Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pelatihan Keterampilan Kewirausahaan Terhadap Anak Sekolah Dasar di Kelurahan Sukorejo Melalui Pembuatan Gelang Manik Ahmad Agung Setya Budi; Maulia Kusuma Wardhani; Fadilla Amarani Shola; Eka Vasia Anggis
Solusi Bersama : Jurnal Pengabdian dan Kesejahteraan Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2024): November : Solusi Bersama : Jurnal Pengabdian dan Kesejahteraan Masyarakat
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/solusibersama.v1i4.359

Abstract

Education becomes a crutch in the lives of individuals and countries. Apart from transferring knowledge to other individuals, education also includes the development of character, attitudes and skills. One of the skills that today needs to be developed is entrepreneurial skills. Entrepreneurship education needs to be instilled in every individual as early as possible. This article will focus on a discussion regarding providing entrepreneurship training to children in Sukorejo Village, as an effort to instill an entrepreneurial spirit in children. The training methods provided include providing training facilities in the form of equipment and materials, demonstrations on making bracelets from beads, and mentoring. The results of this training can provide children with an understanding regarding the importance of entrepreneurial awareness and can foster an entrepreneurial spirit in children in Sukorejo Village
Kawin Paksa Dalam Perspektif Hukum Islam Dan Konteks Kajian Hak Asasi Manusia Ahmad Agung Setya Budi
Jurnal Dunia Ilmu Hukum (JURDIKUM) Vol. 1 No. 2 (2023): JURDIKUM - DESEMBER
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/jurdikum.v1i2.168

Abstract

Perkawinan adalah ikatan sosial yang mengakui hubungan antara pria dan wanita, meliputi aspek seksual, pembentukan keluarga, dan pembagian tugas suami-istri. Fungsi penting perkawinan termasuk menumbuhkan kasih sayang, memberikan rasa aman, tujuan, kebersamaan, status sosial, dan pembelajaran moral. Dalam Islam, pernikahan adalah upacara sakral yang mengikat dua individu sesuai ajaran Islam. Tujuan pernikahan dalam Islam meliputi mengamalkan ajaran Rasulullah, mendekatkan diri kepada Allah, mencegah zina, membentuk keluarga yang bahagia, dan mendapatkan keturunan. Hak asasi manusia adalah hak-hak yang melekat pada individu karena keberadaannya sebagai manusia, bersifat universal, dan tidak dapat dicabut. Melindungi hak asasi manusia merupakan kewajiban hukum baik dalam konteks politik, hukum, maupun sosial. Kawin paksa bertentangan dengan prinsip hak asasi manusia karena melanggar kebebasan memilih pasangan. Dalam hukum Islam, kawin paksa dianggap tidak sah dan dapat dinyatakan batal. Perlindungan terhadap individu juga dijamin dalam hukum internasional. Islam memberikan pentingnya terhadap hak-hak dasar perempuan dalam pernikahan. Kehadiran Islam membawa perubahan signifikan dalam hak-hak perempuan, termasuk kebebasan memilih pasangan. Dalam Islam, perempuan memiliki hak untuk menentukan persetujuannya dalam pernikahan, sehingga perkawinan yang dilakukan dengan paksa dianggap melanggar prinsip-prinsip agama