Muhammad Rifky Padilla
Universitas Pendidikan Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Tari Rucitawani: Pesona Keanggunan dan Ketegasan Perempuan Sunda dalam Seni Pertunjukan Muhammad Rifky Padilla; Trianti Nugraheni; Saian Badaruddin
Journal of Education, Humaniora and Social Sciences (JEHSS) Vol 7, No 4 (2025): Journal of Education, Humaniora and Social Sciences (JEHSS), May
Publisher : Mahesa Research Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34007/jehss.v7i4.2702

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai perempuan yang terkandung dalam Tari Rucitawani, dari segi tekstual maupun kontekstual, Penelitian ini menggunakan paradigma kualitatif, metode deskriptif analisis, dengan pendekatan Etnokoreologi yang dijadikan sebagai grand teori pada penelitian ini. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik triangulasi, dimana hasil dari teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, studi pustaka, dan dokumentasi diolah, sehingga menghasilkan sebuah temuan dan analisis hasil serta pembahasan yang logis. Hasil penelitian menunjukan bahwasanya Tari Rucitawani memiliki kebaruan yang terletak pada representasi maskulinitas perempuan, berbeda dengan karakter tarian tradisional Sunda lainnya yang biasa menonjolkan kelembutan dan keanggunan perempuan. Tari Rucitawani memiliki delapan gerak inti, lima gesture, dan tiga locomotor. Dari hasil analisis, dapat disimpulkan dalam Tari Rucitawani didominasi nilai-nilai keanggunan dan ketegasan perempuan Sunda, yang dijadikan sebagai gambaran bahwa perempuan memiliki ketegasan dalam bertindak dan keberanian dalam menghadapi persoalan hidup. Tari ini menegaskan bahwa perempuan tidak hanya bisa berperilaku Anggun dan lembut, tetapi juga bisa menjadi sosok yang penuh kekuatan dan keberanian untuk melawan ketidakadilan. Penelitian ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam memperkuat pemberdayaan perempuan dalam budaya Sunda melalui seni tari, serta memberikan wawasan baru mengenai peran perempuan yang lebih kuat dan berani dalam masyarakat.