Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KARAKTERISTIK PERMEN JELI KULIT BUAH MARKISA UNGU (Passiflora edulis L.) DENGAN PENAMBAHAN EKSTRAK DAUN STEVIA (Stevia rebaudiana) Ichlasia Ainul Fitri; Putri Lestiana Agustine; Chatarina Lilis Suryani
Jurnal Sains dan Teknologi Pangan Vol. 10 No. 2 (2025): Jurnal Sains dan Teknologi Pangan
Publisher : Jurusan Ilmu dan Teknologi Pangan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63071/3rf7s452

Abstract

Kulit markisa ungu mengandung berbagai senyawa bermanfaat seperti pektin, serat, dan antioksidan. Pemanfaatan kulit markisa ungu dalam pembuatan permen jeli dapat menjadi solusi untuk mengurangi limbah sekaligus menciptakan produk pangan fungsional. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh permen jeli dengan variasi rasio bubur kulit dengan sari markisa ungu dan penambahan ekstrak daun stevia yang disukai panelis. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang disusun secara faktorial dengan 2 faktor. Faktor perlakuan yaitu rasio bubur kulit dengan sari markisa yaitu 130:20, 120:30 dan 110:40 b/v dan konsentrasi ekstrak daun stevia 10, 20 dan 30 ml. Data yang dihasilkan di analisis statistik menggunakan ANOVA dengan tingkat kepercayaan 95% dan jika terdapat beda nyata dilanjutkan dengan uji Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) dengan tingkat signifikansi 0,05. Berdasarkan hasil penelitian formulasi permen jeli yang paling disukai dan memiliki aktivitas antioksidan dan kadar vitamin C paling tinggi yaitu permen jeli dengan variasi rasio bubur kulit dengan sari markisa (110:40 b/v) dan penambahan ekstrak daun stevia 10 ml dengan nilai tekstur 273,25 gF, L* 44,48, a* 2,64, b* 7,22, kadar air 62,68% bb, kadar abu 0,23% bk, aktivitas antioksidan 14,48%, kadar fenolik total 3,01 mg GAE/g bk, vitamin C 36,96 mg/100g, dan gula reduksi 3,68%.
Pengaruh Jumlah Susu Skim Terhadap Sifat Kimia dan Mikrobiologi Yoghurt Susu Sapi Hilma Amanda Ansabila; Putri Lestiana Agustine; Toni; Nonic Aprilia; Nansya Musyafir Qosna; Yuli Perwita Sari
Journal of Food and Agricultural Technology Vol. 2 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26486/jfat.v2i1.4343

Abstract

Yoghurt merupakan produk olahan susu menjadi minuman asam terfermentasi dengan penambahan kultur mikroorganisme yang terbuat dari starter bakteri asam laktat. Lactobacillus bulgaricus dan Streptococcus thermophilus merupakan bakteri yang paling umum digunakan sebagai kultur starter pada proses fermentasi susu menjadi yoghurt. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan skim terhadap sifat fisik, kimia (Kadar air, pH, Nilai total zat padat terlarut, gula reduksi dan gula total) dan mikrobiologi. Metode eksperimental digunakan dengan rancangan acak lengkap faktorial, melibatkan dua faktor: persentase susu (5% dan 7%) dan persentase gula (2% dan 2%). Parameter yang diukur meliputi kadar air, pH, kadar ZPT (Zat Padat Terlarut) , gula total, gula reduksi, total BAL (Bakteri Asam Laktat) dengan masing-masing 3 kali ulangan. Data yang diperoleh diuji statistic dengan Univariate Analysis of Variance (ANOVA), jika ada beda nyata diuji dengan Duncan Multiple Range Test (DMRT) a=0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan persentase susu skim dan penambahan gula yang sama, secara signifikan mengurangi gula reduksi (p<0,05). Kadar air dan total BAL meningkat seiring bertambahnya persentase susu skim, sementara total ZPT menurun. Kadar gula total tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan antar perlakuan.