Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERAN IMPOSTOR SYNDROME TERHADAP KESEJAHTERAAN KARYAWAN GENERASI Z Prettycia, Thasya; Aurelia, Nichole; Fahlevi, Reza
Jurnal Psimawa : Diskursus Ilmu Psikologi dan Pendidikan Vol 8 No 1 (2025): EDISI 13
Publisher : Prodi Psikologi- Fakultas Psikologi & Humaniora - Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/jp.v8i1.6006

Abstract

Dalam era modern saat ini, karyawan Generasi Z dihadapkan dengan berbagai tantangan psikologis dalam dunia kerja, salah satunya Impostor Syndrome. Kondisi ini membuat individu merasa ragu terhadap kemampuan diri serta merasa tidak layak meskipun terdapat bukti objektif terkait kemampuannya. Perasaan ragu dan ketidaklayakan ini dapat menghambat karyawan dalam mengekspresikan potensi terbaiknya serta menyebabkan kecemasan dan stres yang berkepanjangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Impostor Syndrome terhadap Kesejahteraan Kerja pada karyawan Generasi Z. Pendekatan kuantitatif digunakan melalui metode survei, dengan 200 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berada pada kategori kesejahteraan kerja sedang (57,0%) dan mengalami Impostor Syndrome dengan tingkat yang sama (55,0%). Berdasarkan analisis regresi linier sederhana, Impostor Syndrome tidak berpengaruh signifikan terhadap kesejahteraan kerja, dengan p sebesar 0,357 (p > 0,05). Meskipun tidak signifikan secara statistik, Impostor Syndrome tetap dapat berdampak negatif secara psikologis, seperti menurunkan rasa percaya diri, meningkatkan stres, dan mengganggu kepuasan kerja. Temuan ini mengindikasikan bahwa Impostor Syndrome bukanlah faktor yang mempengaruhi kesejahteraan kerja, melainkan faktor lain seperti lingkungan kerja berupa dukungan sosial, dan resiliensi.
Hubungan antara Psychological Capital dengan Workplace Wellbeing pada Karyawan Generasi Z Aurelia, Nichole; Basaria, Debora; Fahlevi, Reza
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.5762

Abstract

Generasi Z merupakan kelompok yang hadir pada tahun 1997 sampai dengan 2012, generasi Z dikatakan bahwa mempunyai kepribadian yang tidak sama dengan generasi sebelumnya dan dijelaskan bahwa generasi ini lebih memprioritaskan keseimbangan antara kehidupan kerja dengan pribadi dan juga kepuasan kerja. Psychological Capital yang meliputi dimensi harapan, optimisme, resiliensi, dan efikasi diri, dianggap dalam meningkatkan kesejahteraan di tempat kerja atau Workplace Wellbeing. Data dikumpulkan melalui survei dari karyawan Generasi Z di berbagai perusahaan dengan menggunakan teknik convenience sampling dan 150 orang yang berpartisipasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya korelasi positif antara PsyCap dengan Workplace Wellbeing, yang mencakup kepuasan kerja, keseimbangan kerja-hidup, dan kesehatan mental dengan P-Value < 0.001. Analisis Spearman's rho menunjukkan koefisien korelasi sebesar 0.190. Manfaat dari penelitian ini dapat bermanfaat sebagai pengetahuan dalam lingkungan yang membantu kesejahteraan dengan Psychological Capital. Khususnya Generasi Z hasil penelitian ini dapat meningkatkan pemahaman tentang pentingnya seperti efikasi diri, optimisme, harapan, dan resiliensi dalam menjaga kesejahteraan.