Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Membumikan Al Qur’an Sejak Dini Afifah, Anis
Ibriez : Jurnal Kependidikan Dasar Islam Berbasis Sains Vol 3 No 1 (2018): Pendidikan Dasar dan Keislaman
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (392.741 KB) | DOI: 10.21154/ibriez.v3i1.40

Abstract

Al-qur’an sebagai pedoman bagi umat Islam hendaknya dipelajari secara kontekstual, bukan sekedar membaca, menulis, dan menghafal secara tekstual. Sebagai pedoman, Al-Qur’an mencakup segala sesuatu yang ada di muka bumi ini baik yang bersifat sosial maupun alam. Dengan mempelajari ilmu sosial dan ilmu alam diharapkan manusia dapat menjadi bertaqwa terhadap Allah SWT dengan melaksanakan segala ketentuan dalam Al Qur’an. Pelaksanaan pembelajaran Al-Qur’an secara terpisah dengan ilmu yang lain mengakibatkan Al-Qur’an hanya dipelajari secara tekstual oleh anak. Pembelajaran terpadu tipe webbed menjadi salah satu alternatif yang diberikan oleh penulis untuk mengatasi permasalahan tersebut. Penelitian awal dari penelitian ini menggunakan hasil observasi empiris dan dokumentasi pembelajaran yang ada di sekolah tingkat dasar di Indonesia. Secara teoritis direplikasikan melalui pencarian terkait dengan pembelajaran terpadu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) Membumikan Al-qur’an sejak dini dapat dilaksanakan melalui pengintegrasian dan pengkoneksian al-Qur’an dengan mata pelajaran IPA, IPS, Bahasa Indonesia, PKn, SBdP, Matematika, Pendidikan Jasmani,  Fiqih, Akidah, Sejarah Islam dan Bahasa Arab di sekolah tingkat dasar 2) Desain pembelajaran terpadu tipe webbed dengan strategi pembelajaran inquiry meliputi kegiatan menentukan masalah, menentukan pertanyaan penelitian, mengajukan hipotesis, mengumpulkan data, menganalisis dan menyimpulkan. Kata Kunci : pembelajaran inquiry,  Al-Qur’an, terpadu, tematik integratif, siklus air.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN SUMBER ENERGI DENGAN MODEL KOOPERATIF TIPE TEAM GAMES TOURNAMENT UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS III SEKOLAH DASAR Afifah, Anis
Jurnal Review Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian Vol 2, No 1 (2016): Vol. 2 No. 1 Januari 2016
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrpd.v2n1.p71-77

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan perangkat pembelajaran yang layak digunakan untuk pembelajaran. Kelayakan dapat dilihat dari validitas, kepraktisan, serta keefektifan dari perangkat pembelajaran yang telah dikembangkan.Jenis penelitian adalah penelitian pengembangan. Model pengembangan yang digunakan adalah  four-D Models yang telah direduksi. Reduksi yang dilakukan antara lain penyederhanaan tahap-tahap pengembangan yaitu tahap pendefinisian (define), tahap perancangan (design) dan tahap pengembangan (develop), sedang tahap penyebaran (desiminate) tidak dilaksanakan. Subjek penelitian adalah siswa kelas III di SDN 2 Kertosari dan SD Tarbiyatul Islam dengan desain eksperimen one group pretest posttest design. Metode Pengumpulan data meliputi validitas, observasi dan tes. Analisis data menggunakan persentase, uji t berpasangan dan anava. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Kevalidan perangkat yang dikembangkan berkategori baik. 2) Kepraktisan perangkat pembelajaran berkategori sangat baik  3) Keefektifan perangkat ditinjau dari respon siswa menunjukkan persentase respon sangat baik terhadap pembelajaran, ditinjau dari aktivitas siswa menunjukkan persentase aktivitas sangat baik dalam pembelajaran, dan ditinjau hasil analisis  uji t berpasangan menunjukkan terdapat peningkatan hasil belajar siswa. Dengan uji anava diketahui bahwa hasil belajar semua kelas implementasi menggunakan perangkat yang dikembangkan konsisten. Berdasarkan hasil tersebut maka dapat disimpulkan bahwa perangkat yang dihasilkan layak untuk diterapkan pada pembelajaran karena telah memenuhi tiga kriteria yaitu kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan.
Peran Orang Tua dalam Mendukung Pencapaian Kompetensi Keterampilan Siswa pada Pembelajaran Daring selama Pandemi Covid-19 Effiana Cahya Ningrum; Anis Afifah
AL-THIFL : Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol. 1 No. 2 (2021): Pembelajaran di Sekolah Dasar pada Era Pandemi 2019
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (533.549 KB) | DOI: 10.21154/thifl.v1i2.126

Abstract

Peran orang tua sebagai motivator, pembimbing, dan fasilitator sangat penting walaupun kegiatan belajar dilaksanakan dari rumah terutama untuk mendukung pencapaian kompetensi keterampilan siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Metode penelitian yang digunakan yaitu fenomenologi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran orang tua sebagai motivator dalam mendukung pencapaian kompetensi keterampilan siswa pada pembelajaran daring di kelas I SDN Blimbing Gudo Jombang selama pandemi Covid-19. Tujuan kedua yaitu untuk mendeskripsikan peran orang tua sebagai pembimbing dalam mendukung pencapaian kompetensi keterampilan siswa pada pembelajaran daring di kelas I SDN Blimbing Gudo Jombang selama pandemi Covid-19. Tujuan ketiga yaitu untuk mendeskripsikan peran orang tua sebagai fasilitator dalam mendukung pencapaian kompetensi keterampilan siswa pada pembelajaran daring di kelas I SDN Blimbing Gudo Jombang selama pandemi Covid-19. Hasil penelitian menyatakan bahwa peran orang tua dalam mendukung pencapaian kompetensi keterampilan siswa kelas I dalam pembelajaran daring selama pandemi Covid-19 yang dilakukan di SDN Blimbing Gudo Jombang dalam kategori cukup baik. Meskipun ada hambatan yang dialami para orang tua yang berimbas pada pencapaian kompetensi keterampilan siswa.
KOMPARASI MOTIVASI BELAJAR IPA BERDASARKAN PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN EXAMPLE NON EXAMPLE BERBANTUAN MEDIA MIND MAPPING PADA SISWA KELAS IV DI MI MA’ARIF NGRUPIT JENANGAN PONOROGO TAHUN AJARAN 2021/2022 Ardiyana Trining Tiyas; Anis Afifah
AL-THIFL : Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol. 3 No. 1 (2023): Pengembangan Literasi Bahasa dan Matematika di Jenjang Pendidikan Dasar
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/thifl.v3i1.1582

Abstract

Pembelajaran IPA yang dilakukan di kelas IV MI Ma’arif Ngrupit diketahui adanya motivasi belajar siswa yang rendah. Salah satu faktornya yaitu belum adanya penerapan model pembelajaran yang inovatif. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan model pembelajaran Example Non Example berbantuan media Mind Mapping. Model dan media yang digunakan bertujuan agar pembelajaran yang dilakukan terkesan menarik sehingga dapat memacu motivasi siswa untuk belajar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana motivasi belajar siswa yang menggunakan dan tanpa menggunakan model pembelajaran Example Non Example berbantuan media Mind Mapping, serta mengetahui ada tidaknya perbedaan motivasi belajar siswa secara signifikan antara yang menggunakan dengan tanpa menggunakan model pembelajaran Example Non Example berbantuan media Mind Mapping. Metode yang digunakan adalah kuantitatif eksperimen, dengan sampel sejumlah 51 siswa. Sampel tersebut berasal dari dua kelas yaitu kelas IV A dengan jumlah 25 siswa sebagai kelas kontrol dan kelas IV B dengan jumlah 26 siswa sebagai kelas eksperimen. Hasil pada penelitian ini menunjukkan motivasi belajar siswa yang menggunakan dan tanpa menggunakan model pembelajaran Example Non Example berbantuan media Mind Mapping memiliki kategori cukup. Analisis data penelitian ini menggunakan t-test uji beda dua mean independen. Hasilnya terdapat perbedaan motivasi belajar siswa antara kelas kontrol dan kelas eksperimen yang ditunjukkan dengan skor rata-rata posttest kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol yaitu 107,00 > 95,00. Kemudian, berdasarkan pengujian hipotesis diketahui bahwa nilai t pada equal variances assumed adalah 4,337 dengan sig. 0,000, yang menunjukkan nilai sig. 0,000 < 0,05.
Pengembangan Lembar Kerja Siswa Berbasis Team Game Tournament Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Pada Mata Pelajaran Matematika Kelas V Alifia Mutia Rafifah; Anis Afifah
AL-THIFL : Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol. 4 No. 2 (2024): Pola Pembelajaran di Sekolah Untuk menumbuhkan Karakter Positif
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/thifl.v4i2.3994

Abstract

The development of Team Game Tournament-based student worksheets in theMathematics subject on fraction calculation operations was developed becauseinnovation was needed in creating a fun learning concept. Therefore, thisresearch aims to produce TGT-based student worksheets, to find out theeffectiveness of using TGT-based student worksheets on learning outcomes.This type of research is Research and Development (R&amp;D) with the ADDIEstages applied to the VB MIN 7 Magetan class. The research results forproduct feasibility from validation by two validators are presented indescriptive analysis with the feasible category. In the instrument, users aredeclared eligible to obtain an average percentage of 82%. Meanwhile, theeffectiveness of TGT-based Student Worksheets on learning outcomes wascalculated using the N-Gain Score, getting an average of 0.74 with a highclassification, while the average of the N-Gain Percent was 73.86 with a fairlyeffective classification.
Relevansi Konsep Pendidikan Akhlak Dalam Kitab Taisirul Khalaq Dengan Materi Ajar Akidah Akhlak Di Madrasah Ibtidaiyah Bella Dwi Latifa Arifin; Sri Rani Masruroh; Anis Afifah
Excelencia: Journal of Islamic Education & Management Vol. 3 No. 02 (2023): Excelencia: Journal of Islamic Education & Management
Publisher : Pascasarjana IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/excelencia.v3i02.2533

Abstract

Pendidikan akhlak sebagai prinsip dasar dan keutamaan sikap serta watak yang harus dimiliki oleh manusia. Pendidikan akhlak penting untuk diajarkan kepada anak usia dini supaya menjadi generasi yang berakhlak mulia, karena usia dini merupakan waktu yang tepat untuk memberikan rangsangan positif kepada anak. Penelitian ini dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif berupa penelitian perpustakaan (library research). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui relevansi konsep akhlak pada kitab Tahsirul Kholaq dengan pendidikan akhlak di Madrasah Ibtidaiyah. Dalam kitab Taisirul Khalaq karya Hafidz Hasan Al-Mas’udi yang menjelaskan pendidikan akhlak terbagi menjadi 31 bab. Terdapat aspek akhlak terpuji (mahmudah) dan menghindari akhlak tercela (madzmumah) pada bab : kerukunan, persaudaraan, tata krama makan dan minum, adab menghadiri masjid, kejujuran, amanah, dermawan, rendah hati sombong dan marah yang relevan dengan pendidikan akhlak di Madrasah Ibtidaiyah.
Kesiapan Guru untuk Mengimplementasikan Kurikulum Merdeka di Satuan Pendidikan Anis Afifah; Afrida Kharis Suah Ai Yoga; Bella Dwi Latifa Arifin; Binti Alfi Laila Nur Ashikin
Excelencia: Journal of Islamic Education & Management Vol. 5 No. 1 (2025): Excelencia: Journal of Islamic Education & Management
Publisher : Pascasarjana IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/excelencia.v5i01.4498

Abstract

Penelitian dilatarbelakangi oleh kebijakan pemerintah tentang implementasi kurikulum merdeka sebagai penyempurna kurikulum 2013. Dengan adanya penerepan Kurikulum merdeka, setiap guru mempunyai kesiapan yang beragam. Kesiapan setiap guru belum tentu maksimal, karena dalam implementasi kurikulum merdeka tentu terdapat hal-hal yang menghambat terlaksananya kurikulum merdeka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesiapan guru di Madrasah Ibtidaiyah Negeri 3 Ponorogo dalam implementasi kurikulum merdeka. Hasil data penelitian berupa analisis data dengan narasumber Bapak/Ibu guru di Madrasah Ibtidaiyah Negeri 3 Ponorogo. Penelitian ini dilaksanakan menggunakan dua metode yaitu metode deskriptif dan metode kualitatif. Interviu dilakukan dengan empat guru dari kelas rendah dan kelas tinggi. Point yang diinterviu adalah presepsi, upaya, kendala, dan harapan guru pada implementasi kurikulum merdeka. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kesiapan guru dalam implementasi kurikulum merdeka belum maksimal di Madrasah Ibtidaiyah Negeri 3 Ponorogo.
Development of a Supplementary Geometry Book Integrating Realistic Mathematics Education and Reog Ponorogo Ethnomathematics to Improve Elementary Students’ Numeracy Literacy Ulum Fatmahanik; Anis Afifah; Hanin Niswatul Fauziah; Martinez David
Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI Vol. 12 No. 1 (2025): June 2025
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/al.ibtida.snj.v12i1.20103

Abstract

AbstractThis study presents the development of a supplementary geometry book for elementary students by integrating Reog Ponorogo ethnomathematics into the Realistic Mathematics Education (RME) approach to enhance numeracy literacy. The research employed a Research and Development (R&D) methodology using the ADDIE model (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Validation instruments involved expert evaluations in content, pedagogy, media, and language, alongside practicality questionnaires and numeracy literacy assessments. The developed book achieved high validity across expert domains: 89.8% (content), 91% (media), 94% (learning), and 90% (language). Student response also indicated high practicality (82.3%). A one-sample t-test and N-gain analysis showed a significant improvement in numeracy literacy, with an N-gain score of 0.6461 (categorized as moderate), reflecting a “quite effective” level. These findings suggest that incorporating ethnomathematical elements from local culture within an RME framework can provide meaningful, contextual learning experiences and foster mathematical understanding in early-grade students.Keywords: supplementary books, realistic mathematics education, ethnomathematics, numeracy literacy.AbstrakPenelitian ini menyajikan pengembangan buku suplemen geometri untuk siswa sekolah dasar dengan mengintegrasikan etnomatematika Reog Ponorogo ke dalam pendekatan Pendidikan Matematika Realistik (RME) untuk meningkatkan literasi numerasi. Penelitian ini menggunakan metodologi Penelitian dan Pengembangan (R&D) dengan menggunakan model ADDIE (Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, Evaluasi). Instrumen validasi melibatkan evaluasi ahli dalam konten, pedagogi, media, dan bahasa, di samping kuesioner praktikalitas dan penilaian literasi numerasi. Buku yang dikembangkan mencapai validitas tinggi di seluruh domain ahli: 89,8% (konten), 91% (media), 94% (pembelajaran), dan 90% (bahasa). Respon siswa juga menunjukkan kepraktisan tinggi (82,3%). Uji-t satu sampel dan analisis N-gain menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam literasi numerasi, dengan skor N-gain sebesar 0,6461 (dikategorikan sebagai sedang), yang mencerminkan tingkat "cukup efektif". Temuan ini menunjukkan bahwa menggabungkan unsur-unsur etnomatematika dari budaya lokal dalam kerangka RME dapat memberikan pengalaman belajar yang bermakna dan kontekstual serta menumbuhkan pemahaman matematika pada siswa kelas awal.Kata kunci: buku suplemen, realistic mathematics education, etnomatematika, literasi numerasi.
Efektivitas Model Group Investigation Berbantuan Media Magic Solution Box Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Kelas V Dalam Mata Pelajaran Matematika Durrotun Nasihah; Anis Afifah
AL-THIFL : Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/thifl.v6i1.5671

Abstract

National Council of Teachers of Mathematics menyatakan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematika merupakan salah satu standar kemampuan yang harus dimiliki oleh siswa. Namun, banyak siswa yang tidak mampu memahami soal, kesulitan merencanakan bagaimana strategi atau rumus dalam penyelesaian soal. Dalam upaya mengatasi permasalahan tersebut peneliti melakukan penelitian terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa dengan menggunakan model pembelajaran model group investigation berbantuan media magic solution box. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang menggunakan model pembelajaran group investigation berbantuan media magic solution box dengan yang menggunakan model direct learning; (2) efektivitas model pembelajaran group investigation berbantuan media magic solution box terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif jenis quasi experiment (Non-equivalent Control Group Design). Teknik pengumpulan data menggunakan tes. Pengambilan sampel menggunakan teknik sampling jenuh, yaitu terdiri dari kelas V A sebagai kelas eksperimen dan kelas B sebagai kelas kontrol. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan uji hipotesis uji independent sampel t- test dan uji N-Gain. Hasil analisa menunjukkan bahwa: (1) Hasil uji independent sample t-test diperoleh nilai post-test kelas eksperimen dan kontrol pada signifikansi (2-tailed) sebesar 0,000 yang kurang dari 0.05 maka terdapat perbedaan yang signifikan antara kemampuan pemecahan masalah siswa yang menggunakan model pembelajaran group investigation berbantuan media magic solution box dengan yang menggunakan model pembelajaran direct learning. (2) Hasil uji N-Gain% pada kelas eksperimen rata-rata sebesar 76.02% termasuk kriteria efektif, sedangkan pada kelas kontrol menunjukkan rata-rata nilai N-Gain sebesar 39,37% termasuk ke dalam kriteria tidak efektif.
Discovering the Presence of Fathers: A Study on Fathers’ Involvement in Childcare in Madiun Residency Evi Muafiah; Anis Afifah; Lutfiana Dwi Mayasari; Ahmad Mujib
Ascarya: Journal of Islamic Science, Culture, and Social Studies Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Alumni dan Santri Mahyajatul Qurro'

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53754/2ftev555

Abstract

The evolving understanding of fatherhood has drawn increasing scholarly attention to paternal involvement as a key dimension of child development. In Indonesia, cultural expectations and economic pressures often restrict fathers’ direct participation in daily childcare, raising questions about how they negotiate their presence and involvement under such conditions. This study explores the nature of father involvement in the Madiun Residency, addressing the gap in understanding how limited physical time may be balanced by the quality of interaction. Using a mixed-methods design, quantitative data on the amount of daily father–child interaction were combined with qualitative interviews exploring fathers’ perceptions, emotional engagement, and caregiving styles. The analysis examined how time and quality relate to children’s developmental outcomes. The findings indicate that while physical interaction time is relatively limited, quality engagement plays a crucial role in supporting emotional and social development, whereas physical development correlates more directly with time spent together. Three typologies of fathering have been identified: permissive, democratic, and democratic–permissive. Each typology represents a distinct approach to paternal involvement and responsiveness, particularly within the constraints of time. The study concludes that effective paternal involvement in contemporary Indonesian families extends beyond the dimension of duration and is better understood through the quality, emotional resonance, and intentionality of fathers’ interactions with their children. These insights have practical implications for family education and policy initiatives aimed at strengthening meaningful father–child relationships.