Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PELATIHAN PEMBUATAN KRIPIK BAYAM CEMILAN MENJADI PRODUK YANG BERGUNA DAN SEHAT DIDESA PADEGAN MANGARAN Nur Azizah; Rahmat Shofan R; Agusti Agusti; Sahwari Sahwari; Sri Ayudha M; Elfina Elfina
JURNAL PENGABDIAN AL-IKHLAS UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN MUHAMMAD ARSYAD AL BANJARY Vol 10, No 2 (2024): AL-IKHLAS JURNAL PENGABDIAN
Publisher : Universitas Islam kalimantan MAB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jpaiuniska.v10i2.11703

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan pelatihan pembuatan kripik bayam sebagai produk yang berguna dan sehat di Desa Padegan Mangaran. Kripik bayam merupakan camilan populer yang memiliki potensi ekonomi dan nutrisi yang tinggi. Namun, kebanyakan kripik bayam yang ada di pasaran saat ini mengandung bahan tambahan dan pengawet yang tidak sehat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pelatihan praktis kepada masyarakat Desa Padegan Mangaran dalam pembuatan kripik bayam yang sehat. Pelatihan ini melibatkan penjelasan tentang seleksi bayam yang baik, teknik pengolahan yang tepat, dan penggunaan bahan alami tanpa pengawet tambahan. Selain itu, pelatihan juga mencakup aspek kebersihan dan higienis dalam proses produksi kripik bayam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan ini efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat Desa Padegan Mangaran dalam pembuatan kripik bayam yang sehat. Para peserta pelatihan mampu memilih bayam yang baik, mengolahnya dengan metode yang benar, dan menggunakan bahan alami untuk menghasilkan kripik bayam yang sehat dan lezat. Dampak dari penelitian ini adalah meningkatnya kesadaran masyarakat Desa Padegan Mangaran akan pentingnya memilih camilan yang sehat dan bebas bahan tambahan yang berbahaya. Selain itu, pelatihan ini juga memberikan alternatif ekonomi baru bagi masyarakat desa dalam mengembangkan usaha pembuatan kripik bayam yang sehat dan berkualitas. Kesimpulannya, pelatihan pembuatan kripik bayam sebagai produk yang berguna dan sehat di Desa Padegan Mangaran memiliki potensi yang besar untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Penelitian ini memberikan panduan praktis bagi masyarakat desa dalam memproduksi kripik bayam yang sehat dan dapat menjadi sumber pendapatan yang berkelanjutan.
INOVASI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT NELAYAN MELALUI DIVERSIFIKASI PRODUK OLAHAN IKAN DAN DIGITALISASI PEMASARAN DI DESA SEMIRING KABUPATEN SITUBONDO Agusti Agusti; Dassucik Dassucik; Sri Ayudha M; Budiono Budiono; Moh Ikramullah; Robiatul Adawiyah
PARADIGMA PENGABDIAN Vol 3 No 2 (2026): Edisi Juli
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/paradigma.v3i2.8976

Abstract

Masyarakat nelayan di Desa Semiring, Kecamatan Mangaran, Kabupaten Situbondo memiliki potensi sumber daya perikanan yang melimpah, namun pemanfaatannya masih terbatas pada penjualan ikan segar sehingga nilai ekonomi yang diperoleh relatif rendah. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengolah hasil tangkapan menjadi produk bernilai tambah, memperbaiki kualitas kemasan produk, serta memperluas akses pemasaran melalui platform digital. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) yang meliputi tahap sosialisasi, pelatihan, pendampingan, penerapan teknologi, dan evaluasi. Kegiatan pelatihan mencakup pembuatan abon ikan premium, produk frozen food, desain kemasan modern, perhitungan harga pokok produksi (HPP), serta pemanfaatan WhatsApp Business dan Instagram sebagai media pemasaran. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan peserta dalam mengolah produk perikanan, tersedianya produk dengan kemasan yang lebih higienis dan menarik, terbentuknya akun pemasaran digital, serta meningkatnya kesiapan masyarakat dalam mengembangkan usaha mikro berbasis potensi lokal. Program ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan peluang peningkatan pendapatan keluarga nelayan.