Pengabdian kepada masyarakat melalui pelatihan pengembangan media pembelajaran augmented reality ini didasari oleh roblematika yang dihadapi guru dalam pembelajaran saat ini yakni masih rendahnya pemanfaatan media pembelajaran berbasis teknologi, termasuk dalam konteks ini adalah augmented reality. Guru dan siswa belum banyak mengenal serta menggunakan augmented reality dalam proses belajar mengajar. Tujuan pengabdian masyarakat adalah untuk menguatkan perseptual tentang urgensi pengembangan media augmented reality, dan menguatkan pengetahuan dan keterampilan guru mata pelajaran di SMP dan SMA Muhammmadiyah Kota Metro dapam menyusun media augmented reality. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini menggunakan pelatihan dan pendampingan langsung penyusunan media augmented reality. Peserta pelatihan adalah guru SMP dan SMA Muhammadiyah di Kota Metro. Berdasarkan kegiatan pelatihan pengembangan media pembelajaran augmented reality bagi guru SMP dan SMA Muhammadiyah di Kota Metro dapat dismpulkan hasilnya: Pertama, secara perseptual para guru SMP dan SMA Muhammadiyah di Kota Metro tentang urgensi pengembangan media pembelajaran augmented realitymencapai skor 68,80 dari skor maksimal 100. Kedua, dampak pelatihan pengembangan media pembelajaran augmented reality terhadap pengetahuan guru SMP dan SMA Muhammadiyah Kota Metro mencapai skor 78,50 dengan jumlah peserta yang mencapainya sebanyak 7 (tujuh) orang peserta dengan persentase 70%. Ketiga, dampak pelatihan pengembangan media pembelajaran augmented reality terhadap keterampilan guru SMP dan SMA Muhammadiyah Kota Metro dalam menyusun media augmented reality mencapai skor 75,00 dengan jumlah peserta yang mencapainya sebanyak 6 (enam) orang peserta dengan persentase 60%.