Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penyuluhan Hukum Tindak Pidana Agama Untuk Penguatan Psikososial Remaja: Studi Pretes-Posttest Siswa SMK 1 Muhammadiyah Banda Aceh Sutri Helfianti; Mudhafar Anzari; Zulfan Zulfan
Jurnal Medika: Medika Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/hytm8257

Abstract

Tahun 2023 Pemerintah Indonesia telah resmi mengesahkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana mengatur berbagai aspek hukum dalam rangka mewujudkan ketertiban hukum dan penghormatan hak asasi manusia. Salah satu aspek yang diatur yaitu tindak pidana terhadap agama yang memuat perbuatan menghasut, menimbulkan permusuhan didasari pada agama yang dilakukan baik secara langsung maupun dengan menggunakan media digitalisasi, termasuk membubarkan acara keagamaan, serta menghina individu atas nama agama. Perilaku intoleransi, sangat memungkinkan terjadi ditengah maraknya kasus bullying di sekolah. Tujuan kegiatan pengabdian yang dilaksanakan di SMK 1 Muhammadiyah Banda Aceh yaitu untuk meningkatkan kesadaran hukum siswa atas perilaku tindak pidana agama yang merusak hubungan kerukunan umat beragama. Metode yang digunakan berupa penyuluhan hukum yaitu menginformasikan kepada siswa terkait perbuatan melawan hukum yang diketegorikan menyalahi atau bertentangan dengan aturan-aturan hukum yang berlaku. Dari hasil kegiatan yang dilaksanakan kepada 70 siswa SMK 1 Muhammadiyah Banda Aceh, diperoleh gambaran peningatakan wawasan hukum dari sebelumnya sebanyak 50% siswa dengan nilai terendah, setelah dilaksanakan penyuluhan hukum diperoleh sebanyak 78,6 % siswa dengan nilai tertinggi dan 14,3% siswa dengan nilai sedang. Maka, diharapkan adanya kegiatan yang berkelanjutan untuk memberikan informasi hukum dalam meningkatkan kesadaran hukum di kalangan siswa dalam kondisi maraknya tindakan bullying di sekolah.
Coping Strategies and the Burden of Caring for Family Members on the Quality of Life of Families of Leukemia Patients Niswatul Khaira; Fahmi Ichwansyah; Zulfan Zulfan
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 7 No 3 (2025): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v7i3.6236

Abstract

The life of families caring for members with leukemia can be disrupted due to the high burden of care, thus risking a decrease in quality of life. This study aims to analyze the relationship between coping strategies and burden of care with the quality of life of families with leukemia at the Banda Aceh City Shelter. The study used a cross-sectional design with a total of 55 respondents taken through a total sampling technique from five shelters. Data collection was carried out through interviews using questionnaires from August 10 to September 10, 2023. Data analysis was carried out bivariately and multivariately using ordinal logistic regression. The results showed that 56.36% of respondents had a poor quality of life. Coping strategies, burden of care, social support, self-efficacy, education, employment, income, gender, and age were related to quality of life, while marital status was not. Respondents with low quality of life used more emotional focused coping strategies (65.85%) than problem focused coping (28.57%) (OR=4.82; p=0.020). In addition, heavy caregiving burden increases the risk of poor quality of life up to 11 times (OR=11; p=0.007). Multivariate analysis showed that the most dominant factor was family income. Therefore, the use of halfway houses is highly recommended to reduce the economic burden of cancer patients' families.