Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Dampak Desentralisasi Pendidikan terhadap Ketimpangan Akses di Indonesia Yusuf, Affandy; Hanif, Muh
Jurnal Inovasi Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Volume 2, Nomor 3, Mei 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/mnhraz85

Abstract

Desentralisasi telah memberikan dampak positif berupa peningkatan partisipasi daerah dalam proses pengelolaan dan pengambilan keputusan terkait pendidikan, yang seharusnya dapat mempercepat pemerataan kualitas pendidikan di Indonesia. Ketimpangan tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor utama, seperti terbatasnya infrastruktur pendidikan yang memadai, rendahnya kapasitas dan kualitas kompetensi penduduk di berbagai willayah, serta distribusi anggaran pendidikan yang tidak merata. Penelitian ini memiliki tujuan untuk melakukan analisis secara komprehensif pengaruh kebijakan desentralisasi pendidikan terhadap ketimpangan akses pendidikan di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, yang bertujuan untuk menggali pemahaman lebih dalam bagaimana kebijakan desentralisasi pendidikan berdampak terhadap kesenjangan akses pendidikan antar daerah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan desentralisasi belum mampu mengatasi ketidakmerataan akses dan kualitas pendidikan antar daerah secara signifikan. Penelitian ini menjadi landasan penting untuk merancang kebijakan pendidikan yang lebih selaras dengan kebutuhan masyarakat setempat. lebih berkeadilan, serta dapat tercapainya pemerataan pendidikan yang berkualitas di Indonesia. Untuk itu, pentingnya membangun kerja sama yang lebih erat antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam perencanaan kebijakan pendidikan. Selain itu, penguatan sistem manajemen berbasis sekolah diperlukan dalam mengelola sumber daya secara efektif, inovatif, dan berkelanjutan. Penelitian ini menjadi landasan penting dalam merancang kebijakan pendidikan yang lebih adaptif, responsif terhadap kebutuhan lokal, dan berorientasi pada keadilan sosial.
Pengaruh Manajemen Koperasi Sekolah terhadap Peningkatan Jiwa Kewirausahaan Siswa Yusuf, Affandy; Assayuti, Raden Muhammad Jallaludin; Ibrahim, Salma Aulia; Utami, Umi Najiah; Siswadi, Siswadi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.37734

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan merumuskan model manajemen koperasi sekolah dalam meningkatkan jiwa kewirausahaan siswa. Koperasi sekolah tidak hanya berfungsi sebagai unit usaha, tetapi juga sebagai wahana pembelajaran yang strategis dalam membentuk karakter kemandirian, tanggung jawab, serta keterampilan kewirausahaan siswa. Dalam konteks pendidikan, pengelolaan koperasi yang efektif menjadi faktor penting dalam menumbuhkan pengalaman belajar berbasis praktik (learning by doing) yang relevan dengan dunia kerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research) yang bersumber dari berbagai literatur ilmiah seperti buku, artikel jurnal, dan hasil penelitian terdahulu yang berkaitan dengan manajemen koperasi sekolah, pendidikan kewirausahaan, serta pengembangan karakter siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan teknik analisis isi (content analysis) secara sistematis dan komprehensif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen koperasi sekolah yang efektif menekankan pada perencanaan yang matang, pengorganisasian yang jelas, pelaksanaan yang partisipatif, serta pengawasan yang berkelanjutan. Keterlibatan aktif siswa dalam pengelolaan koperasi menjadi kunci utama dalam meningkatkan keterampilan manajerial, sikap mandiri, tanggung jawab, serta kemampuan berpikir kreatif dan inovatif. Selain itu, koperasi sekolah juga berperan sebagai sarana pembelajaran ekonomi yang kontekstual dan aplikatif dalam menumbuhkan jiwa kewirausahaan siswa. Dengan demikian, pengelolaan koperasi sekolah yang profesional, inovatif, dan berbasis partisipasi siswa mampu menjadi strategi efektif dalam meningkatkan jiwa kewirausahaan serta mempersiapkan kemandirian siswa dalam menghadapi tantangan dunia kerja di masa depan.