatan rumah (p=0.039) dan bahan utama lantai (p=0,006) dengan pneumonia (nilai p< 0,05). Factor risiko dominan pneumonia adalah bahan utama lantai (adjusted odds ratio (aOR): 10,8; IK 95%: 2.291-51.684; p=0.003), usia anak (AOR: 3,81; IK: 0.455-10.017; p=0.006). dan sosial ekonomi (AOR: 3.348; IK: 1.277-8.775; p=0.014). Bahan utama lantai, usia anak dan social demografi merupakan faktor risiko signifikan penyebab pneumonia pada anak balita. Peningkatan kesadaran pengasuh/ibu tentang faktor-faktor yang diprediksi diperlukan untuk mengurangi insiden pneumonia pada anak dan meningkatkan kualitas kesehatan anak.
Analysis of Nutritional Problems using Focused Interviews Method in Elementary School Children (Later Childhood) in Batam City Roza Erda; Dachriyanus Hamidi; Desmawati Desmawati; Rosfita Rasyid
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 7 No 3 (2025): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v7i3.5777

Abstract

Optimal nutrition significantly impacts human health, particularly for primary school-aged children. Malnutrition manifests in various health issues, such as stunting, underweight, micronutrient deficiencies, and obesity. The prevalence of malnutrition among school-aged children in Indonesia, including Batam City, is rising yearly. This study aimed to analyse factors affecting the nutritional needs of elementary school children in Batam City. The study was conducted over one month and employed a qualitative approach. Participants included 39 respondents: 13 children, 11 parents, 5 peers, 5 teachers, and 5 school health centre officers, selected purposively. Data collection used open-ended responses through in-depth interviews. Findings revealed limited knowledge among children about balanced nutrition. All informants emphasized the importance of consuming diverse foods to meet nutritional needs, with children showing a positive attitude toward trying various foods. The respondents also highlighted the importance of avoiding impulsive snacking. Moreover, the study identified a positive relationship between physical activity and cognitive focus in learning, underscoring the need for regular physical activity. Programs addressing the specific nutritional challenges faced by children in Batam could enhance awareness and encourage healthy eating habits among elementary students.