Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Fungsi Masjid Sebagai Pusat Pengembangan Pendidikan Agama Islam Dan Pembinaan Masyarakat Desa Rea Kecamatan Binuang Kabupaten Polewali Mandar Sudirman Sudirman
Jurnal Ilmiah Tarbiyah Umat Vol. 9 No. 2 (2019): Jurnal Ilmiah Tarbiyah Umat
Publisher : IAI DDI POLEWALI MANDAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36915/jitu.v9i2.83

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menganalisis data lapangan (field research) yang bertujuan untuk mengidentifikasi fungsi masjid sebagai pusat pengembangan pendidikan agama Islam dan pembinaan masyarakat Desa Rea Kecamatan Binuang Kabupaten Polewali Mandar. Penelitian dilaksanakan di semua masjid yang ada di Desa Rea Kecamatan Binuang Kabupaten Polewali Mandar. Populasi dalam penelitian ini adalah keseluruhan penduduk yang ada Desa Rea Kecamatan Binuang Kabupaten Polewali Mandar berjumlah 2377 orang dan yang menjadi sampel penelitian 60 orang yang ditentukan secara sampling kuota. Adapun metode pengumpulan data yang digunukan adalah observasi, wawancara, dan studi dokumentasi serta studi pustaka. Data yang telah dikumpulkan dari hasil observasi, wawancara, maupun dari hasil dokumentasi diolah dengan teknik analisis kualitatif deskriptif melalui tiga tahapan, yakni reduksi data, penyajian data, dan verifikasi atau penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa: (1) Masjid di Desa Rea Kecamatan Binuang Kabupaten Polewali Mandar berkembang dengan cara bertahap baik dari segi pembangunan maupun dari segi pengelolaannya, (2) Pendidikan dan pembinaan yang dilakukan di Masjid Desa Rea adalah dengan pengajian yang dilakukan 3 kali sebulan pada setiap malam jumat ba’da magrib, majelis taklim, mendirikan TPQ/TPA, dan (3) Pendidikan dan pembinaan yang dilakukan di masjid seperti, pendidikan dan pembinaan akidah atau tauhid, akhlaq, ibadah dan ibadah sebagai fungsi utama masjid sebagai tempat ibadah shalat lima waktu. Adapun pengajaran-pengajaran melalui kitab kuning seperti, tafsir Al-Qur’an hadits, fiqhi yang pengajarnya diundang oleh para pengurus masjid yang ada di Desa Rea.
Peranan Kepala Madrasah Dalam Meningkatkan Mutu Pembelajaran Pada Masa Pandemi Covid-19 Di MA Ma’arif Sarampu Kecamatan Binuang Kabupaten Polewali Mandar Hijrana; Sudirman; Jumriani
Jurnal Ilmiah Tarbiyah Umat Vol. 11 No. 1 (2021): Jurnal Ilmiah Tarbiyah Umat (JITU)
Publisher : IAI DDI POLEWALI MANDAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah: (1).Bagaimana Peran Kepala Madrasah Ma Ma’arif Sarampu Dalam Meningkatkan Mutu Pembelajaran Pada Masa Pandemi Covid-19.(2). Faktor Apa Sajakah Pendukung dan Penghambat Kepala Madrasah Di MA Ma’arif Sarampu Dalam Meningkatkan Mutu Pembelajaran Pada Masa Pandemi Covid-19. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif, Dalam penelitian ini digunakan desain atau pendekatan studi kasus sebagai bagian dari penelitian kualitatif. Lokasi penelitian ini bertempat pada Madrasah MA Ma’arif Sarampu Desa Kuajang, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar. Sumber data yang dipergunakan dalam penelitian ini berupa data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data, yaitu studi pustaka dan studi lapangan. Teknik analisis data yang gunakan yaitu, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data dalam penelitian ini menggunakan krebilitas data. Penelitian ini menggunakan trianggulasi sumber dan triangulasi teknik, trianggulasi. Adapun yang menjadi hasil penelitian ini yaitu, Pengertian kepala madrasah adalah salah satu komponen pendidikan yang paling berperan dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Dari peran yang dilakukan oleh Kepala Madrasah penulis dapat pahami bahwa sangat penting peran kepemimpinan yang dilakukan Kepala Madrasah dalam meningkatkan mutu pembelajaran di MA Ma’arif Sarampu, dikarenakan baik buruknya kualitas lembaga kualitas pendidikan ditentukan dari seorang pemimpin dan tenaga pendidik yang memiliki kinerja yang baik dalam mendidik siswa-siswi disekolah tersebut. Berdasarkan hasil obersvasi dan wawancara dengan Kepala Madrasah MA Ma’arif Sarampu, Ibu Maryam, S.Kom, beliau sudah menjalankan tugas dan kewajibannya dengan baik. Kepala Madrasah sudah membimbing dan mengarahkan dengan baik untuk meningkatkan mutu pembelajaran terutama pada saat pembelajaran pada masa pandemi Covid-19. Usaha yang dilakukan Kepala Madrasah MA Ma’arif Sarampu untuk meningkatkan mutu pembelajaran pada masa pandemi Covid-19 ini kalau untuk guru berikan fasilitas komputer dan di sediakan wifi, bagi peserta didik diberikan kuota secara gratis dari XL. Akibat dari adanya pembelajaran secara daring sehingga Kepala Madrasah MA Ma’arif Sarampu makin sulit dalam mengawasi proses pembelajaran dengan adanya Covid-19 Sehingga proses pembelajaran yang berlangsung kurang hasilnya kurang maksimal.
Penggunaan Media Video pada Pembelajaran Jarak Jauh Pendidikan Agama Islam di SMP Negeri 2 Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar Sudirman; Muslimin; Anis Kharimatunisa
Jurnal Ilmiah Tarbiyah Umat Vol. 11 No. 2 (2021): Jurnal Ilmiah Tarbiyah Umat (JITU)
Publisher : IAI DDI POLEWALI MANDAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The main problems in this study are: (1) How to use video media in the distance learning Islamic education subjects at SMP Negeri 2 Wonomulyo, Polewali Mandar Regency? (2) What are the supporting and inhibiting factors in using Video Media in the distance learning Islamic Education at SMP Negeri 2 Wonomulyo Polewali Mandar Regency? This type of research is qualitative research that builds meaning based on data in the field. This qualitative research procedure pro duces descriptive data in the form of written or spoken words from people and observable behavior. Data were collected by conducting observations, in - depth interviews, and documentation. Data analysis is carried out by giving meaning to the collected data, and conclusions are drawn from that data. The indicators of success in this study are: (1) To determine the use of video media in the distance learning Islamic Religious Education subjects at SMP Negeri 2 Wonomulyo, Polewali Mandar Regency, (2) To know th e supporting and inhibiting factors in the use of video media in distance learning. Islamic Religious Education lessons at SMP Negeri 2 Wonomulyo, Polewali Mandar Regency. The results of observations from the application of the use of distance learning vid eo media to the subjects of Islamic Education at SMP Negeri 2 Wonomulyo Polewali Mandar District found that the use of learning media in the era of globalization which has developed rapidly in information and communication technology is very interesting to use in learning, namely video media. With the use of media, learning becomes more interesting with various learning media, making students motivated to listen to knowledge. This case shows that video media can stimulate teachers' creativity, interest, and motivation to prepare for learning.
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN MULTIKULTURAL DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM : IMPLEMENTASI PENDIDIKAN MULTIKULTURAL DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM sri wahyuni sriwahyuni; Basri Mahmud; Sudirman
Jurnal Ilmiah Tarbiyah Umat Vol. 13 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah Tarbiyah Umat (JITU)
Publisher : IAI DDI POLEWALI MANDAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36915/jitu.v13i1.223

Abstract

Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah: (1) Bagaimana implementasi pendidikan multikultural dalam pembelajaran pendidikan agama islam di SMP Negeri 1 Polewali Kecamatan Polewali Kabupaten Polewali Mandar (2) Apa yang menjadi faktor pendukung dan faktor penghambat implementasi pendidikan multikultural dalam pembelajaran pendidikan agama islam di SMP Negeri 1 Polewali Kecamatan Polewali Kabupaten Polewali Mandar. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode observasi dan wawancara berdasarkan fakta dilapangan. Metode penelitian kualitatif ini menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata dari informan yang diamati. Analisis data dilakukan dengan memberikan makna pada data yang berhasil dikumpulkan, dan dari data yang dikumpulkan tersebut diambil kesimpulan. Indikator keberhasilan dalam penelitian ini adalah: (1) Adanya mata pelajaran lain yang juga mempelajari tentang pendidikan multikultural selalu menekankan arti sebuah toleransi dan saling menghargai. (2) Interaksi lingkungan sekolah yang diciptakan guru dengan guru lain, guru terhadap peserta didik memberikan contoh terhadap peserta didik arti toleransi dan menghargai. Hasil pengamatan dari implementasi pendidikan multikultural dalam pembelajaran pendidikan agama islam di SMP Negeri 1 Polewali adalah bentuk implementasi pendidikan multikultural dalam pembelajaran pendidikan agama islam di SMP Negeri 1 Polewali yaitu dengan mengajarkan dan menanamkan nilai-nilai multikultural yang terkandung dalam QS Al Hujurat. Guru pendidikan agama Islam memberikan contoh melalui perbuatan tentang bagaimana implementasi pendidikan multikultural itu sendiri, tentang saling menghargai, toleransi, tidak diskriminasi dan sebagainya, agar peserta didik dapat mencontoh hal tersebut. Kata Kunci : Multikultural ,Pembelajaran
a LAYANAN INFORMASI TERHADAP PEMAHAMAN KEKERASAN SEKSUAL BAGI PESERTA DIDIK: a Mimit Pakasi; Sudirman; M. Fahri Hamdika Putra
Jurnal Ilmiah Tarbiyah Umat Vol. 13 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah Tarbiyah Umat
Publisher : IAI DDI POLEWALI MANDAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36915/jitu.v13i2.255

Abstract

. The research method uses a quantitative approach with a questionnaire given to students at MTs As'Adiyah Al-Muhajirin. The problems studied in this study are What is the impact of information services on sexual violence in increasing students' understanding at MTs As'Adiyah Al-Muhajirin. The results of the data analysis show that information services provided in a structured and directed manner have a significant positive effect on increasing students' understanding of various aspects of sexual violence. Based on the average scores before and after receiving information services, there was a significant increase in knowledge about the definition of sexual violence, its types, risk factors, and how to report it
artikel EFEKTIVITAS BIMBINGAN KELOMPOK DALAM MENGATASI KARAKTER OVERCONFIDENT PESERTA DIDIK KELAS X.3 MAN 2 POLEWALI MANDAR KEC. MATAKALI KAB. POLEWALI MANDAR: EFEKTIVITAS BIMBINGAN KELOMPOK DALAM MENGATASI KARAKTER OVERCONFIDENT PESERTA DIDIK KELAS X.3 MAN 2 POLEWALI MANDAR KEC. MATAKALI KAB. POLEWALI MANDAR syaifuddin syaifuddin; Randi; Sudirman; Andika Ari Saputra; Muslimah
Jurnal Ilmiah Tarbiyah Umat Vol. 13 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah Tarbiyah Umat
Publisher : IAI DDI POLEWALI MANDAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36915/jitu.v13i2.256

Abstract

Penelitian ini dilakukan di MAN 2 Polewali Mandar dengan subyek penelitian adalah siswa kelas X.3. Rumusan masalah dalam penelitian adalah (1) Bagaimana mengatasi  karakter Overconfident peserta didik kelas X.3 di MAN 2 Polewali Mandar kecamatan Matakali kabupaten Polewali Mandar? (2) Bagaimana efektitivitas layanan bimbingan kelompok dalam mengatasi karakter Overconfident pada peserta didik kelas X.3 di MAN 2 Polewali Mandar kecamatan Matakali kabupaten Polewali Mandar? Tujuan penelitian ini untuk: (1) Mengetahui efektifitas bimbingan kelompokdalam mengatasi karakter percaya diri berlebihan di kelas X.3 MAN 2 Polewali Mandar, (2) layanan BK yang digunakan bimbingan kelompok dalam menagatasi karakter Overconfident di kelas X.3 MAN 2 Polewali Mandar Kelurahan Matakali Kecamatan Matakali Kabupaten Polewali Mandar. Ada beberapa sumber dalam penelitian ini yaitu guru BK, Kepala Madrasah, dan beberapa peserta didik. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode penelitian kuantitatf metode deskriptif, yaitu penelitian yang menjelaskan sesuatu menjadi sasaran penelitian secara mendalam dengan menggunakan teknik penggumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian diperoleh yaitu: (1)efektifitas  bimbingan kelompok dalam menagatsi karakter Overconfident seperti menganggap dirinya paling hebat, tidak mendengarkan nasehat, tidak mau menerima saran dan masukan dari teman-temanya dan arogan, itu efektif untuk diterapkan(2) layanan bimbingan konseling  yang digunakan dalam mengatasi karakter percaya diri berlebihan, layanan informasi, layanan bimbingan pribadi, tapi yang sering digunakan adalah layanan bimbingan kelompok
PERSEPSI GURU FIQIH TENTANG KONSEP MERDEKA BELAJAR PADA KELAS X DI MAN 2 POLEWALI MANDAR KECAMATAN MATAKALI KABUPATEN POLEWALI MANDAR Nurzamsinar; Sudirman; Widya Astrina
Inspiratif Pendidikan Vol 12 No 2 (2023): DECEMBER
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/ip.v12i2.44563

Abstract

The aim of this research is to: (1) determine the perception of fiqh teachers regarding the concept of independent learning in class Matakali, Polewali Mandar Regency. This research is qualitative research that builds meaning based on field data. This qualitative research procedure produces participant descriptive data in the form of written or spoken words from people and observable behavior. Data collection was carried out by conducting observations, in-depth interviews and documentation. Data analysis is carried out by giving meaning to the data that has been collected, and conclusions are drawn from this data. Indicators of success in this research are: (1) the perception of fiqh teachers regarding the concept of independent learning in class Mandar, Matakali District, Polewali Mandar Regency. The results obtained in this research are that the concept of independent learning received a very good response and they were very enthusiastic in implementing the independent learning curriculum which provides learning freedom to students and teaching freedom to teachers. The obstacle for teachers at MAN 2 Polewali Mandar regarding the concept of independent learning is the lack of training received by teachers so that teachers' understanding of the independent learning curriculum is very small. The results of the research explain the importance of socialization, seminars and the like regarding implementing the learning curriculum so that the implementation of the curriculum runs well
Strategi Pengembangan Kompetensi Guru Fiqih dalam Ranah Afektif Peserta Didik di MI DDI Sulewatang Kelurahan Sulewatang Kecamatan Polewali Kabupaten Polewali Mandar Sudirman, Sudirman; Nurzamsinar, Nurzamsinar; B, Sarita Purnama; Hartati, Sri
JPPI (Jurnal Pendidikan Islam Pendekatan Interdisipliner) Vol 8 No 1 (2024): JPPI Volume 8 Nomor 1 Juni 2024
Publisher : UI DDI AGH AD Polewali Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36915/jppi.v8i1.152

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pengembangan kompetensi guru fiqih dalam ranah afektif peserta didik di MI DDI Sulewatang Kelurahan Sulewatang Kecamatan Polewali Kabupaten Polewali Mandar. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang membangun makna berdasarkan data lapangan. Prosedur penelitian kualitatif ini, menghasilkan data deskriptif partisipan berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang yang dan perilaku yang dapat diamati. Pengumpulan data dilakukan dengan mengadakan observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan memberikan makna terhadap data yang berhasil dikumpulkan, dan dari data tersebut diambil kesimpulan. Indikator keberhasilan dalam penelitian ini adalah: Adanya strategi pengembangan kompetensi guru fiqih dalam ranah afektif peserta didik di MI DDI Sulewatang Kelurahan Sulewatang Kecamatan Polewali Kabupaten Polewali Mandar. Hasil penelitian dalam penelitian tentang strategi pengembangan kompetensi guru fiqih dalam ranah afektif peserta didik di MI DDI Sulewatang Kelurahan Sulewatang Kecamatan Polewali Kabupaten Polewali Mandar meliputi memberikan pembelajaran yang menyenangkan, membuat peserta didik aktif dalam belajar, penggunaan metode pembelajaran diskusi, metode pembelajaran tanya jawab, menggunakan metode pembelajaran kelompok, memberikan contoh akhlak yang baik/menjadi teladan.
THE ROLE OF AKIDAH AKHLAK TEACHERS IN BUILDING THE RELIGIOUS CHARACTER OF STUDENTS IN THE CHALLENGES OF THE 21ST CENTURY AT MADRASAH ALIAH NEGERI 2 POLEWALI, MATAKALI DISTRICT, POLEWALI MANDAR REGENCY Sudirman, Sudirman; Nurzamsinar, Nurzamsinar; Ahmad, Najamia
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 13 No. 02 (2024): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v13i02.6158

Abstract

The problems studied in this research are: (1) What is the role of moral belief teachers in shaping the religious character of students in the challenges of the 21st century at MAN 2 Polewali, Matakali District, Polewali Mandar Regency? (2) What are the supporting and inhibiting factors for moral belief teachers in shaping the religious character of students in the challenges of the 21st century at MAN 2 Polewali, Matakali District, Polewali Mandar Regency? This type of research is called qualitative research. Data collection was carried out by conducting observations, questionnaires and documentation. Analyse the data by carefully considering the data that has been collected, and then the data is concluded. Research results from the role of moral aqidah teachers in shaping the religious character of students in the challenges of the 21st century at MAN 2 Polewali, Matakali District, Polewali Mandar Regency, are to exemplify good habits, examples that are worth emulating, instilling an attitude of tolerance, joining an organisation that is in line with what is taught by madrasa. Factors that support and strengthen character education are the role of parents and the environment, the role of madrasas and organisations that students join. Factors that become obstacles to improving and developing the character of students are the differences in the character of different children and the impact of increasingly sophisticated and rapidly developing conditions or circumstances, increasing modern lifestyles, morals, culture and personality
Digital Literacy Learning Strategies in School Education: Challenges and Opportunities of the Industrial Revolution 5.0 Ignatius Joko Dewanto; Zohra Yasin; Nenden Sri Rahayu; Sudirman Sudirman
Journal of Pedagogi Vol. 2 No. 1 (2025): Journal of Pedagogi - February
Publisher : PT. Anagata Sembagi Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62872/5zft9833

Abstract

The era of Industrial Revolution 5.0 demands a significant transformation in the education system, especially in the development of digital literacy. Digital literacy includes not only the technical ability to use technology, but also a critical understanding of the social, ethical and security impacts in the digital world. This study aims to explore digital literacy learning strategies in the school environment, identify the challenges faced, as well as the opportunities that arise in facing the demands of the Industrial Revolution 5.0. The research method used is a literature study and case analysis of various best practices in schools. The results showed that the integration of a digital literacy-based curriculum, teacher training and collaboration with external parties such as industry and communities are key strategies. Key challenges include gaps in technology access, lack of teacher readiness and the dynamics of rapid technological change. However, the Industrial Revolution 5.0 also opens up opportunities to create learning that is more personalized, collaborative and oriented towards developing 21st century skills. In conclusion, schools need to adopt a holistic and sustainable approach to integrating digital literacy to prepare students for an increasingly digitized future.