Jurnal ini bertujuan untuk menganalisis dinamika birokrasi dalam pelaksanaan program Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB) Batch 7 tahun 2024 yang menjadi bagian dari kebijakan Kampus Merdeka oleh Kemendikbudristek. Latar belakang studi ini bertumpu pada fenomena keterlambatan pengumuman seleksi program, yang memicu keresahan mahasiswa dan menimbulkan kritik terhadap lemahnya komunikasi antar lembaga. Melalui pendekatan kualitatif berbasis studi pustaka, penelitian ini menemukan bahwa struktur birokrasi dalam MSIB tidak bersifat netral dan hierarkis secara kaku, melainkan menjadi arena interaksi kekuasaan yang melibatkan Kemendikbudristek, perguruan tinggi, mitra industri, dan mahasiswa. Ketidakefisienan dalam koordinasi serta ketergantungan pada tekanan publik menegaskan bahwa birokrasi pendidikan dalam konteks ini cenderung reaktif dan kurang transparan. Temuan ini diperkuat dengan teori birokrasi politik yang menunjukkan bahwa birokrasi tidak hanya menjalankan administrasi teknis, melainkan juga berperan dalam negosiasi kekuasaan antar aktor. Penelitian ini menyimpulkan bahwa tanpa reformasi komunikasi dan struktur koordinasi yang lebih inklusif dan adaptif, pelaksanaan MSIB berisiko mengurangi kepercayaan publik serta keberlanjutan program pendidikan strategis nasional.TRANSLATE with x EnglishArabicHebrewPolishBulgarianHindiPortugueseCatalanHmong DawRomanianChinese SimplifiedHungarianRussianChinese TraditionalIndonesianSlovakCzechItalianSlovenianDanishJapaneseSpanishDutchKlingonSwedishEnglishKoreanThaiEstonianLatvianTurkishFinnishLithuanianUkrainianFrenchMalayUrduGermanMalteseVietnameseGreekNorwegianWelshHaitian CreolePersian // TRANSLATE with COPY THE URL BELOW Back EMBED THE SNIPPET BELOW IN YOUR SITE Enable collaborative features and customize widget: Bing Webmaster PortalBack//