Putri Maharani Kay
Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Artificial Intelligence: The Correlation Between AI Usage and Learning Interest Akbar Fauzi; Putri Ayu Kinasih; Okky Damayanti; Putri Maharani Kay; Puji Munawaroh; Nurul Azizah
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 7 No. 2 (2025): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v7i2.406

Abstract

Perkembangan teknologi digital, termasuk kecerdasan buatan (AI), memberikan peluang baru dalam proses pembelajaran. Namun, pengaruhnya terhadap minat belajar mahasiswa masih belum banyak diteliti. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji pengaruh penerapan Artificial Intelligence (AI) terhadap tingkat minat belajar mahasiswa Pendidikan Agama Islam (PAI). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode ex-post facto. Sampel dalam penelitian ini adalah 81 mahasiswa PAI di UIN Raden Intan Lampung yang dipilih secara acak dari populasi 414 mahasiswa. Instrumen pengumpulan data berupa angket skala Likert yang telah divalidasi dan diuji reliabilitasnya. Data dianalisis menggunakan uji normalitas, homogenitas, linearitas, uji-t, dan uji koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara penggunaan AI dengan minat belajar mahasiswa. Uji-t menghasilkan nilai signifikansi 0,000, yang berarti terdapat pengaruh yang sangat signifikan secara statistik antara penggunaan AI dan tingkat minat belajar mahasiswa (karena p < 0,05). Nilai koefisien determinasi sebesar 33,5% menunjukkan bahwa penggunaan AI berkontribusi dalam menjelaskan variasi minat belajar mahasiswa. Temuan ini mengindikasikan bahwa AI dapat meningkatkan aspek-aspek minat belajar seperti keterlibatan, perhatian, ketertarikan, dan perasaan senang dalam belajar. Sebagai tindak lanjut, disarankan agar institusi pendidikan tinggi mengintegrasikan AI secara lebih sistematis melalui pelatihan terstruktur, pengembangan kompetensi digital, dan pembaruan kurikulum guna mendukung penerapan AI secara optimal dan berkelanjutan dalam kegiatan pembelajaran.
Motivasi Belajar dan Konsentrasi Belajar Peserta Didik: Studi Korelasional pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di SMK Putri Maharani Kay; Guntur Cahaya Kesuma; Uswatun Hasanah
SAKALIMA: Pilar Pemberdayaan Masyarakat Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2026): Juni | In Press
Publisher : WISE Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70211/sakalima.v3i2.472

Abstract

Learning motivation and learning concentration are essential psychological factors influencing students’ engagement and academic achievement, particularly in Islamic Religious Education and Character Building subjects. However, preliminary observations at SMK Negeri 1 Kotabumi indicated that students demonstrated low learning motivation and concentration, reflected in limited classroom participation, low learning interest, monotonous teaching methods, and less interactive learning environments. Therefore, this study aimed to analyze the correlation between students’ learning motivation and learning concentration in Islamic Religious Education and Character-Building classes at SMK Negeri 1 Kotabumi. This study employed Self-Determination Theory (SDT) developed by Deci and Ryan as the grand theory to explain the relationship between intrinsic motivation and students’ psychological engagement during learning activities. A quantitative approach with a correlational ex-post facto design was applied. The population consisted of 419 eleventh-grade students, and a sample of 81 respondents was determined using the Slovin formula with a 10% margin of error through simple random sampling. The learning motivation variable was operationalized using Hamzah B. Uno’s theory, while learning concentration was measured using Slameto’s theory. Data were collected through questionnaires and analyzed using correlational statistical analysis. The findings revealed a positive and significant correlation between learning motivation and learning concentration, indicating that students with higher motivation tended to demonstrate better concentration during learning activities. The novelty of this study lies in examining the relationship between learning motivation and learning concentration, which remains underexplored in Islamic educational contexts, particularly among vocational high school students. This study is expected to contribute theoretically to Islamic educational psychology and practically to the development of more engaging and student-centered learning strategies.