Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

TOMAT BIKE (Automatic Bike) untuk Stimulasi pada Gangguan Sistem Gerak Annisa annisa; Arisul Mahdi; Ahlul Aulianur; Fairuz Luthfiyah
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 7, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (373.998 KB) | DOI: 10.24036/juppekhu1045590.64

Abstract

ABSTRACTThis article discuss about innovation of making a therapy to stimulation on the system disordes motion. The TOMAT BIKE or automatic bikes is a bicycle with pedaling automated in design in such a way, so it can be used by an individual who experience system disorders motion. Metodh used is Assembling Metodh that is process merging into some parts to from a construction. The process of assembly a starting from the choice of materials, making a prototipe, testing tools and evaluation. The results of making a tool is an individual who experience problems motion can use TOMAT BIKE and making of Intellectual Property Right (HKI) or copyright. 
Aplikasi Digital Berbasis Artificial Intelligence untuk Latihan Bicara Siswa Cerebral Palsy Annisa, Annisa; Lubis, Nur Anifah; Annisa, Nurul; Biliara, Novia
Jurnal Pendidikan Kebutuhan Khusus Vol. 10 No. 1 (2026): In Progress
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Biasa Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jpkk.v10i1.1403

Abstract

Cerebral Palsy (CP) is a non-progressive motor disorder frequently accompanied by cognitive, visual, and speech impairments, which often result in communication barriers and difficulties in verbal learning. This study aims to design an artificial intelligence (AI)-based speech training application to support children with CP in improving their verbal communication skills. The research employed a Research and Development (R&D) approach, consisting of needs analysis, interface design, and integration of visual, audio, text, camera, and AI components to provide automated pronunciation feedback. The outcome of this study is a prototype design of an application featuring a simple interface, large buttons, and child-friendly navigation. The AI system is designed to deliver immediate feedback on pronunciation errors, thereby enhancing interactivity, motivation, and learner independence. The findings are expected to contribute to the development of inclusive digital learning media and the application of AI in speech therapy, ultimately expanding communication access and learning opportunities for children with special needs, particularly those with Cerebral Palsy.
STUNTING DAN RISIKO ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS: URGENSI PSIKOEDUKASI BAGI ORANG TUA Ulfy Marsyah; Effran Zudeta; Annisa; Mitayani; Anggawati Imanniyah; Elda Despalantri
JURNAL ABDI MERCUSUAR Vol 5 No 2 (2025): JURNAL ABDI MERCUSUAR
Publisher : LPPM Universitas MERCUBAKTIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36984/rkdcwx54

Abstract

Latar Belakang: Stunting merupakan masalah kesehatan masyarakat serius di Indonesia yang tidak hanya menghambat pertumbuhan fisik anak, tetapi juga berdampak jangka panjang pada perkembangan otak dan meningkatkan risiko disabilitas. Kekurangan gizi pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan dapat mengganggu proses mielinisasi dan pembentukan struktur otak yang berperan dalam fungsi kognitif dan perilaku. Namun, pemahaman orang tua tentang keterkaitan stunting dengan gangguan neurodevelopment masih terbatas. Kesenjangan pengetahuan ini berpotensi melemahkan upaya pencegahan dan menyebabkan keterlambatan deteksi dini gangguan perkembangan. Tujuan kegiatan menekankan pentingnya program psikoedukasi terstruktur bagi orang tua untuk meningkatkan pemahaman holistik serta memperkuat peran keluarga dalam pencegahan stunting dan optimalisasi tumbuh kembang anak Metode Pengabdian terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Kegiatan dilaksanakan di Puskesmas Kanagarian Lareh Sago Halaban 25 Februari 2025 dengan sasaran 30 peserta ibu yang memiliki balita dan anak usia sekolah. Pelaksanaan dilakukan melalui ceramah interaktif berbantuan media visual dalam dua sesi, yaitu sosialisasi hubungan stunting dengan risiko Anak Berkebutuhan Khusus dan strategi optimalisasi perkembangan anak serta manajemen sikap orang tua. Metode diskusi dan tanya jawab digunakan untuk memperdalam pemahaman peserta, didukung dengan pemberian mini book psikoedukasi. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta, ditandai kenaikan rerata nilai dari 40 pada pre-test menjadi 83,33 pada post-test.
Pelatihan Pengembangan Aplikasi Digital sebagai Upaya Meningkatkan Kompetensi Teknologi Asistif bagi Guru Sekolah Luar Biasa Annisa; effran zudeta; Ulfy Marsyah; Anggawati Imanniyah; Elda Despalanstri; Mitayani; Yani Maidelwita; Rini Rahmayanti
JURNAL ABDI MERCUSUAR Vol 5 No 2 (2025): JURNAL ABDI MERCUSUAR
Publisher : LPPM Universitas MERCUBAKTIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36984/r9agn086

Abstract

Latar Belakang: Perkembangan teknologi digital saat ini menuntut guru, termasuk guru Sekolah Luar Biasa (SLB), untuk memiliki kemampuan literasi dan kompetensi digital yang mumpuni agar mampu menciptakan pembelajaran yang adaptif bagi peserta didik berkebutuhan khusus. Namun, kenyataannya masih banyak guru SLB yang mengalami kesulitan dalam memanfaatkan teknologi asistif secara optimal karena keterbatasan pengetahuan dan keterampilan dalam mengembangkan media berbasis digital. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi digital guru SLB melalui pelatihan pengembangan aplikasi teknologi asistif sederhana yang dapat digunakan sebagai media pembelajaran interaktif. Metode: Metode pelaksanaan kegiatan meliputi empat tahapan, yaitu: (1) analisis kebutuhan guru terhadap teknologi asistif digital, (2) pelaksanaan pelatihan berbasis praktik dengan pendekatan learning by doing, (3) pendampingan pengembangan prototipe aplikasi pembelajaran sederhana berbasis Android, dan (4) evaluasi peningkatan kompetensi melalui pre-test dan post-test. Kegiatan ini diikuti oleh guru dan kepala sekolah SLB se-Kota Padang, dengan hasil menunjukkan adanya peningkatan pada pemahaman dan keterampilan digital peserta melalui uji pre-test dan post-test. Hasil: Hasil post-test menunjukkan peningkatan dibandingkan hasil pre-test. Selain itu, peserta memiliki pengetahuan baru media pembelajaran menggunakan teknologi asistif berupa aplikasi sederhana yang dapat mendukung pembelajaran anak berkebutuhan khusus, seperti media latihan membaca berbasis suara dan visual interaktif.