Syifa Chairunnisa
Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Tinjauan Sistematis: Pengaruh ekstrak daun kelor terhadap peningkatan hemoglobin pada remaja putri dengan anemia Syifa Chairunnisa; A’immatul Fauziyah
Jurnal SAGO Gizi dan Kesehatan Vol 6, No 1 (2025): April
Publisher : Poltekkes Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/gikes.v6i1.2158

Abstract

Background: Anemia is condition of a person with hemoglobin value < 12 mg/dl. Moringa leaves are a soft woody plant with the term The Miracle Tree due to its abundant nutritional content and health benefits.Objectives: This study aims to analyze the relationship of Moringa leaf extract in increasing hemoglobin values in adolescent girls.Methods: Systematic Literature Review research with PRISMA guidelines conducted in July-September 2024. Scientific literature was obtained from SpringerLink, PubMed, and Google Scholar databases with inclusion criteria of full text, published < last 5 years, sample of adolescent girls, and experimental research using pre-posttest. A total of 10 scientific literatures were selected based on keywords in Indonesian and English, namely “Moringa leaves and anemia” OR “Moringa leaves and adolescent girls” OR “Moringa oleifera and adolescent girls” OR “Moringa leaves and hemoglobin” OR “Moringa oleifera and hemoglobin” OR “hemoglobin and adolescent girls”.Results: This study presents that consumption of Moringa leaf extract is proven to increase hemoglobin values in adolescent girls with the highest increase of +4,273 g/dl when consuming 500mg moringa capsules for 14 days. Meanwhile, the lowest increase in hemoglobin value was evident when consuming chicken dim sum made from moringa flour with an increase of 0,44 g/dl.Conclusion: Moringa leaf extract intervention is proven to increase hemoglobin values in adolescent girls. Hopefully, this research can be used as a guideline for making functional food innovations to prevent anemia.
PENCEGAHAN STUNTING MELALUI SOSIALISASI DAN EDUKASI PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) DI DESA LABUAN, SERAM UTARA BARAT, MALUKU Syifa Chairunnisa; Nur Intania Sofianita
MADANI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 10 No 2 (2024): MADANI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM UPN Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53834/mdn.v10i2.9336

Abstract

Persentase stunting di Indonesia mengalami penurunan sebesar 2,8% dari 24,4% hingga 21,6% pada tahun 2021-2022. Namun, hal itu tidak mencapai target penurunan stunting di Indonesia per tahun sebesar 3,4%. Penyebab stunting bersifat multifaktorial, salah satunya adalah infeksi. Hal itu dapat dicegah dengan Penerapan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) yang terdiri atas sepuluh indikator. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman terkait definisi, penyebab, dampak, serta cara pencegahan stunting dan meningkatkan pemahaman terkait sepuluh indikator PHBS pada ibu yang memiliki balita. Metode yang digunakan dalam penelitian ini berbentuk penyuluhan menggunakan media video edukasi, powepoint, dan poster dengan kolaborasi antara mahasiswa, puskesmas, dan posyandu Desa Labuan. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 10 Agustus 2024 pukul 08.00-12.00 WIT dengan sasaran ibu yang memiliki balita sebanyak 30 orang. Keberhasilan kegiatan ini ditandai oleh sikap antusias sasaran kegiatan, seperti aktif bertanya jawab diakhir pemaparan materi edukasi. Berdasarkan monitoring dan evaluasi, diharapkan kegiatan ini berkelanjutan, sehingga Desa Labuan dapat menjadi desa yang mandiri, bersih, dan sehat.