Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Festival Literary Camp sebagai Upaya Penguatan Literasi, Numerasi, dan Public Speaking Siswa SDI Pohon Bao Larantuka dalam Memperingati Hari Pendidikan Nasional: Penelitian Siti Khadijah Abdul Kadir; Nur Iftitah; Maria Aprilia Venerani Gokun; Aulia Fitria Syaharani BL
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6143

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi Festival Literary Camp sebagai upaya penguatan literasi, numerasi, dan kemampuan public speaking siswa di SDI Pohon Bao Larantuka dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian terdiri dari siswa kelas I sampai V serta guru yang terlibat dalam kegiatan, yang dilaksanakan oleh program Kampus Mengajar Angkatan 7. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan Festival Literary Camp yang terdiri dari lomba “Baca Aku” (Tebak Siapakah Aku), lomba menari, lomba story telling, dan lomba hitung cepat mampu meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran. Penguatan literasi terlihat pada kemampuan siswa dalam membaca, memahami, dan menyampaikan kembali informasi. Kemampuan numerasi siswa berkembang melalui aktivitas hitung cepat yang menuntut ketepatan dan kecepatan berpikir. Selain itu, kemampuan public speaking siswa meningkat melalui keberanian tampil di depan umum dan menyampaikan ide secara lisan.. Dengan demikian, Festival Literary Camp dapat menjadi alternatif kegiatan pembelajaran yang inovatif, menyenangkan, dan efektif dalam mendukung penguatan literasi, numerasi, dan kemampuan public speaking siswa sekolah dasar.
Menulis Jejak Menumbuhkan Asa di SDN Alaang, Kabupaten Alor: Penelitian Muhammad Riski Anugerah Pratama; Ririn Aryuni M. Lapi; Kristina Claudia Da’a; Aulia Fitri Syaharani BL; Nur Iftitah
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6144

Abstract

Program Kampus Mengajar merupakan bagian dari kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka yang digagas oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi sebagai upaya meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah-sekolah dasar, khususnya di daerah 3T (terdepan, tertinggal, dan terluar). Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi Program Kampus Mengajar Angkatan 7 di UPTD SD Negeri Alaang, Kabupaten Alor, serta menganalisis dampaknya terhadap proses pembelajaran dan perkembangan siswa. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode etnografi, melibatkan enam mahasiswa peserta program, Sembilan belas guru, kepala sekolah, dan sekitar 150 siswa. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif selama empat bulan, wawancara mendalam, dan dokumentasi lapangan, kemudian dianalisis melalui proses reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kehadiran mahasiswa Kampus Mengajar membawa sejumlah perubahan positif, antara lain peningkatan minat baca melalui program literasi pagi, penguatan kemampuan numerasi dengan media pembelajaran interaktif, serta pengenalan teknologi dasar yang meningkatkan keterampilan digital siswa. Selain itu, kegiatan seni rupa yang dilaksanakan mahasiswa turut mendorong kreativitas, rasa percaya diri, dan kerja sama antar siswa. Keberhasilan program tidak terlepas dari kolaborasi erat antara mahasiswa, guru, kepala sekolah, dan dosen pembimbing lapangan yang secara konsisten memberikan dukungan dan bimbingan. Temuan ini menunjukkan bahwa Program Kampus Mengajar mampu menjadi katalis transformasi pendidikan dasar, sekaligus membentuk karakter mahasiswa sebagai calon pendidik yang profesional, humanis, dan berintegritas.