Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan pembelajaran dalam merespons perbedaan kebutuhan siswa di SD Tegal Sari Laut Dendang. Penelitian berfokus pada kondisi dan keterlibatan siswa selama pembelajaran, permasalahan yang dialami siswa, serta upaya manajemen sekolah dalam mengatasi permasalahan tersebut untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dengan guru yang terlibat langsung dalam proses pembelajaran dan memahami kondisi siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa memiliki perbedaan dalam tingkat aktivitas, motivasi, konsentrasi, pemahaman, kemampuan membaca, dan kepercayaan diri. Sebagian siswa aktif mengikuti pembelajaran, sedangkan sebagian lainnya cenderung pasif, mengalami kesulitan memahami materi, atau membutuhkan pendampingan tambahan. Guru merespons perbedaan tersebut melalui pemberian motivasi, pertanyaan sederhana, diskusi, tanya jawab, penggunaan media pembelajaran, keterlibatan langsung siswa, serta penjelasan ulang dengan bahasa dan contoh yang lebih sederhana. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa kondisi kelas, dukungan sekolah, dan komunikasi dengan orang tua turut memengaruhi pengelolaan pembelajaran. Dengan demikian, pengelolaan pembelajaran yang responsif perlu dilakukan melalui identifikasi kebutuhan siswa, penyesuaian strategi pembelajaran, pemberian pendampingan, pemantauan perkembangan, serta penguatan kolaborasi antara guru, sekolah, dan orang tua