Amanda Rezky
Universitas Mataram

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pancasila Sebagai Fondasi Pendidikan di Era Digital: Studi Kasus Penguatan Karakter Mahasiswa Program Studi PPKn FKIP Universitas Mataram Edy Kurniawansyah; Mohamad Mustari; Candra Candra; Amanda Rezky
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 2 (2026): Mei
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i2.5100

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mengubah secara signifikan pola komunikasi, interaksi sosial, dan pembentukan karakter mahasiswa. Era digital membuka peluang pembelajaran yang lebih luas dan fleksibel, namun juga menimbulkan tantangan serius terkait etika, moral, dan nilai kebangsaan. Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi bangsa berperan strategis dalam membentuk karakter warga negara digital yang beretika dan bertanggung jawab. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi dan aktualisasi nilai-nilai Pancasila dalam perilaku digital mahasiswa Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) Universitas Mataram, mengidentifikasi faktor penyebab diskoneksi antara pemahaman teoretis ideologi dan etika berkomunikasi di ruang siber, serta merumuskan strategi penguatan karakter yang adaptif terhadap tantangan disrupsi digital bagi calon guru PPKn. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki pemahaman konseptual yang baik terhadap nilai-nilai Pancasila, namun aktualisasinya dalam perilaku digital masih belum optimal. Diskoneksi tersebut dipengaruhi oleh faktor pedagogis, kultural, dan struktural. Temuan ini menegaskan pentingnya strategi penguatan karakter berbasis Pancasila yang kontekstual, reflektif, dan adaptif terhadap realitas digital.