Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KARAKTERISTIK FISIKOKIMIA DAN SENSORIS TEH CELUP BERBAHAN DASAR DAUN KOPI ROBUSTA DENGAN PERBEDAAN LAMA BLANCHING DAN PROPORSI CAMPURAN DAUN MINT DAN KAYU SECANG Kanaya Putri Tinnezia; Sri Winarti; Rahmawati
Jurnal Sains dan Teknologi Pangan Vol. 9 No. 6 (2024): Jurnal Sains dan Teknologi Pangan
Publisher : Jurusan Ilmu dan Teknologi Pangan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63071/kj5pw987

Abstract

Daun kopi merupakan limbah hasil pemangkasan yang masih memiliki kandungan senyawa bioaktif yang potensial. Daun kopi memiliki rasa pahit, sehingga ditambahkan daun mint yang dapat memperbaiki atribut rasa dan aroma, serta kayu secang untuk memberikan warna yang menarik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lama blanching daun kopi dan proporsi daun mint : kayu secang terhadap karakteristik fisikokimia dan sensoris teh celup. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial dua faktor dengan 2 kali ulangan. Faktor 1 adalah lama blanching (5; 10, 15 menit) dan faktor II adalah proporsi daun mint : kayu secang (25%:75%, 50%:50%, 75%:25%, 100%:0% dan 0%:100%). Data dianalisis dengan analisis sidik ragam (ANOVA), uji lanjut Duncan Multiple Range Test (DMRT) dilakukan jika terdapat perbedaan nyata antar perlakuan pada taraf kepercayaan 95%. Perlakuan terbaik adalah lama blanching daun kopi 5 menit dan proporsi daun mint : kayu secang (25%:75%) menghasilkan teh celup yang memiliki karakteristik fisikokimia: kadar air 6,13%, kadar abu 5,03%, aktivitas antioksidan 81,74%, kadar total fenol 10,38 mg GAE/g, kadar total tanin 1,21 mg TAE/g, uji hedonik warna 4,5 (agak suka), aroma 4,2 (agak suka), rasa 3,6 (agak suka), nilai warna L*(21,8), a*(1,5), b* (6,2), dan kadar kafein 4,04 mg/g.
KARAKTERISTIK FISIKOKIMIA DAN ORGANOLEPTIK SOSIS TEMPE SIAP MAKAN DENGAN PENAMBAHAN Spirulina platensis DAN GLUKOMANAN Siti Nurfadillah Hasibuan; Rosida; Rahmawati
Jurnal Sains dan Teknologi Pangan Vol. 9 No. 6 (2024): Jurnal Sains dan Teknologi Pangan
Publisher : Jurusan Ilmu dan Teknologi Pangan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63071/n9hq1068

Abstract

Sosis tempe siap makan merupakan produk diversifikasi pangan berbasis protein nabati dan salah satu inovasi produk berbahan dasar tempe. Dalam rangka meningkatkan karakteristik produk dan variasi inovasi produk yang bergizi dan berkualitas, penelitian ini mengembangkan penambahan Spirulina platensis dan glukomanan dalam sosis tempe siap makan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan Spirulina platensis dan glukomanan terhadap karakteristik fisikokimia dan organoleptik serta kombinasi perlakuan terbaik sosis tempe siap makan. Desain pada penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dua faktor. Faktor I adalah konsentrasi Spirulina platensis (100 ppm, 250 ppm, 500 ppm). Faktor II adalah konsentrasi glukomanan (5%, 10%, 15%). Analisis data hasil penelitian menggunakan ANOVA dengan tingkat kepercayaan 5% dan dilanjutkan dengan uji lanjut DMRT serta pemilihan perlakuan terbaik menggunakan metode De Garmo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa formulasi terbaik sosis tempe siap makan diperoleh pada penambahan Spirulina platensis 500 ppm dan glukomanan 10% (S3G2) yang menghasilkan kekenyalan 30,41 N, susut masak 6,62%, WHC 46,59%, kadar air 56,83%, kadar abu 4,05%, kadar protein 15,89%, kadar lemak 4,46%, kadar karbohidrat 18,76%, serta nilai uji hedonik yang menunjukkan penerimaan yang baik pada warna, aroma, tekstur, rasa, dan keseluruhan serta nilai cerna protein 43,26%.