p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Central Publisher
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MEMBANGUN ETIKA BERKOMUNIKASI DI ERA DIGITAL DALAM PERSPEKTIF Q. S AL-HUJURAT AYAT 11 TERHADAP UJARAN KEBENCIAN Anggita Permatasari; Nanda Nalarati; Aura Azzara
Journal Central Publisher Vol 2 No 6 (2024): Jurnal Central
Publisher : Central Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60145/jcp.v2i6.456

Abstract

Latar Belakang : Dalam fokus media sosial yang semakin berkembang, ujaran kebencian menjadi fenomena yang merusak tatanan sosial dan moral. Tujuan : Tujuan penelitian adalah untuk membangun etika berkomunikasi di era digital dalam perspektif Q. S Al-Hujurat ayat 11 terhadap ujaran kebencian. Dengan menginternalisasi etika komunikasi Islami, diharapkan masyarakat lebih bijak dalam menggunakan media sosial demi terciptanya interaksi yang lebih harmonis dan bermoral. Metode : Melalui pendekatan studi pustaka, penelitian ini mengkaji bagaimana nilai-nilai komunikasi dalam Islam dapat menjadi solusi untuk menangkal perilaku negatif tersebut. Hasil dan Pembahasan : Penelitian ini menunjukkan bahwa Islam sangat menekankan pentingnya menjaga kehormatan dan martabat sesama melalui etika komunikasi yang baik dan beradab serta fenomena ujaran kebencian digital dapat diatasi melalui penerapan etika komunikasi Islam. Kesimpulan : Islam sangat menekankan pentingnya menjaga kehormatan dan martabat sesama melalui etika komunikasi yang baik dan beradab.
PENANAMAN KARAKTER KEDISIPLINAN SISWA MELALUI BIMBINGAN KONSELING ISLAM SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN PELANGGARAN PERATURAN SEKOLAH (STUDI KASUS SISWA SMK NEGERI KEDAWUNG) Nanda Nalarati
Journal Central Publisher Vol 2 No 6 (2024): Jurnal Central
Publisher : Central Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60145/jcp.v2i6.457

Abstract

Latar Belakang : Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya siswa yang melakukan pelanggaraan peraturan sekolah. Salah satu pelanggaran yang sering dilakukan peserta didik adalah pemakaian atribut sekolah seperti memakai sepatu tidak sesuai dengan aturan yang ditetapkan oleh sekolah. Oleh karena itu diperlukan pembinaan kedisiplinan kepada peserta didik melalui bantuan khusus dari guru BK/BKI (Bimbingan Konseling Islam) dengan harapan bisa mengubah perilaku yang tidak sesuai menjadi perilaku yang sesuai dengan peraturan tata tertib di sekolah. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk menanamkan karakter disiplin siswa melalui bimbingan konseling Islam sebagai upaya pencegahan pelanggaran peraturan sekolah di SMA/SMK sederajat. Metode : Data diperoleh dari hasil wawancara bersama siswa SMK Negeri Kedawung Sragen. Hasil dan Pembahasan : Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bimbingan konseling Islam efektif meningkatkan kedisiplinan siswa, terutama dalam penggunaan atribut sekolah sesuai aturan. Siswa menjadi lebih sadar dan bertanggung jawab dalam mematuhi tata tertib, sehingga pelanggaran dapat berkurang secara signifikan. Kesimpulan : Penanaman kedisiplinan melalui bimbingan konseling Islam terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran dan perilaku disiplin siswa di lingkungan sekolah.