Lutfi
Universitas Muhammadiyah Jakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS LITERASI DIGITAL PESERTA DIDIK PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SEKOLAH DASAR NEGERI LARANGAN SELATAN 1 Bintang Senja Riduan; Lutfi
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 02, Juni 2026 Produce
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.12591

Abstract

This study was motivated by the still-low level of digital reading literacy among elementary school students in Indonesian language instruction, despite the implementation of digital technology. This study aims to describe the level of digital reading literacy among fifth-grade students, identify the factors influencing it, and describe the use of digital learning resources in Indonesian language instruction at SDN Larangan Selatan 1. This study employs a qualitative approach using the case study method. Data collection was conducted through observation, semi-structured interviews, and document analysis, with the research subjects being two fifth-grade teachers and four students. Data analysis was carried out through data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study indicate that students’ digital reading literacy falls into the “fairly good” category. Students are able to follow and understand digital texts, but still face limitations in critically evaluating and utilizing digital information. Factors influencing digital reading literacy include supporting and inhibiting factors. Supporting factors are technological factors and reading-related factors, while inhibiting factors are individual ability and ethical considerations regarding the use of digital media. Digital learning resources have been utilized quite effectively in Indonesian language instruction. Teachers use digital texts to present reading materials, assign summary tasks, ask comprehension questions, and provide follow-up activities that engage students in critical thinking. The findings of this study underscore the importance of strengthening digital reading literacy through well-planned instructional strategies and the effective use of digital media in Indonesian language instruction at the elementary school level.
PELATIHAN PENULISAN KARYA TULIS ILMIAH BAGI GURU SD SE-BANTEN RAYA UNTUK MEMBENTUK GURU MENULIS, GURU BERKARYA Lutfi; Abdul Hakim; Furkon Hanip
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 2 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/.v7i2.6757

Abstract

Perlu dimiliki guru sebagai bagian dari pengembangan profesional berkelanjutan. Melalui kegiatan menulis, guru dapat mendokumentasikan pengalaman pembelajaran, mengembangkan inovasi, serta menyebarluaskan praktik baik yang telah diterapkan di sekolah. Namun, hasil identifikasi awal menunjukkan bahwa masih banyak guru sekolah dasar yang mengalami kesulitan dalam menyusun karya tulis ilmiah, terutama dalam menentukan topik, menyusun sistematika penulisan, menggunakan referensi ilmiah, dan mengembangkan hasil penelitian ke dalam bentuk artikel yang layak publikasi. Kondisi tersebut juga ditemukan pada guru-guru SD di wilayah Banten Raya yang sebagian besar belum memiliki pengalaman menulis karya ilmiah secara mandiri. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru dalam menyusun karya tulis ilmiah melalui pelatihan yang memadukan penyampaian materi, praktik penulisan, dan pendampingan. Kegiatan dilaksanakan dengan menggunakan metode pelatihan partisipatif yang meliputi tahap analisis kebutuhan, pemberian materi, praktik penyusunan artikel ilmiah, pendampingan, dan evaluasi. Peserta kegiatan berjumlah 75 guru sekolah dasar yang berasal dari berbagai kabupaten dan kota di Banten Raya. Evaluasi dilakukan melalui pretest, posttest, observasi, dan penilaian terhadap produk tulisan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan peserta dalam penulisan karya ilmiah. Nilai rata-rata pretest sebesar 56,8 meningkat menjadi 84,3 pada posttest. Selain itu, sebagian besar peserta berhasil menyusun draft artikel ilmiah sesuai dengan kaidah akademik. Kegiatan ini juga meningkatkan motivasi dan kepercayaan diri guru untuk menulis dan mempublikasikan karya ilmiah. Dengan demikian, pelatihan penulisan karya tulis ilmiah terbukti efektif dalam meningkatkan kompetensi profesional guru serta mendukung tumbuhnya budaya akademik di lingkungan sekolah dasar.