Suharna
Universitas Budi Luhur

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH PENGALAMAN, KOMPETENSI DAN INDEPENDENSI PENGAWAS BANK TERHADAP KEMAMPUAN MENDETEKSI KECURANGAN (FRAUD) PADA BPR DENGAN SKEPTISME PROFESIONAL SEBAGAI VARIABEL INTERVENING (STUDI EMPIRIS PADA PARA PENGAWAS BANK DI KANTOR OJK WILAYAH PROVINSI JAWA BARAT) Suharna; Ali Sandy Mulya
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 8 No. 3 (2025): COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/costing.v8i3.14823

Abstract

Penelitian ini meneliti pengaruh pengalaman, kompetensi, dan independensi auditor terhadap kemampuan mendeteksi kecurangan, dengan skeptisisme profesional sebagai variabel perantara. Fokus utama penelitian adalah deteksi kecurangan di Bank Perkreditan Rakyat (BPR), yang rentan terhadap praktik fraud. Metode penelitian menggunakan survei dan analisis statistik untuk menguji sepuluh hipotesis mengenai hubungan antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi auditor secara langsung berpengaruh terhadap kemampuan mendeteksi kecurangan, dengan skeptisisme profesional sebagai faktor perantara yang signifikan. Namun, pengalaman dan independensi auditor tidak memiliki dampak langsung terhadap deteksi kecurangan, meskipun pengalaman mempengaruhi skeptisisme profesional. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan kompetensi dan skeptisisme profesional auditor dalam mendeteksi fraud. Oleh karena itu, diperlukan pelatihan berkelanjutan serta pemanfaatan teknologi guna meningkatkan efektivitas auditor. Rekomendasi penelitian mencakup peningkatan program pelatihan kompetensi, evaluasi berkala, serta integrasi teknologi dalam sistem audit. Langkah-langkah ini diharapkan dapat memperkuat deteksi kecurangan di sektor perbankan, khususnya di BPR.