maji, fuad
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Menemukan ketenangan jiwa dalam tantangan hidup permatasari, rizkia aulia; riftiani, nadya aulia; hindriani, dita; maji, fuad
ISTISYFA: Journal of Islamic Guidance and Counseling Vol 3, No 3: Desember 2024
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/istisyfa.v3i3.6360

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan ketenangan jiwa dalam tantangan hidup. Menurut Dzakiah Drajat menyatakan bahwa ketenangan jiwa adalah kemampuan seseorang untuk menyesuaikan diri dengan orang lain sehingga dapat mengendalikan faktor-faktor dalam kehidupannya dan menghindari perasaan tertekan yang berujung pada frustasi. Orang yang tidak memiliki ketenangan jiwa cenderung mengalami guncangan emosi atau menunjukkan prilaku yang tidak stabil. Kemampuan untuk menyesuaikan diri untuk lingkungan, orang lain dan masyarakat juga disebut ketenangan jiwa. Metode penelitian mengunakan studi literatur, dengan menganalisis 24 jurnal sebagai data primer. Analisis data dengan beberapa tahapan, tahap pertama menentukan tema, tahap kedua menyeleksi artikel jurnal yang relevan dengan tema dan sesuai dengan tenggat waktu 6 tahun terakhir, tahap ketiga proses review sebanyak 7 artikel jurnal, tahap keempat pengkategorisasian dan tahap kelima penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa ketenangan jiwa juga dipengaruhi oleh lingkungan sosial yang mendukung, melalui komunikasi positif dan bimbingan rohani Islam yang berfungsi preventif. Zikir dan silaturahmi menjadi cara efektif untuk menciptakan ketenangan dan kedamaian, serta mempererat hubungan antar individu dengan cinta, saling menghormati, dan toleransi.
Career Exploration Predicts Career Decision-Making among Final-Year Students in Islamic Higher Education Naser, Muhammad Nikman; Riyansyah, Robi; Maji, Fuad; Rahmatunnisa, Najwa; Anggara, Dwiza; Nabilla, Rofiza; Resmiati, Henda; Sari, Novita; Munica, Lioni Tri; Azizy, Muhammad
Pamomong: Journal of Islamic Educational Counseling Vol. 7 No. 1 (2026): Forthcoming
Publisher : State Islamic University (UIN) Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18326/pamomong.v7i1.6761

Abstract

Final-year students in Islamic higher education often face difficulties in making career decisions during the transition from university to employment. Although career exploration is widely recognized as an important component of career development, empirical evidence on its predictive contribution to career decision-making in Islamic higher education remains limited. This study examined whether career exploration predicts career decision-making and identified the level of career exploration among final-year students. A quantitative correlational survey design was used with 113 final-year students selected through purposive sampling. Data were collected using career exploration and career decision-making scales and analyzed using descriptive statistics and simple linear regression. Reliability analysis showed Cronbach’s alpha values of .837 for the career exploration scale and .926 for the career decision-making scale. The results indicated that career exploration was a positive and significant predictor of career decision-making (B = 1.076, β = .729, p < .001). The regression model explained 53.2% of the variance in career decision-making (R² = .532), suggesting that students with higher career exploration tended to report stronger career decision-making ability. Descriptive analysis showed that most respondents had a moderate level of career exploration (64.6%), followed by high (28.3%) and low (7.1%) levels. These findings may inform Islamic value-based career counseling services that help students explore career options and make more reflective decisions. This study is limited by its correlational design, self-report data, and single-institution sample. Future research should examine additional variables, use longitudinal or mixed-methods designs, and involve broader Islamic higher education contexts.