Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan Model Pembelajaran Audio Visual Untuk Meningkatkan Semangat Siswa Pada Pembelajaran IPA Kelas 5 Dengan Materi Siklus Air Di SDN 2 Muara Ciujung Timur Nurjihan, Gita; Mawarni, Icha; Julianti, Ina; Heryadi, Yadi
LOGIC : Jurnal Ilmu Komputer dan Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2025): Logic : Jurnal Ilmu Komputer dan Pendidikan
Publisher : Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan semangat belajar siswa pada mata pelajaran IPA materi siklus air melalui penerapan model pembelajaran audio visual. Rendahnya minat dan semangat siswa dalam pembelajaran IPA menjadi latar belakang penelitian ini. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus, setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas 5 SDN 2 Muara Ciujung Timur tahun ajaran 2023/2024. Penelitian dilakukan melalui observasi langsung terhadap 40 siswa, dengan 36 siswa hadir pada saat kegiatan berlangsung. Model pembelajaran yang diterapkan memadukan metode ceramah dengan penggunaan media audiovisual dan pemberian Lembar Kerja Siswa (LKPD) yang menarik. Kegiatan ice breaking juga dilaksanakan untuk meningkatkan semangat siswa  selama proses pembelajaran .Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran audio visual dapat meningkatkan semangat belajar siswa. Evaluasi melalui pos tes menunjukkan bahwa 75% siswa dalam kelompok belajar mencapai ketuntasan belajar sesuai dengan kriteria ketuntasan minimal (KKM) sebesar 72 sedangkan 25% sisanya belum mencapai kesuksesan terutama pada aspek aktivitas dan kekompakan kelompok. Simulasi video dan media interaktif membantu siswa memahami konsep siklus air dengan lebih menarik dan menyenangkan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa model pembelajaran audio visual efektif dalam meningkatkan semangat dan hasil belajar siswa pada materi siklus air. Oleh karena itu, disarankan agar guru menggunakan media audio visual dalam pembelajaran IPA untuk menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif dan motivatif. 
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN BERBASIS KARAKTER DALAM MEMBENTUK PROFIL PELAJAR PANCASILA DI SEKOLAH DASAR Teani, Intan Nisfi; Julianti, Ina; Puspita, Meliana Eka; Ratnasari, Dine Trio
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.4295

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi pembelajaran berbasis karakter di sekolah dasar dan kontribusinya terhadap pembentukan Profil Pelajar Pancasila, sekaligus mengidentifikasi model dan strategi yang efektif dalam menanamkan nilai karakter. Metode yang digunakan adalah studi literatur deskriptif analitis dengan pendekatan sistematis, di mana literatur relevan dipilih dari artikel ilmiah, jurnal, prosiding, dan laporan penelitian dalam kurun sepuluh tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis karakter diterapkan melalui integrasi nilai karakter dalam kegiatan harian, pembiasaan (habituation), keteladanan guru, proyek P5, pembelajaran kontekstual berbasis proyek, serta kegiatan ekstrakurikuler yang melibatkan kolaborasi sekolah, keluarga, dan masyarakat. Strategi ini terbukti efektif menumbuhkan keenam dimensi Profil Pelajar Pancasila, yakni beriman dan bertakwa serta berakhlak mulia, berkebhinekaan global, bergotong-royong, mandiri, bernalar kritis, dan kreatif. Hambatan utama yang ditemui meliputi dominasi fokus akademik, keterbatasan kompetensi dan inovasi guru, kurangnya sinergi dengan keluarga dan masyarakat, serta pengaruh era digital yang mengurangi interaksi sosial langsung. Sintesis temuan menekankan perlunya strategi pembelajaran yang holistik, kontekstual, dan berkelanjutan agar nilai karakter tidak hanya diketahui secara teoritis, tetapi juga tercermin dalam perilaku nyata siswa. Rekomendasi praktis mencakup integrasi karakter secara organik dalam pembelajaran, peningkatan kompetensi guru, pelibatan keluarga dan masyarakat, pemanfaatan proyek kolaboratif, serta evaluasi berkelanjutan terhadap efektivitas dan dampak strategi. Dengan pendekatan ini, pembelajaran berbasis karakter dapat membentuk siswa yang kompeten secara akademik sekaligus berkepribadian Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.