Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Tinjauan literatur sistematis terhadap pengembangan prototipe aplikasi mobile untuk intervensi kesehatan mental Dila Nazmi; Fajar Mulia; Rachmad Riyadi; Erlangga Rizky Aditya; Edward Rosyidi; Noviani Putri Sugihartanti
INFOTECH : Jurnal Informatika & Teknologi Vol 7 No 1 (2026): INFOTECH: Jurnal Informatika & Teknologi
Publisher : LPPMPK - Universitas Muhammadiyah Cileungsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37373/infotech.v7i1.2273

Abstract

Permasalahan kesehatan mental menjadi tantangan global yang terus meningkat, ditandai dengan meningkatnya jumlah individu yang mengalami gangguan seperti depresi, kecemasan, dan stres. Keterbatasan akses terhadap layanan psikologis konvensional mendorong pengembangan solusi alternatif yang lebih fleksibel dan terjangkau. Salah satu pendekatan yang berkembang adalah pemanfaatan aplikasi mobile sebagai media intervensi kesehatan mental. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengembangan dan implementasi prototipe aplikasi mobile dalam mendukung intervensi kesehatan mental, dengan fokus pada aspek desain, fitur intervensi, serta penerimaan pengguna. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) terhadap 40 artikel ilmiah yang dipublikasikan pada periode 2020–2025 dan diperoleh dari beberapa basis data ilmiah utama, yaitu Scopus, ScienceDirect, dan Google Scholar. Proses kajian dilakukan melalui tahapan identifikasi, penyaringan, dan seleksi artikel berdasarkan kriteria inklusi yang meliputi penelitian tentang pengembangan atau evaluasi prototipe aplikasi mobile untuk intervensi kesehatan mental. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa sebagian besar aplikasi mengadopsi pendekatan berbasis teori psikologi seperti Cognitive Behavioral Therapy (CBT) dan Acceptance and Commitment Therapy (ACT), serta menerapkan desain yang berpusat pada pengguna (user-centered design). Fitur yang umum ditemukan meliputi pelacakan suasana hati, edukasi mandiri, pengingat aktivitas, serta dukungan sosial melalui komunitas atau fitur berbagi. Sebagian besar prototipe aplikasi menunjukkan tingkat kegunaan (usability) dan penerimaan pengguna yang baik, meskipun beberapa penelitian menekankan perlunya evaluasi efektivitas jangka panjang untuk memastikan dampak intervensi secara berkelanjutan. Dengan demikian, aplikasi mobile memiliki potensi yang signifikan dalam mendukung intervensi kesehatan mental, namun pengembangannya perlu didukung oleh pendekatan berbasis bukti dan evaluasi berkelanjutan agar memberikan manfaat yang optimal bagi pengguna.
Smart tracking technology implementation to reduce inventory loss: A systematic literature review Edward Rosyidi; Fauzan Budiman; Bintang Wicaksono Adjie; Trinanda Intan Apriyani; Zildjian Ikhya Armeinova; Noviani Putri Sugihartanti
TEKNOSAINS : Jurnal Sains, Teknologi dan Informatika Vol 14 No 1 (2027): TEKNOSAINS: Jurnal Sains, Teknologi dan Informatika
Publisher : LPPMPK- Universitas Muhammadiyah Cileungsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37373/tekno.v14i1.2259

Abstract

Inventory loss is a common issue in inventory management across sectors such as manufacturing, education, and construction. This problem is often caused by limitations of manual recording systems that cannot provide adequate data visibility or real-time asset monitoring. Digital technologies such as Radio Frequency Identification (RFID) and the Internet of Things (IoT) offer solutions to improve inventory management efficiency and reduce the risk of asset loss. This study aims to analyze the implementation of digital technologies in inventory management systems and evaluate their impact on operational efficiency and asset control. The research uses a systematic literature review method by examining relevant national and international journal articles published between 2017 and 2025. The analysis focuses on identifying key findings from previous studies regarding the application of RFID and IoT in inventory tracking systems. The results show that technology-based tracking systems can improve recording accuracy, enable real-time inventory monitoring, and reduce the risk of asset loss. However, several challenges remain, including high initial implementation costs and the readiness of information technology infrastructure.
RANCANG BANGUN SISTEM MANAJEMEN GUDANG DENGAN METODE QUALITY CONTROL CIRCLE (QCC) UNTUK MENDUKUNG IMPLEMENTASI TEACHING FACTORY DI PENDIDIKAN VOKASI: STUDI KASUS POLITEKNIK ABC Rohmat Setiawan; Muhammad Izzat Ibadurrahman; Noviani Putri Sugihartanti; Bintang Wicaksono Adjie
Technologic Vol 16 No 2 (2025): TECHNOLOGIC
Publisher : LPPM Politeknik Astra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52453/technologic.v16i2.491

Abstract

Politeknik ABC sebagai institusi pendidikan vokasi tidak hanya menyelenggarakan kegiatan perkuliahan, tetapi juga melaksanakan proses produksi secara massal. Gudang berperan penting dalam mendukung kegiatan tersebut, namun permasalahan penumpukan dan duplikasi barang terjadi akibat tidak adanya standardisasi dan pencatatan manual. Penelitian ini bertujuan untuk memperbaiki sistem pengelolaan gudang melalui penerapan metode Quality Control Circle (QCC) yang meliputi delapan langkah sistematis dan tujuh alat analisis mutu. Hasil penerapan QCC menunjukkan bahwa akar permasalahan berasal dari ketidakterpaduan data dan ketiadaan standar barang. Solusi yang dihasilkan berupa sistem manajemen gudang berbasis digital yang memungkinkan inventarisasi terstandar serta pencatatan riwayat barang secara otomatis. Implementasi sistem ini mendukung pendekatan Teaching Factory dengan melibatkan mahasiswa secara langsung dalam pengelolaan gudang, sehingga meningkatkan kompetensi praktis dan pemahaman industri. Penerapan perbaikan ini menurunkan biaya operasional hingga Rp330.227.090,00 dan menghapus duplikasi barang sepenuhnya. Penelitian ini berkontribusi dalam pengembangan sistem manajemen gudang terintegrasi yang mendukung pembelajaran vokasi berbasis industri.