Nurmaningsih
Universitas PGRI Pontianak

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pembelajaran Berbasis Masalah Dengan Strategi Pembelajaran Berdiferensiasi Terhadap Prestasi Belajar Matematika Ditinjau Dari Kesiapan Dan Kemandirian Belajar Nurmaningsih; Syarifah Fadillah
Jurnal Pendidikan Matematika Malikussaleh Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan Matematika Malikussaleh
Publisher : LPPM UNIMAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jpmm.v6i1.26433

Abstract

Prestasi belajar matematika siswa sekolah menengah masih menjadi perhatian penting dalam pendidikan matematika. Matematika sebagai disiplin ilmu yang bersifat abstrak dan sistematis menuntut pemahaman konsep yang kuat serta kemampuan berpikir tingkat tinggi. Namun, praktik pembelajaran di sekolah masih sering berorientasi pada guru dan menekankan prosedur penyelesaian soal. Kondisi ini menyebabkan siswa cenderung menghafal langkah-langkah penyelesaian tanpa memahami konsep secara mendalam, sehingga mengalami kesulitan ketika menghadapi permasalahan matematika yang berbeda dari contoh yang telah diberikan.Penelitian ini dimaksudkan untuk menguraikan dampak model pembelajaran berbasis masalah yang diintegrasikan dengan strategi pembelajaran berdiferensiasi terhadap prestasi belajar matematika siswa sekolah menengah, dilihat dari aspek kesiapan belajar dan kemandirian belajar siswa. Pendekatan yang digunakan adalah mixed methods dengan desain eksperimen faktorial pada bagian kuantitatif dan pendekatan deskriptif pada bagian kualitatif. Subjek penelitian ini yaitu siswa Sekolah Menengah di Kota Pontianak dan Kabupaten Kuburaya. Pengumpulan data diperoleh melalui tes kemampuan awal, angket kemandirian belajar, tes prestasi belajar, wawancara, serta observasi. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa penerapan pembelajaran berbasis masalah dengan strategi berdiferensiasi secara signifikan memengaruhi prestasi belajar matematika siswa. Berdasarkan kesiapan belajar, tingkat ketuntasan siswa mencapai 85,29% dengan peningkatan prestasi pada seluruh kategori kesiapan. Berdasarkan kemandirian belajar, tingkat ketuntasan siswa mencapai 92%, tanpa adanya perbedaan signifikan antar tingkat kemandirian belajar.
ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL HOTS TEOREMA PYTHAGORAS Irma Rindiani; Jamilah; Nurmaningsih
Al-Irsyad Journal of Mathematics Education Vol 4 No 2 (2025): Juli - Desember 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58917/ijme.v4i2.366

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan pemecahan masalah siswa dalam menyelesaikan soal Higher Order Thinking Skills (HOTS) pada materi Teorema Pythagoras di kelas VIII SMP Negeri 10 Pontianak. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh temuan bahwa banyak siswa mengalami kesulitan dalam menyelesaikan soal HOTS, terutama dalam menerapkan Teorema Pythagoras secara logis dan sistematis. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus deskriptif. Subjek penelitian terdiri dari sembilan siswa yang dipilih berdasarkan kategori kemampuan tinggi, sedang, dan rendah. Pengumpulan data dilakukan melalui tes tertulis dan wawancara semi terstruktur, kemudian dianalisis menggunakan langkah-langkah pemecahan masalah Polya, yaitu memahami masalah, merencanakan penyelesaian, melaksanakan rencana, dan memeriksa kembali hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan kemampuan tinggi mampu melalui seluruh tahap pemecahan masalah dengan baik, sedangkan siswa dengan kemampuan sedang dan rendah masih mengalami berbagai kesulitan, khususnya pada tahap memahami dan merencanakan. Hambatan yang umum ditemukan meliputi kurangnya pemahaman konsep, kesalahan dalam perhitungan, dan tidak menuliskan kesimpulan. Penelitian ini merekomendasikan perlunya penerapan soal HOTS secara lebih rutin dan strategi pembelajaran yang dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa.