Fauzan Fauzan
universitas Tadulako

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Rumah Sehat dan Sanitasi Lingkungan Terhadap Kejadian Stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Pantoloan Kota Palu Fauzan Fauzan; Ketut Suarayasa; Sumarni Sumarni; Elli Yane Bangkele; Ratih Pratiwi
Jurnal Gizi Kerja dan Produktivitas Vol 6, No 1 (2025): May
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jgkp.v6i1.32568

Abstract

Stunting adalah salah satu masalah gizi di masyarakat terutama terjadi pada balita. Kondisi sanitasi yang buruk merupakan tempat berkembangnya penyakit menular yang dapat menyebabkan morbiditas pada masyarakat terutama pada balita. Karena rentan terhadap penyakit. Anak balita yang tidak sehat dan terpapar penyakit akan cenderung meningkatkan risiko stunting dibandingkan dengan anak balita yang tumbuh sehat. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh sanitasi lingkungan dan rumah sehat terhadap kejadian stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Pantoloan Kota Palu. Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif menggunakan desain Case Control. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh balita stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Pantoloan sebanyak 947 balita. Jumlah sampel yaitu 72 pada setiap kelompok sampel dengan total sampel sebanyak 144 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan Teknik purposive sampling dengan Teknik analisis menggunakan Uji Chi Square dan Odds Ratio (OR). Hasil penelitan menunjukkan bahwa rumah sehat (p value = 0,291; OR = 1.545) dan sanitasi lingkungan (p value = 0,855; OR = 0,874). Kesimpulan dari penelitian ini yaitu rumah sehat dan sanitasi lingkungan tidak mempengaruhi kejadian stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Pantoloan
The Influence of Health Education on Students' Knowledge Levels About theDangers of Consuming Sweet-Tasting Colored Drinks in Grades I, II, & III at SD Inpres 1 Nambaru, Parigi Moutong Regency Andi Mariani; Badariati Badariati; Asmiwarty Abdullah; Hayati Palesa; Fauzan Fauzan
International Journal of Medicine and Health Vol. 5 No. 2 (2026): Juni: International Journal of Medicine and Health
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/ijmh.v5i2.6160

Abstract

Sweetened beverages are drinks that contain high amounts of calories and sugar but provide little to no significant nutritional value. Limited public awareness, including among elementary school students, regarding the health risks associated with consuming sweet and artificially colored drinks may contribute to increased consumption habits. This behavior can raise the risk of various health problems, including obesity, type 2 diabetes mellitus, and kidney failure. This study aimed to determine the effect of health education on students’ knowledge regarding the dangers of consuming sweetened and colored beverages. This research employed a pre-experimental design using a one-group pretest-posttest approach. The study involved 90 respondents selected through the Total Sampling technique. Data were collected using a questionnaire and analyzed through univariate and bivariate methods using the Wilcoxon test. The results showed that before receiving health education, most respondents had a moderate to low level of knowledge. After the intervention, students’ knowledge improved significantly, with the majority achieving a good level of knowledge. Statistical analysis revealed a p-value of 0.000 (<0.05), indicating a significant effect of health education on students’ knowledge. Therefore, health education was found to be effective in increasing students’ understanding of the dangers of consuming sweetened and colored beverages.