Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan Nilai-nilai Pancasila Dalam Kehidupan Sehari-hari Rudiyanto; Nayla S Lestari; Qonita Syamila Q; Aisyah Asiyah; Azahrah Tsaniya Maualani; Adhwa Fadhiyah; Ira Fauzhia; Wildan Zakaria; Fajri Agustian Nurfachri; Muhamad Salik Ruqy; Muhammad Akbar Septiansyah Gojali; Dian Herdiana
Gudang Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): Juli
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjpm.v3i2.1603

Abstract

Pancasila merupakan asas yang dipegang tegus oleh bangsa Indonesia dalam menjalani kehidupannya sebagai warga negara. Pancasila mengatur bagaimana seorang warga negara bermasyarakat dalam lingkungannya, pancasila mengatur bagaimana pemerintah itu harus dijalankan demi mensejahterakan rakyat. Didalam pancasila ada berbagai aspek yang yang bisa diterapkan oleh seorang warga negara, seperti warga negara itu harus menjunjung keadilan, warga negara itu harus mampu berkontribusi dalam membangun bangsa dengan cara belajar dengan sungguh-sungguh. Maka dari itu pentingnya sekiranya untuk memberikan pemahaman kepada setiap warga negara sejak dini untuk bisa mengimplementasikan nilai-nilai yang terkandung dalam pancasila. Salah satu cara untuk memberikan pemahaman kepada setiap warga negara akan pentingnya menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-harinya adalah dengan Sosialisasi dan pengenalan sejak dini, hal itulah yang telah kami lakukan. Pada kegiatan sosialisasi tersebut kami membuat beberapa kegiatan, diantaranya kegiatan upacara bendera, dengan tujuan untuk menumbuhkan rasa cinta dan bangga terhadap tanah air. Yang kedua adalah Sholat Duha Bersama dengan tujuan untuk menumbuhkan nilai-nilai keimanan dan ketuhanan dalam diri mereka, dan hal ini sesuai dengan sila pertama. Ketiga pemberian materi kepada para siswa tentang nilai-nilai Pancasila.
Investasi Bodong Berkedok Kerja Sama: Wanprestasi dalam Perjanjian Penanaman Modal Usaha Kecil Aisyah Asiyah; Dian Octavia; Suci Nurhamidah
Hukum Inovatif : Jurnal Ilmu Hukum Sosial dan Humaniora Vol. 3 No. 3 (2026): Hukum Inovatif : Jurnal Ilmu Hukum Sosial dan Humaniora
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/humif.v3i3.3271

Abstract

This study examines fraudulent investment practices disguised as small-scale business investment cooperation agreements, focusing on aspects of breach of contract (wanprestasi), the validity of agreements, investor losses, as well as legal protection and dispute resolution mechanisms. This research employs a normative juridical method with a descriptive-analytical approach through library research on various laws and regulations, legal doctrines, and relevant literature. The findings show that fraudulent investment practices are generally packaged in cooperation agreements that appear formally valid and meet administrative requirements; however, substantively they are not based on good faith and often contain elements of misleading information. This condition results in breaches of contract that cause both material and immaterial losses to investors and has the potential to lead to legal disputes between the parties. Legal protection for investors can be provided through preventive mechanisms such as regulation and supervision, as well as repressive mechanisms through law enforcement. Meanwhile, dispute resolution can be carried out through negotiation, mediation, arbitration, or civil litigation in court in accordance with applicable legal provisions. Therefore, caution is required in the drafting and implementation of investment agreements to avoid harming any party and to ensure legal certainty and the creation of a healthy, safe, and fair investment climate for all parties involved, including strengthening public legal literacy on an ongoing basis and being oriented toward investor protection.