Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan Kesadaran PHBS Rumah Tangga Melalui Program SEJAGAT (Sejam Jaga Kesehatan dan Kebersihan Tepat) Sebagai Upaya Preventif Penyakit Diare di Wilayah Pemukiman RW 13 Kelurahan Cipedes Laferani, Yuni; Azahra, Amelia; Hidayah, Hana Humaira; Nurrobbani, Naila; Batubara, Angelica Kezya Mutiara Sesa; Awalyah, Tika Iswandari; Oktaviani, Gita Suci
Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol 3, No 4 (2025): May
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.15532274

Abstract

Diarrhea cases are still one of the significant environmental health problems in Cipedes Village, Tasikmalaya City. Based on data from the Cipedes Health Center in 2024, there were 513 cases of diarrhea, exceeding the annual target set. The low practice of Clean and Healthy Living Behavior (PHBS) in households is the main factor causing the high number. The SEJAGAT (Sejam Jaga Kebersihan dan Kesehatan Tepat) program is designed as an educational intervention to increase awareness and practice of PHBS in the community. This study uses a quantitative and qualitative descriptive approach with data collection techniques through questionnaires and field observations of 264 heads of families or wives who represent them. The results of the study showed that most people have access to clean water and toilet facilities, but there are still shortcomings in terms of knowledge about the steps for washing hands with soap, making oralit, and the importance of health education. The implementation of the SEJAGAT program was able to improve PHBS practices such as washing hands, maintaining food hygiene, and drinking water treatment, thus contributing to efforts to reduce the incidence of diarrhea in the area.
Gambaran Surveilans Campak di Wilayah Kerja Puskesmas Sambongpari Kota Tasikmalaya Tahun 2026 ‘Ula, Nasfa Sabilatul; Ramadanti, Asma Nadia; Nurismaniar, Isma; Nurrobbani, Naila; Nurani, Ratna; Fitri, Gita Nur; Yutanti, Wulan Tri
JURNAL ILMIAH NUSANTARA Vol. 3 No. 3 (2026): Mei
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jinu.v3i3.9771

Abstract

Campak merupakan penyakit infeksi dengan tingkat penularan tinggi yang hingga kini masih menjadi masalah kesehatan masyarakat, terutama pada wilayah dengan cakupan imunisasi yang belum optimal. Pada periode Januari hingga Maret 2026, tercatat sebanyak 18 kasus campak di wilayah kerja Puskesmas Sambongpari Kota Tasikmalaya, sehingga diperlukan penguatan sistem surveilans epidemiologi. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pelaksanaan surveilans campak di tingkat pelayanan kesehatan primer. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan telaah dokumen. Analisis data dilakukan menggunakan pendekatan sistem yang mencakup komponen input, proses, dan output. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan surveilans telah berjalan sesuai dengan pedoman yang berlaku serta didukung oleh ketersediaan sumber daya, sarana prasarana, dan kebijakan, meskipun masih diperlukan optimalisasi dalam distribusi beban kerja. Kegiatan surveilans meliputi pengumpulan data, penyelidikan epidemiologi, analisis menggunakan SKDR, serta pelaporan yang dilakukan secara terstruktur. Upaya peningkatan kapasitas petugas, penyediaan sarana prasarana, dan penguatan partisipasi masyarakat diperlukan untuk meningkatkan efektivitas surveilans.