p-Index From 2021 - 2026
0.659
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pedagogy
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Upaya Guru Dalam Mengatasi Kesulitan Belajar Al Quran Hadits Di MI Muhammadiyah Tambaksari Blora Munawar, Moh.
JURNAL PEDAGOGY Vol. 14 No. 2 (2021): Volume 14 Nomor 2 Tahun 2021
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Muhammamdiyah Blora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63889/pedagogy.v14i2.137

Abstract

Salah satu faktor yang sangat mendukung dalam keberhasilan belajar siswa adalah perfomen guru. Guru harus dapat menggunakan berbagai macam strategi yang tepat dalam proses pembelajaran. Penelitian ini berjudul "upaya guru dalam mengatasi kesulitan belajar Al-Qur'an Hadits di MI Muhammadiyah Tambaksari Blora". Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tujuan pembelajaran Al-Qur'an Hadits, metode yang digunakan dalam pembelajaran Al- Qur'an Hadits, strategi dalam pembelajaran Al-Qur'an Hadits, kesulitan yang dihadapi murid dalam pembelajaran Al-Qur'an Hadits, dan usaha yang dilakukan guru dalam mengatasi kesulitan belajar siswa di MI Muhammadiyah Tambaksari Blora. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru berupaya keras supaya murid tidak mengalami kesulitan dalam belajar, yaitu dengan cara memperbanyak latihan membaca, memperbanyak latihan menghafal, membuat remedial dan memanggil secara khusus siswa yang benar benar bermasalah dalam belajar Al Quran Hadits. Namun demikian masih tetap ada siswa yang mengalami kesulitan dalam belajar Al-Qur'an Hadits. Oleh sebab itu adanya kerjasama antara guru dengan orang tua merupakan salah satu upaya untuk mengatasi kesulitan belajar Al Quran Hadits. Kata Kunci: Upaya Guru, Kesulitan Belajar, Al-Quran Hadits
Merdeka Belajar Munawar, Moh.
JURNAL PEDAGOGY Vol. 15 No. 2 (2022): Volume 15 Nomor 2 Tahun 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Muhammamdiyah Blora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63889/pedagogy.v15i2.144

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengupas, membandingkan dan membedakan kurikulum merdeka dengan kurikulum 2013. Kurikulum Merdeka (yang sebelumnya disebut sebagai kurikulum prototipe) dikembangkan sebagai kerangka kurikulum yang lebih fleksibel, sekaligus berfokus pada materi esensial dan pengembangan karakter dan kompetensi peserta didik. Karakteristik utama dari kurikulum ini yang mendukung pemulihan pembelajaran adalah pembelajaran berbasis projek untuk pengembangan soft skills dan karakter sesuai profil pelajar Pancasilafokus pada materi esensial sehingga ada waktu cukup untuk pembelajaran yang mendalam bagi kompetensi dasar seperti literasi dan numerasi. Fleksibilitas bagi guru untuk melakukan pembelajaran yang terdiferensiasi sesuai dengan kemampuan peserta didik dan melakukan penyesuaian dengan konteks dan muatan lokal.Projek penguatan profil pelajar Pancasila memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengeksplorasi ilmu pengetahuan, mengembangkan keterampilan, serta menguatkan pengembangan enam dimensi profil pelajar Pancasila. Melalui projek ini, peserta didik memiliki kesempatan untuk mempelajari secara mendalam tema-tema atau isu penting seperti gaya hidup berkelanjutan, toleransi, kesehatan mental, budaya, wirausaha, teknologi, dan kehidupan berdemokrasi. Projek ini melatih peserta didik untuk melakukan aksi nyata sebagai respon terhadap isu-isu tersebut sesuai dengan perkembangan dan tahapan belajar mereka. Projek penguatan ini juga diharapkan dapat menginspirasi peserta didik untuk memberikan kontribusi dan dampak bagi masyarakat dan lingkungan sekitarnya Kata Kunci : Merdeka Belajar
Metode Pembelajaran Reward And Punishment Pada Mata Pelajaran Al Qur'an Hadits Siswa MI Muhammadiyah Tambaksari Blora Jawa Tengah Munawar, Moh.
JURNAL PEDAGOGY Vol. 16 No. 1 (2023): Volume 16 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Muhammamdiyah Blora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63889/pedagogy.v16i1.161

Abstract

Penelitian ini memberikan penjelasan tentang kondisi sikap spiritual siswa, metode yang digunakan guru dan hambatan serta pendukung dari proses internalisasi nilai spiritual itu sendiri. Maka digunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan metode interaktif dengan teknik observasi, dokumentasi, pengamatan dan wawancara. Hasil penelitian ini :Pertama, penerapan metode reward and punishment dalam pembelajaran menghapal al-Qur'an di Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah Tambaksari Blora adalah dalam pemberian reward, reward itu terbagi menjadi dua yaitu 1) reward verbal yaitu reward dengan kata-kata, kalimat. 2) reward non verbal yaitu reward yang berupa gerakan mimik mimik dan badan, reward dengan cara mendekati, reward dengan cara sentuhan, reward dengan cara syimbol atau benda, kemudian punishment terbagi menjadi tiga bagian yaitu, 1) anak melaksanakan perbuatan yang tidak menyenangkan (restitusi). 2) deprivasi (pencabutan atau pembatalan). 3) langsung menggunakan kesakitan. Kedua, faktor-faktor yang mempengaruhi pelaksanaaan metode reward dan punisment yang dilaksanakan di MI Muhammadiyah Tambaksari Blora adalah para anak didik menerima atau menolak pemberian hapalan yang ada di Madrasah dan anak didik juga harus mengikuti aturan yang ada di Madrasah dan meluangkan waktu untuk belajar. Kata kunci: metode, reward and punishment, pembelajaran Al Qur'an Hadits