Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pendampingan Pengelolaan Air Limbah Rumah Tangga untuk Pengembangan Pertanian Perkotaan Kelompok Tani Cokrodirjan Sabatini, Stefani Natalia; Bawole, Paulus; Sutanto, Haryati B.
Jurnal Atma Inovasia Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v5i3.10909

Abstract

Kelompok Tani (Poktan) merupakan kelompok penggerak pertanian perkotaan yang dapat mendukung kemandirian pangan. Kelompok Tani Migunani yang berada di Cokrodirjan, Suryatmajan, Kota Yogyakarta adalah salah satu kelompok tani yang produktif namun memiliki masalah terutama terkait penyiraman dan keterbatasan lahan. Di sisi lain, terdapat masalah di lingkungan lokasi binaan ini terkait air limbah rumah tangga. Tulisan ini bertujuan membahas pendampingan yang dilakukan kepada Kelompok Tani Migunani tentang pengelolaan air limbah rumah tangga untuk pengembangan pertanian perkotaan. Pendampingan yang dilakukan antara lain edukasi pengelolaan air limbah rumah tangga, edukasi dan simulasi pengolahan urin menjadi pupuk cair, dan workshop pembuatan reaktor taman pengolahan limbah sederhana untuk mengolah air limbah rumah tangga. Hasilnya, kegiatan edukasi dan simulasi memberikan peningkatan kapasitas bagi kelompok tani namun pembuatan reaktor taman pengolahan terkendala penyesuaian lokasi sumber air limbah.
Pendampingan Pengelolaan Air Limbah Rumah Tangga untuk Pengembangan Pertanian Perkotaan Kelompok Tani Cokrodirjan Sabatini, Stefani Natalia; Bawole, Paulus; Sutanto, Haryati B.
Jurnal Atma Inovasia Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v5i3.10909

Abstract

Kelompok Tani (Poktan) merupakan kelompok penggerak pertanian perkotaan yang dapat mendukung kemandirian pangan. Kelompok Tani Migunani yang berada di Cokrodirjan, Suryatmajan, Kota Yogyakarta adalah salah satu kelompok tani yang produktif namun memiliki masalah terutama terkait penyiraman dan keterbatasan lahan. Di sisi lain, terdapat masalah di lingkungan lokasi binaan ini terkait air limbah rumah tangga. Tulisan ini bertujuan membahas pendampingan yang dilakukan kepada Kelompok Tani Migunani tentang pengelolaan air limbah rumah tangga untuk pengembangan pertanian perkotaan. Pendampingan yang dilakukan antara lain edukasi pengelolaan air limbah rumah tangga, edukasi dan simulasi pengolahan urin menjadi pupuk cair, dan workshop pembuatan reaktor taman pengolahan limbah sederhana untuk mengolah air limbah rumah tangga. Hasilnya, kegiatan edukasi dan simulasi memberikan peningkatan kapasitas bagi kelompok tani namun pembuatan reaktor taman pengolahan terkendala penyesuaian lokasi sumber air limbah.
QUALITY OF VERMICOMPOST AND VERMIWASH FROM HOUSEHOLD WASTE BASED ON SAGO PULP AND COW MANURE Kisworo, Kisworo; Sutanto, Haryati B.; Permatasari, Irene Putri
BIOLINK (Jurnal Biologi Lingkungan Industri Kesehatan) Vol. 12 No. 2 (2026): Biolink February
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/biolink.v12i2.16114

Abstract

The processing of household organic waste through vermicomposting has the potential to produce fertilizers with higher nutrient content compared to conventional methods. This study aims to analyze the effect of adding sago pulp and cow manure as media on the quality of vermicompost and vermiwash derived from household organic waste using Eisenia fetida worms. The experiment was conducted using five treatments with five replications. Observed parameters included media moisture, temperature, pH, changes in color and texture, odor, earthworm biomass, and the contents of nitrogen (N) and phosphorus (P). Data were analyzed descriptively by correlating observational results with laboratory analyses of vermicompost and vermiwash. The results indicate that the treatment consisting of sago pulp with the addition of 50% household organic waste (SP+HOW 50%) produced nitrogen and phosphorus contents that met the requirements of SNI 7763:2024. Overall, the findings indicate that vermicomposting using sago pulp and household organic waste can be applied as a sustainable approach to organic waste management while producing organic fertilizer derived from local resources.