Maskuri, M. Ibnu Naufal
UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Etika Narasi Komunikasi Politik Berlandaskan Ideologi Pancasila Maskuri, M. Ibnu Naufal
KONTEKSTUAL : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 4, No 1 (2025): Juni
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Universitas Bandar Lam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36448/jik.v4i1.4196

Abstract

 Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji etika narasi komunikasi politik yang berlandaskan ideologi Pancasila dalam konteks kehidupan politik di Indonesia. Pancasila, sebagai dasar negara, memiliki nilai-nilai yang dapat dijadikan pedoman dalam membangun narasi komunikasi politik yang demokratis, inklusif, dan mengedepankan keadilan sosial. Dalam penelitian ini, dilakukan analisis terhadap penerapan setiap sila dalam Pancasila dalam praktik komunikasi politik yang bertujuan untuk membentuk persepsi publik yang positif, mengurangi polarisasi, dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam proses politik. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan library research, yang mengandalkan studi pustaka, dokumen, serta berbagai referensi terkait dengan teori komunikasi politik dan ideologi Pancasila. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi politik yang beretika harus mencerminkan nilai-nilai Pancasila, seperti menghormati keberagaman, menjunjung tinggi musyawarah dan mufakat, serta memperjuangkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Implementasi etika narasi komunikasi politik berlandaskan Pancasila dapat memperkuat persatuan bangsa, meningkatkan kualitas demokrasi, dan mendorong tercapainya kesejahteraan sosial. Penelitian ini menyimpulkan bahwa setiap aktor politik, baik politisi, media, maupun masyarakat, memiliki tanggung jawab besar dalam membangun narasi yang berlandaskan Pancasila untuk menciptakan komunikasi politik yang lebih beretika. Penerapan prinsip-prinsip Pancasila dalam narasi politik dapat mengurangi ketegangan sosial dan mendorong tercapainya tujuan bersama, yaitu mewujudkan Indonesia yang adil, sejahtera, dan bersatu.  
Visual Meaning in Digital Protests: The Use of Brave Pink and Hero Green in Social Media after the August 28–30, 2025 Demonstration Maskuri, M. Ibnu Naufal
SEMIOTIKA: Jurnal Komunikasi Vol 19, No 2 (2025): SEMIOTIKA: Jurnal Komunikasi
Publisher : Universitas Bunda Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30813/s:jk.v19i2.9085

Abstract

This study discusses the visual meaning of digital protests after the August 28–30, 2025 demonstration in Indonesia, focusing on the use of Brave Pink and Hero Green colors on social media. This phenomenon shows how color functions as a medium of symbolic communication that shapes digital solidarity and collective consciousness of society. Through a qualitative approach with a visual content analysis method, this study examines how the two colors are articulated in public uploads and how their meanings are constructed and reproduced participatically in the digital space. The results showed that Brave Pink represents courage born of empathy and tenderness, while Hero Green represents hope, balance, and social vitality. The combination of the two gives birth to a visual discourse that marks a shift from confrontational protest to reflective and inclusive expression. This research confirms that color can function as a moral language that strengthens social connectedness in the digital world. Thus, the visual meaning in digital protests not only reflects the political attitudes of the community, but also shows the transformation of communication culture in the new media era.