Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Literature Review Pengurangan Kadar Kafein pada Biji Kopi Muliawati, Eka Cahya; Rahmadi, Dwiky Ari; Sari, David Yuliana; Aminnullah, Wahyu Wibisono Nur; Kurniawan, Haris Fajar; Lestari, Adinda Jamilatul; Alfandi, Ivan Maulana
JURNAL TECNOSCIENZA Vol. 9 No. 2 (2025): TECNOSCIENZA
Publisher : JURNAL TECNOSCIENZA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51158/jam2wh80

Abstract

Indonesia termasuk dalam salah satu negara penghasil kopi di dunia. Rasanya yang khas menjadi cirinya tersendiri, namun kandungan kafein pada kopi memiliki dampak negatif pada tubuh jika dikonsumsi secara berlebihan. Dekafeinasi pada kopi banyak digunakan oleh beberapa industri di dunia. Dalam literatur review penelitian dekafeinasi biji kopi menggunakan 22 jurnal sebagai referensi dengan kisaran tahun 2020 – 2025. Tujuan dari peninjauan ini untuk mendapatkan hasil terbaik yang dapat dikembangkan peneliti selanjutnya. Dekafeinasi kopi menggunakan bahan alami seperti kulit papaya dan albedo semangka serta bahan kimia seperti etil asetat dan metilen klorida. Bahan- bahan ini digunakan sebagai penunjang proses pengurangan kadar kafein. Pada dekafeinasi kopi terdapat beberapa metode yang digunakan dalam prosesnya seperti fermentasi, ekstraksi, pemisahan, hingga teknologi canggih seperti supercritical CO2. Dalam peninjauan ini metode terbaik menggunakan metode ekstraksi dengan kadar pengurangan kafein sebesar 31,96 % b/v.  Analisis yang dihasilkan dalam literatur review ini yaitu perubahan rasa kopi dari yang pahit menjadi kurang pahit dan hambar, aroma yang lebih lemah, dan warna yang sedikit memudar, hal ini tergantung pada metode serta bahan yang digunakan.
EVALUATION OF BIOPLASTIC FROM BANANA PEELS: A SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW Muliawati, Eka Cahya; Rahmadi, Dwiky Ari; Sari, David Yuliana; Aminnullah, Wahyu Wibisono Nur; Kurniawan, Haris Fajar; Lestari, Adinda Jamilatul; Alfandi, Ivan Maulana
JURNAL PENA SAINS Vol 12, No 2 (2025): Jurnal Pena Sains
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/jps.v12i2.28881

Abstract

Bioplastics based on natural materials offer an innovative solution to reduce the negative impact of conventional plastics on the environment. This study evaluated bioplastics made from banana peels processed with various plasticizers, such as glycerol, chitosan, sorbitol, polylactic acid polymer, sodium metabisulfite, and tapioca starch. The focus was on mechanical properties, such as biodegradability, tensile strength, and elongation. Banana peels, with a starch content of 59%, proved ideal for bioplastics, with a degradation time of 4–84 days in soil. Bioplastics with 2% glycerol degraded in 4 days, while those with sodium metabisulfite degraded in 84 days. Glycerol increased flexibility but decreased tensile strength. The combination of 1.5% glycerol and tapioca starch produced the highest tensile strength of 66.39 MPa, while the highest elongation was 115.43% with 2% glycerol. This study highlights the potential of banana peel bioplastic as an environmentally friendly alternative, and further research is recommended to optimize the combination of plasticizers to make the bioplastic stronger, more elastic, and antibacterial by combining glycerol, sodium metabisulfite, and tapioca starch. These findings are important for the future development of sustainable and applicable bioplastics.