Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Lembaga PAUD dalam Penanaman Nilai-nilai Moderasi Beragama bagi Anak Usia Dini di Kecamatan Air Periukan Kabupaten Seluma Bengkulu Andani, Fidhia; Asengki, Asengki; Meysarah, Meysarah; Liska, Titin Haji
Intelektual: Jurnal Pendidikan dan Studi Keislaman Vol. 15 No. 1 (2025): Intelektual: Jurnal Pendidikan dan Studi Keislaman
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/ji.v15i1.6748

Abstract

This study aims to describe the role of early childhood education (PAUD) institutions in instilling religious moderation values ​​in early-age students. This study uses a field research type in Mutiara Bunda PAUD, Witri State Kindergarten, Harapan Bangsa PAUD, Kusuma Wangi PAUD and Tarbiyatul Atfal PAUD, Air Periukan District, Seluma Regency, Bengkulu. The targets of this study were school principals, teachers, and education personnel. The results of the study indicate that the role of PAUD principals in decision-making is carried out through discussion; providing innovation by initiating school programs; providing motivation to teachers and students; and providing rewards. The role of teachers consists of motivating by telling stories; reminding the 5S motto, using Indonesian in schools; managing the learning environment; providing rewards; and guiding moderate attitudes. The role of educators consists of managing student admissions; preparing administration books, school programs, teacher training programs; and evaluating educational development and coaching activities in instilling religious moderation values ​​in children in schools.
Social Religious Conflict in Taufik Al-Hakim’s Short Story Iblīsu Yantaṣiru: An A.J. Greimas Narratological Analysis Angraini, Lia; Surur, Misbahus; Meysarah, Meysarah; Munir, Mubasyir; Mustofa, Arif
Nady Al-Adab : Jurnal Bahasa Arab Vol. 23 No. 1 (2026): Nady al-Adab
Publisher : Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jna.v23i1.48418

Abstract

Bahasa Indonesia: Cerpen Iblīsu Yantaṣiru karya Taufiq Al-Hakim mengisahkan seorang laki-laki saleh yang bertekad menegakkan kebenaran dan melawan kesesatan masyarakat. Akan tetapi, tekadnya akhirnya runtuh akibat godaan hawa nafsu duniawi. Narasinya disusun untuk menggambarkan pergulatan batin antara idealisme agama dan godaan materi, yang mencerminkan konflik moral yang kerap muncul di masyarakat. Alur cerita berkembang dari munculnya masalah dan tujuan sang tokoh utama hingga klimaks, yang mengungkap kegagalan spiritual akibat integritas moral yang lemah. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antartokoh dan bentuk-bentuk konflik dalam cerpen tersebut dengan menerapkan teori aktansial dan struktural fungsional AJ Greimas, menggunakan metode kualitatif deskriptif dan pendekatan naratologis. Sumber data utama adalah cerpen Iblīsu Yantaṣiru dan berbagai rujukan relevan. Data dikumpulkan melalui teknik baca, terjemah, dan catat, sedangkan analisisnya mengikuti model Miles dan Huberman: reduksi data, penyajian, dan simpulan. Analisis menunjukkan bahwa Nasik, sosok yang dikenal karena kesalehannya, adalah subjek yang ingin menebang “pohon kesesatan” demi menyelamatkan masyarakat (objek), didorong oleh keimanannya (pengirim) dan dibantu oleh kapak (penolong). Ia terhalang oleh setan dan hawa nafsunya sendiri (rintangan). Dalam kerangka struktur fungsional, Nasik gagal pada tahap transformasi karena motivasinya telah berubah dari niat tulus demi Allah menjadi hawa nafsu duniawi. Akibatnya, tujuan tidak tercapai dan masyarakat tetap dalam keadaan kebingungan.