Penelitian ini memberikan penjelasan tentang kondisi sikap spiritual siswa, metode yang digunakan guru dan hambatan serta pendukung dari proses internalisasi nilai spiritual itu sendiri. Maka digunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan metode interaktif dengan teknik observasi, dokumentasi, pengamatan dan wawancara. Hasil penelitian ini :Pertama, penerapan metode reward and punishment dalam pembelajaran menghapal al-Qur'an di Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah Tambaksari Blora adalah dalam pemberian reward, reward itu terbagi menjadi dua yaitu 1) reward verbal yaitu reward dengan kata-kata, kalimat. 2) reward non verbal yaitu reward yang berupa gerakan mimik mimik dan badan, reward dengan cara mendekati, reward dengan cara sentuhan, reward dengan cara syimbol atau benda, kemudian punishment terbagi menjadi tiga bagian yaitu, 1) anak melaksanakan perbuatan yang tidak menyenangkan (restitusi). 2) deprivasi (pencabutan atau pembatalan). 3) langsung menggunakan kesakitan. Kedua, faktor-faktor yang mempengaruhi pelaksanaaan metode reward dan punisment yang dilaksanakan di MI Muhammadiyah Tambaksari Blora adalah para anak didik menerima atau menolak pemberian hapalan yang ada di Madrasah dan anak didik juga harus mengikuti aturan yang ada di Madrasah dan meluangkan waktu untuk belajar. Kata kunci: metode, reward and punishment, pembelajaran Al Qur'an Hadits
Copyrights © 2023