Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PENGARUH VARIASI KADAR AIR ADONAN TERHADAP SIFAT FISIK DAN TINGKAT KESUKAAN MUTIARA PATI GARUT (Maranta arundinaceae L.) REHIDRASI Nuroso, Agus
JURNAL TEKNOLOGI PERTANIAN Vol 2 No 1 (2013)
Publisher : Prodi Teknologi Pangan Fakultas Pertanian Universitas Islam Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (295.79 KB) | DOI: 10.32520/jtp.v2i1.45

Abstract

Permasalahan yang muncul pada pembuatan mutiara pati dengan bahan baku pati garut adalah perbedaan gelatinisasi, yaitu perbedaan kebutuhan air dan panas untuk gelatinisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan mutiara pati dengan bahan baku pati garut serta untuk menentukan kadar air adonan yang tepat sehingga dihasilkan mutiara pati garut rehidrasi dengan sifat fisik dan tingkat kesukaan yang disukai panelis.Dalam penelitian ini dilakukan pembuatan mutiara pati garut rehidrasi dengan variasi kadar air adonan 45 %, 47.5 % dan 50 %. Analisa yang dilakukan yaitu solid loss, total cooking loss, tekstur, swelling index serta uji kesukaan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa makin kecil kadar air adonan, maka solid loss kecil, total cooking loss kecil, tekstur makin keras dan makin disukai panelis. Mutiara pati garut rehidrasi yang disukai panelis adalah mutiara pati garut dengan kadar air adonan 45 % dengan nilai solid loss 1,46 % bk, total cooking loss 1,74 % bk, tekstur 3,95 N, deformasi 45,08 %.
PEMBUATAN DODOL SUSU Nuroso, Agus
JURNAL TEKNOLOGI PERTANIAN Vol 2 No 2 (2013)
Publisher : Prodi Teknologi Pangan Fakultas Pertanian Universitas Islam Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (345.038 KB) | DOI: 10.32520/jtp.v2i2.52

Abstract

Susu dapat diolah menjadi berbagai produk olahan, diantaranya dodol susu. Dodol susu adalah salah satu produk olahan susu dengan penambahan gula, tepung ketan, tepung tapioca, dan santan melalui proses pemanasan pada susu segar atau yang kurang segar. Jadi dodol susu merupakan salah satu solusi untuk mengatasi berlimpahnya produksi susu disuatu daerah. Proses pengolahannyapun tidak sulit dan prospek pemasarannya cukup menjanjikan, mengingat dodol disukai anak-anak maupun orang dewasa.Dodol merupakan campuran dari susu dengan tepung beras ketan, santan kelapa dan gula sehingga dihasilkan produk makanan yang kenyal dengan rasa manis denga aroma susu. Pembuatan dodol susu bertujuan untuk penganekaragaman pangan, meningkatkan nilai ekonomis, memperpanjang masa simpan, serta mempertahankan dan memperbaiki mutu gizi susu.Dodol termasuk salah satu bahan pangan, maka keamanan dan keawetan harus terjamin, dimana dodol tidak beracun, tidak mengandung bakteri dan logam yang berbahaya, serta tidak mengandung jamur.
PENGOLAHAN KELAPA PARUT KERING (DESICCATED COCONUT) DI PT. KOKONAKO INDONESIA PULAU PALAS INDRAGIRI HILIR RIAU Nuroso, Agus
JURNAL TEKNOLOGI PERTANIAN Vol 2 No 2 (2013)
Publisher : Prodi Teknologi Pangan Fakultas Pertanian Universitas Islam Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.501 KB) | DOI: 10.32520/jtp.v2i2.56

Abstract

PT. KOKONAKO INDONESIA Pulau Palas adalah perusahaan yang bergerak di bidang industri pertanian salah satu produknya adalah kelapa parut kering (Desiccated Coconut). Untuk menghasilkan mutu yang baik dari kelapa parut kering perlu mengetahui proses pengolahan secara tepat. Proses Pengolahan kelapa parut kering di PT.Kokonako Indonesia adalah sebagai berikut penerimaan bahan baku, pengupasan tempurung, Pengupasan kulit ari, pencucian, penyortiran, pemarutan, sterilisasi, pengeringan, pengemasan, yang di proses dengan tingkat ke higienisan yang tinggi.
PENGARUH PENAMBAHAN PATI SAGU DENGAN KONSENTRASI BERBEDA TERHADAP KUALITAS NUGGET TEMPE Azis, A.A. Abdul; Nuroso, Agus
JURNAL TEKNOLOGI PERTANIAN Vol 4 No 1 (2015)
Publisher : Prodi Teknologi Pangan Fakultas Pertanian Universitas Islam Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.171 KB) | DOI: 10.32520/jtp.v4i1.78

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan pati sagu sebagai bahan pengikat terhadap kualitas nugget tempe, dan mengetahui tingkat penerimaan panelis terhadap uji organoleptik nugget tempe.