Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Efektivitas Inovasi Media Komik “Jaker Titing” Terhadap Peningkatan Pengetahuan Dan Sikap Remaja Tentang Stunting Di Kota Padang Fitrayeni, Fitrayeni; Iffah, Uliy; Rachim, Dyan Permata
Afiasi : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 10 No. 1 (2025): Afiasi
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afiasi.v10i1.481

Abstract

Pendahuluan: Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2022 menunjukkan prevalensi stunting pada balita di Kota Padang sebesar 19,5%, sehingga melebihi target Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (11%). Salah satu upaya pencegahan adalah edukasi kesehatan bagi remaja sebagai calon orang tua agar menerapkan pola hidup sehat sejak dini. Media komik dapat menjadi sarana efektif dalam menyampaikan informasi kesehatan karena mengintegrasikan tokoh dan alur cerita, sehingga remaja dapat memahami pesan tanpa merasa digurui. Tujuan: Untuk mengetahui keefektifan inovasi media Komik “Jaker Titing” dalam meningkatkan pengetahuan santriwati Pondok Pesantren Perkampungan Minangkabau tentang stunting. Metode: Desain penelitian yang digunakan adalah eksperimental dengan rancangan penelitian quasy experiment. Model pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pre test and post test with control group design. Penelitian ini dilaksanakan di Pondok Pesantren Perkampungan Minangkabau pada bulan Juli 2024 - Desember 2024. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan rata-rata skor pada variabel pengetahuan dan sikap setelah dilakukan intervensi dibandingkan dengan sebelum intervensi. Rata-rata skor pengetahuan meningkat sebesar 42% setelah responden mendapatkan edukasi mengenai tablet tambah darah, pernikahan dini, dan informasi terkait stunting melalui media komik stunting. Selain itu, skor rata-rata sikap responden juga mengalami peningkatan sebesar 35,49% setelah diberikan edukasi yang sama. Kesimpulan: Penelitian ini membuktikan bahwa penggunaan media komik stunting memiliki pengaruh yang signifikan dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap terhadap risiko stunting. Hal ini didukung oleh nilai p-value sebesar 0,000, yang menunjukkan hubungan yang signifikan secara statistik. Dengan demikian, inovasi media komik dapat dijadikan sebagai metode edukasi yang efektif untuk meningkatkan pemahaman remaja dalam upaya pencegahan stunting.
Innovation of the Reproductive Health Class “Eskimo Class” on Adolescents’ Knowledge About Reproductive Health in Padang City Iffah, Uliy; Fitrayeni, Fitrayeni; Rachim, Dyan Permata; Rahmadhini, Zikra; Hayfa Syafiyyah, Nasywa
Indonesian Health Journal Vol. 4 No. 2 (2025): Indonesian Health Journal
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/ihj.v4i2.682

Abstract

Introduction: Adolescence is the time between childhood and maturity, usually between the ages of 10 and 19 years. According to the Data and Information Center of the Indonesian Ministry of Health, the number of adolescents in Indonesia is estimated at around 45.35 million people, or about a quarter of the total population. In Padang City itself, the number of adolescents reached 178,402 people. The adolescent age group is at high risk for reproductive health problems including premarital sexual behavior, drugs and even HIV/AIDS. The government has paid attention to adolescent problems by establishing the Adolescent Health Care Service (PKPR) program at health centers. The results of the evaluation of the PKPR Program in 2016 in the Andalas Health Center Working Area of Padang City showed that this program had not been implemented optimally. Therefore, it is necessary to carry out innovations related to reproductive health in adolescents in the form of the establishment of a Comprehensive Reproductive Health Class (Eskimo Class). Objective: To determine the effectiveness of Eksimo Class in increasing adolescent knowledge about reproductive health. Method: The research design used was a quasi-experimental with a one group before and after design. In this research design, the sample will be given a pre-test first, then given an intervention, and a post-test in 1 group without a control group. The study was conducted in April-November 2024 in the Andalas Health Center Working Area, Padang City. Results: An average of 17.21, or about 81.9%, was the students' knowledge of reproductive health prior to receiving health education, and 18.13, or approximately 86.3%, was the students' knowledge afterwards. Conclusion: The Asymp value was derived from the statistical test.  Sig 0.051 > ?0.05 so it is concluded that there is no effect of health education on the level of adolescent knowledge about reproductive health because the average value before and after the intervention only increased by 4.4%.