Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

INTERNALISASI NILAI KARAKTER DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA: KAJIAN PUSTAKA TERHADAP TEKS AJAR maqnu'ah, maidatul; maqnuah, maidatul
Reduplikasi: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia Vol 5, No 1 (2025): (Juni 2025)
Publisher : Pascasarjana, Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/rjppbi.v5i1.2715

Abstract

Pendidikan karakter menjadi bagian integral dalam sistem pendidikan Indonesia untuk membentuk generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berbudi pekerti luhur. Artikel ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis representasi nilai-nilai karakter dalam teks ajar Bahasa Indonesia sebagai bagian dari upaya internalisasi karakter dalam pembelajaran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan kajian pustaka, yang menelaah berbagai sumber tertulis seperti buku teks, jurnal ilmiah, dan dokumen kebijakan pendidikan untuk menggali bagaimana teks ajar Bahasa Indonesia menyampaikan nilai-nilai karakter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teks ajar Bahasa Indonesia memiliki potensi besar dalam menyampaikan nilai-nilai karakter seperti kejujuran, tanggung jawab, toleransi, dan kerja sama melalui berbagai bentuk teks naratif, deskriptif, dan dialogis. Meskipun demikian, terdapat tantangan dalam konsistensi penyajian nilai-nilai karakter dan keterbatasan materi bacaan yang sesuai dengan tujuan pendidikan karakter. Prospek penguatan karakter melalui teks ajar sangat besar dengan adanya inovasi penyajian materi pembelajaran yang lebih kontekstual dan relevansi yang kuat terhadap kehidupan siswa. Artikel ini menyimpulkan bahwa teks ajar Bahasa Indonesia dapat menjadi media strategis dalam mendukung pendidikan karakter yang efektif di sekolah.
EKSPLORASI KESALAHAN BERBAHASA PADA KOMUNIKASI SANTRI DALAM TATARAN MORFOLOGI Maqnuah, Maidatul
Kande : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 6 No. 1 (2025): Vol 6, No 1 (2025): Kande: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jk.v6i1.21289

Abstract

Penelitian ini membahas kesalahan morfologi dalam komunikasi santri yang berasal dari berbagai daerah. Faktor utama penyebab kesalahan berbahasa adalah pengaruh dialek daerah, penggunaan bahasa lisan informal, serta ketidaktepatan dalam afiksasi. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik observasi untuk mengumpulkan data dari percakapan santri di lingkungan pondok pesantren. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan berbahasa yang sering ditemukan meliputi penggunaan bentuk tidak baku akibat pengaruh dialek daerah, seperti "nyapuin" (seharusnya "menyapu"), penyederhanaan kata dalam bahasa lisan informal, seperti "jelasin" (seharusnya "menjelaskan"), serta kesalahan dalam afiksasi, seperti "menghapalkan" (seharusnya "menghafal"). Meskipun dalam percakapan sehari-hari bentuk tidak baku ini sering digunakan, pemahaman terhadap bahasa baku tetap penting, terutama dalam konteks akademik dan keagamaan. Dengan meningkatkan kesadaran santri terhadap kaidah bahasa Indonesia yang benar, diharapkan komunikasi mereka menjadi lebih efektif dan sesuai dengan standar kebahasaan.