Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Dari Tradisional Ke Digital: Tinjauan Sistematis Model Kepemimpinan Di Rumah Sakit Cerdas Ibnu Gunawan
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 6 No. 4 (2025): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/msej.v6i4.8151

Abstract

Penelitian ini tergolong dalam Systematic Literature Review (SLR). SLR bertujuan untuk mengetahui tren akan sebuah topik penelitian. Topik penelitian dalam hal ini adalah kepemimpinan digital. Sekarang ini banyak sekali semua hal dikaitkan dengan tranformasi digital. Penulis memiliki ketertarikan untuk mengetahui bagaimana tren topik penelitian tentang kepemimpinan digital di Rumah Sakit. Dengan menggunakan bantuan watase uake, SLR ini dilakukan, metode prisma digunakan untuk memfiltrasi sumber data yang diambil dari scopus Q1 sampai dengan Q4 dalam rentang waktu 2015 hingga 2025. Hasilnya, topik ini seringdikaitkan dengan topik lain yaitu : komunikasi, kesehatan digital, kecerdasan buatan, teknologi manajemen dan lain sebagainya. Topik ini sudah sering diangkat di berbagai negara seperti : Australia, China, Germany, Korea, Norwegia, South Africa, Turkey, Uni Emirat Arab, United Kingdom. Mayoritas artikel dengan topik ini terbit di Jurnal yang terindeks Q1 Scopus. Peluang untuk melakukan penelitian dengan topik ini sangat terbuka apabila dilakukan di Indonesia serta topik ini memeiliki tren cenderung naik pada tahun 2025.
Eksplorasi Peningkatan Pengetahuan Kebersihan Mulut Anak Usia Prasekolah Melalui Program Edukasi Di TK Al-Munawaroh Kediri Ibnu Gunawan; Afrida Nurmalasari; Joko Widyastomo; Nabila Rifda; Erwin Gunawan
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.52973

Abstract

Abstrak Karies gigi masih menjadi masalah kesehatan mulut yang paling banyak dialami anak usia dini. Riskesdas 2018 mencatat prevalensi karies sebesar 81,1% pada anak usia 3–4 tahun dan meningkat menjadi 92,6% pada usia 5–9 tahun. Kerentanan ini diperburuk oleh kebiasaan konsumsi makanan manis, teknik menyikat gigi yang kurang tepat, serta rendahnya pengetahuan anak dan orang tua mengenai kesehatan gigi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penyuluhan kesehatan gigi terhadap peningkatan pengetahuan anak prasekolah di TK Al-Munawaroh Kediri. Kegiatan dilaksanakan pada 28 Oktober 2025 menggunakan metode ceramah interaktif, demonstrasi teknik menyikat gigi, praktik bersama, ice breaker, serta evaluasi pre-test dan post-test. Sebanyak 24 anak mengikuti kegiatan ini. Pemeriksaan awal menunjukkan nilai rerata DMF-T sebesar 2,08, menandakan tingkat karies kategori sedang pada kelompok usia dini. Hasil pre-test memperlihatkan bahwa pengetahuan awal anak masih rendah pada seluruh indikator penilaian. Setelah intervensi edukasi, terdapat peningkatan skor yang bermakna pada seluruh aspek pengetahuan, di mana rerata skor meningkat dari 2,06 ± 1,19 menjadi 4,31 ± 0,60. Uji Wilcoxon menunjukkan perbedaan signifikan antara skor pre-test dan post-test (p < 0,001) dengan selisih rata-rata 2,25. Hasil ini menunjukkan bahwa metode edukasi yang melibatkan demonstrasi, praktik langsung, media visual, serta aktivitas interaktif terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman dan kemampuan anak dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut. Program edukasi seperti ini direkomendasikan sebagai kegiatan rutin sekolah untuk mendukung upaya pencegahan karies sejak usia dini. Kata Kunci: DMF-T; Edukasi Kesehatan Gigi; Karies Anak; Penyuluhan Prasekolah; Teknik Menyikat Gigi. Abstract Dental caries remains the most prevalent oral health problem among young children. The 2018 National Basic Health Research (Riskesdas) reported caries prevalence of 81.1% among children aged 3–4 years and 92.6% among those aged 5–9 years. This vulnerability is exacerbated by frequent intake of sugary foods, improper toothbrushing techniques, and limited oral health knowledge among children and their parents. This study aimed to evaluate the effectiveness of dental health education in improving the knowledge of preschool children at Al-Munawaroh Kindergarten, Kediri. The intervention was conducted on October 28, 2025, using interactive lectures, toothbrushing demonstrations, guided practice, ice-breaker activities, and pre-test and post-test assessments. A total of 24 children participated in the program. Initial examination showed a mean DMF-T score of 2.08, indicating a moderate level of caries in this age group. Pre-test results demonstrated low baseline knowledge across all assessment indicators. Following the educational intervention, children’s knowledge improved significantly, with the mean score increasing from 2.06 ± 1.19 to 4.31 ± 0.60. The Wilcoxon test indicated a statistically significant difference between pre-test and post-test scores (p < 0.001), with an average increase of 2.25 points. These findings confirm that educational strategies incorporating demonstrations, hands-on brushing practice, visual media, and interactive activities are effective in enhancing children’s understanding and skills in maintaining oral hygiene. Such programs are recommended as routine school-based interventions to support early prevention of dental caries. Keywords: Childhood Caries; Dental Health Education: DMF-T; Preschool Intervention; Toothbrushing Technique.