Ikhsan, Daffa Agussandy
Unknown Affiliation

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Reformasi Arab Saudi di Masa Kepemimpinan Faisal bin Abdul Aziz (1964-1975) Ikhsan, Daffa Agussandy; Putri, Ida; Darojat, Zakiya
Socio Historica: Journal of Islamic Social History Vol 2, No 1 (2023): Vol. 2, No. 1, Juni 2023
Publisher : Faculty of Adab and Humanities, Syarif Hidayatullah State Islamic University of Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/sh.v2i1.29703

Abstract

This research examines the reforms that took place in Saudi Arabia after Faisal bin Abdul Aziz ascended to the throne as the king. The aim of this study is to explain the policies implemented by King Faisal bin Abdul Aziz during his reign as the King of the Kingdom of Saudi Arabia (1964 - 1975). The research method employed is historical research, which involves source collection, source criticism, interpretation, and writing.The findings of this research indicate that Faisal bin Abdul Aziz officially ascended to the throne as the King of Saudi Arabia in 1964. During his reign, Faisal bin Abdul Aziz implemented various policies that brought about significant changes in the Kingdom of Saudi Arabia. Faisal initiated reform efforts to modernize Saudi society and transform various aspects of the country. Furthermore, the policies implemented by King Faisal bin Abdul Aziz played a role in triggering changes in various sectors of the Saudi Arabian Kingdom, including education, foreign policy, and law.            Abstrak :Penelitian ini membahas mengenai Reformasi yang terjadi di Arab Saudi setelah Faisal bin Abdul Aziz naik tahta sebagai raja. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan kebijakan-kebijakan yang dilakukan oleh Raja Faishal bin Abdul Aziz selama masa beliau menjabat sebagai raja Kerajaan Arab Saudi (1964 – 1975). Metode penelitian menggunakan metode sejarah, yang dimulai dari pengumpulan sumber, kritik sumber, interpretasi, dan penulisan.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Faisal bin Abdul Aziz secara resmi naik tahta sebagai raja Arab Saudi pada tahun 1964. Dalam masa kekuasaannya, Faisal bin Abdul Aziz melakukan berbagai kebijakan yang berdampak pada perubahan dalam Kerajaan Arab Saudi. Faisal menjalankan usaha reformasi untuk mulai membawa masyarakat Arab Saudi ke arah kehidupan modern dan mengubah berbagai aspek yang ada di dalam negara. Lebih lanjut, kebijakan-kebijakan yang dilakukan oleh Raja Faisal bin Abdul Aziz berperan dalam memicu perubahan Kerajaan Arab Saudi di berbagai sektor termasuk pendidikan, politik luar negeri, hukum. 
Media Sosial sebagai Bagian Keseharian: Perspektif Michel de Certeau terhadap Arab Spring di Mesir Ikhsan, Daffa Agussandy; Pratama, Alfinsyah Rizki
Socio Historica: Journal of Islamic Social History Vol 4, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Faculty of Adab and Humanities, Syarif Hidayatullah State Islamic University of Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/sh.v4i1.39890

Abstract

Abstract: The Arab Spring is one of the events in history that succeeded in changing the political complexion in Middle Eastern countries. This event, which was a series of people's movements in various Middle Eastern countries, succeeded in overthrowing the authoritarian regimes in power. Egypt, as one of the countries that experienced a revolution, did not escape this wave of events. This study aims to find out and prove that the use of social media has become part of the daily lives of Egyptian people, especially since 2011. This research uses descriptive qualitative methods by exploring various sources such as news articles, social media forums and posts, scientific publications, and others. The massive use of social media as a channel for disseminating information during the revolutionary period proves its connection to the daily lives of Egyptian people. In the end, social media plays a role as a tactic used by society to fight strategic domination over them.
Revolusi dan Taktik Keseharian: Peran Media Sosial dalam Melawan Penguasa Mesir pada Peristiwa Arab Spring Ikhsan, Daffa Agussandy; Pratama, Alfinsyah Rizki
Socio Historica: Journal of Islamic Social History Vol. 4 No. 1 (2025): Vol. 4, No. 1, Juni 2025
Publisher : UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/sh.v4i1.39890

Abstract

Studi ini bertujuan menganalisis peran media sosial sebagai taktik keseharian yang digunakan oleh masyarakat Mesir untuk melawan strategi dominasi rezim otoriter selama Arab Spring tahun 2011. Arab Spring adalah salah satu peristiwa dalam sejarah yang berhasil mengubah corak politik di negara-negara Timur Tengah. Peristiwa ini merupakan momen historis penting yang berhasil menumbangkan penguasa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan menerapkan kerangka Teori Praktik Keseharian (Strategi vs. Taktik) dari Michel de Certeau. Data dikumpulkan melalui studi literatur, analisis konten media sosial, artikel berita, dan publikasi ilmiah untuk mengidentifikasi pola praktik online yang memicu perlawanan offline. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masifnya penggunaan media sosial terbukti terintegrasi erat dengan kehidupan keseharian masyarakat, terutama sejak tahun 2011. Media sosial berperan sebagai taktik yang gesit, berhasil memotong kontrol informasi sentralistik rezim (Strategi), dan dimanfaatkan rakyat untuk menyebarkan narasi tandingan serta memprovokasi aksi kolektif. Secara keseluruhan, media sosial berfungsi sebagai ruang taktis yang dibentuk oleh praktik keseharian rakyat, secara efektif melawan dan membongkar dominasi strategi penguasa Mesir. Hal ini menegaskan bahwa transformasi media sosial menjadi senjata politik memberikan wawasan baru tentang peran taktik yang berasal dari keseharian dalam perubahan sosial.
Penyerangan Ras al-Khaimah 1809 di Persia: Penggunaan Label ‘Bajak Laut’ sebagai Justifikasi Kekerasan Ikhsan, Daffa Agussandy
Socio Historica: Journal of Islamic Social History Vol. 3 No. 2 (2024): Vol. 3, No. 2, Desember 2024
Publisher : UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/sh.v3i2.37141

Abstract

Penelitian ini membahas Penyerangan Ras al-Khaimah pada 1809 dengan pendekatan sejarah, menyoroti penggunaan label 'bajak laut' sebagai elemen sentral dalam retorika justifikasi tindakan militer. Fokus pada identifikasi pihak terlibat, terutama pasukan Inggris dan Ras al-Khaimah, memungkinkan pemahaman mendalam terkait dinamika politik dan ekonomi pada awal abad ke-19 di Teluk Persia. Dengan menganalisis dokumen resmi dan sumber sejarah kontemporer, penelitian ini membentangkan narasi yang merinci peristiwa serta menggali dampak penggunaan label 'bajak laut' terhadap pembentukan naratif konflik. Dengan tujuan memberikan pemahaman holistik, penelitian ini berkontribusi pada literatur sejarah dengan mengenalkan wawasan baru tentang konflik di Teluk Persia, menunjukkan pentingnya pendekatan sejarah dalam melihat peristiwa kompleks dan konstruksi naratif konflik sejarah untuk merangkum pemahaman yang lebih mendalam.
Reformasi Arab Saudi di Masa Kepemimpinan Faisal bin Abdul Aziz (1964-1975) Ikhsan, Daffa Agussandy; Putri, Ida; Darojat, Zakiya
Socio Historica: Journal of Islamic Social History Vol. 2 No. 1 (2023): Vol. 2, No. 1, Juni 2023
Publisher : UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/sh.v2i1.29703

Abstract

This research examines the reforms that took place in Saudi Arabia after Faisal bin Abdul Aziz ascended to the throne as the king. The aim of this study is to explain the policies implemented by King Faisal bin Abdul Aziz during his reign as the King of the Kingdom of Saudi Arabia (1964 - 1975). The research method employed is historical research, which involves source collection, source criticism, interpretation, and writing.The findings of this research indicate that Faisal bin Abdul Aziz officially ascended to the throne as the King of Saudi Arabia in 1964. During his reign, Faisal bin Abdul Aziz implemented various policies that brought about significant changes in the Kingdom of Saudi Arabia. Faisal initiated reform efforts to modernize Saudi society and transform various aspects of the country. Furthermore, the policies implemented by King Faisal bin Abdul Aziz played a role in triggering changes in various sectors of the Saudi Arabian Kingdom, including education, foreign policy, and law.            Abstrak :Penelitian ini membahas mengenai Reformasi yang terjadi di Arab Saudi setelah Faisal bin Abdul Aziz naik tahta sebagai raja. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan kebijakan-kebijakan yang dilakukan oleh Raja Faishal bin Abdul Aziz selama masa beliau menjabat sebagai raja Kerajaan Arab Saudi (1964 – 1975). Metode penelitian menggunakan metode sejarah, yang dimulai dari pengumpulan sumber, kritik sumber, interpretasi, dan penulisan.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Faisal bin Abdul Aziz secara resmi naik tahta sebagai raja Arab Saudi pada tahun 1964. Dalam masa kekuasaannya, Faisal bin Abdul Aziz melakukan berbagai kebijakan yang berdampak pada perubahan dalam Kerajaan Arab Saudi. Faisal menjalankan usaha reformasi untuk mulai membawa masyarakat Arab Saudi ke arah kehidupan modern dan mengubah berbagai aspek yang ada di dalam negara. Lebih lanjut, kebijakan-kebijakan yang dilakukan oleh Raja Faisal bin Abdul Aziz berperan dalam memicu perubahan Kerajaan Arab Saudi di berbagai sektor termasuk pendidikan, politik luar negeri, hukum.