Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEMANDIRIAN LANSIA DALAM PEMENUHAN AKTIVITAS SEHARI HARI DI DUSUN II PAKKAT TORUAN DESA PAKKAT KECAMATAN DOLOKSANGGUL KABUPATEN HUMBANG HASUNDUTAN TAHUN 2024 Simanjuntak, Meri Lestari; Hutagaol, Dewi; Sihite, Helprida; Purba, Marta; Manullang, Gresia
Jurnal STIKes Kesehatan Baru Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Medika Kesehatan Baru
Publisher : Sekolaah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Kesehatan Baru Doloksanggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70751/stikeskbdoloksanggul.v3i1.98

Abstract

Lansia adalah seseorang yang memasuki usia 60 tahun keatas. Lansia dikatakan sebagai tahap perkembangan daur kehidupan manusia perlahan-lahan kemampuan jaringan untuk memperbaiki kerusakan yang diderita. Dukungan keluarga merupakan suatu sikap, tindakan dan penerimaan keluarga terhadap penderita yang sakit. Tujuan Penelitian untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kemandirian lansia dalam pemenuhan aktivitas sehari hari di Dusun II Pakkat Toruan Desa Pakkat Kecamatan Doloksanggul Kabupaten Humbang Hasundutan Tahun 2024. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode deskriptif analitik. Dilaksanakan bulan Maret-Mei 2024 di Dusun II Pakkat Toruan Desa Pakkat Kecamatan Doloksanggul Kabupaten Humbang Hasundutan Tahun 2024. Populasi dalam penelitian adalah lansia dan pengambilan sampel dengan teknik accidental sampling sebanyak 47 orang. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner. Hasil penelitian diperoleh sebagai besar responden dikategorikan memiliki kemandirian lansia dalam pemenuhan aktivitas seharihari yang dibantu sebanyak 26 responden dan sebanyak 21 responden dikategorikan memiliki kemandirian mandiri. Hasil Analisa bivariat menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara kesehatan fisik, dukungan keluarga dan pola tempat tinggal terhadap kemandirian lansia dalam pemenuhan aktivitas sehari-hari dengan nilai pvalue < 0,10. Diharapkan pada responden agar lebih mempelajari dan meningkatkan dukungan keluarga dalam pemenuhan aktivitas sehari-hari pada lansia serta menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat dan mengikuti program posyandu lansia untuk membantu menjaga kesehatan fisik lansia.
The Relationship Self-Efficacy and Treatment Compliance in Chronic Kidney Failure Patients at Hospital Siregar, Pinondang Hotria; Manurung, Melva Epy Mardiana; Hutagaol, Dewi
International Journal of Multidisciplinary Sciences and Arts Vol. 5 No. 1 (2026): International Journal of Multidisciplinary Sciences and Arts, Article January 2
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/ijmdsa.v5i1.7982

Abstract

Chronic Kidney Disease (CKD) is a disease that occurs due to complete or partial kidney damage. The impact of this kidney failure is the inability to filter kidneys, so treatment methods include hemodialysis and fluid restriction. Objective: This study aimed to determine the relationship between self-efficacy and medication adherence in patients with chronic kidney disease (CKD). This study used a quantitative descriptive cross-sectional study design. The sampling technique used a total sampling of 33 respondents using Spearman's analysis. Results: The self-efficacy of CKD patients at Djasamen Saragih Regional Hospital with HD durations of <1 year was shown to be moderate, 21.2% (7) had high self-efficacy, and 12.1% (4) had low self-efficacy. The majority of CKD patients undergoing HD durations of <1 year (97%) were compliant with medication, while 3% (1) were non-compliant. The 2-tailed significance value (Significant) is 0.853 > 0.05, thus it can be concluded that there is no relationship between self-efficacy and treatment adherence in chronic kidney disease (CKD) patients at Djasamen Saragih Regional General Hospital, Pematang Siantar. Healthcare workers are expected to continue providing counseling to improve the self-efficacy of chronic kidney disease (CKD) patients and to encourage families to continue providing support, motivation, and communication to patients undergoing hemodialysis.