Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi dan Upaya yang Dilakukan oleh BPJS Ketenagakerjaan Kota Medan Dalam Meningkatkan Kualitas dan Kuantitas Peserta BPJS Ketenagakerjaan di Kota Medan Siburian, Ruth Evelonia Hariani
Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial Vol 2, No 11 (2025): June, 2025
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.15560532

Abstract

BPJS Ketenagakerjaan is a social security agency responsible for providing social protection to all workers in Indonesia, both formal and informal. This study aims to analyze the strategies and efforts undertaken by BPJS Ketenagakerjaan in Medan City to improve service quality and increase the number of participants. The research employs a qualitative method using observation, interviews, and documentation techniques to obtain in-depth and contextual data. The results indicate that BPJS Ketenagakerjaan Medan City implements various strategies, including direct visits to companies with overdue contributions and unregistered workers, socialization through neighborhood heads, and the utilization of mass media and digital platforms such as YouTube and Instagram. This comprehensive approach has successfully expanded participant reach and raised public awareness regarding the importance of social security protection for workers. Thus, BPJS Ketenagakerjaan Medan City plays a significant role in enhancing workers’ welfare through inclusive and sustainable services.  
Tupoksi Konselor Adiksi, Tenaga Kesejahteraan Sosial, dan MOD pada IPWL LRPPN Bhayangkara Indonesia di Kota Medan abdillah, sulthon abdillah; Siburian, Ruth Evelonia Hariani; Ritonga, Fajar Utama
Jurnal Intervensi Sosial Vol. 4 No. 2 (2025): Kerentanan Sosial-Ekonomi
Publisher : Talenta usu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/intervensisosial.v4i2.16825

Abstract

Penyalahgunaan NAPZA merupakan permasalahan yang umum terjadi di Indonesia. Indonesia sebagai negara yang besar menjadi sasaran dan target perdagangan Narkotika dan Obat-obatan terlarang. Sindikat narkoba selalu melakukan berbagai upaya agar indonesia menjadi pasar penyalahgunaan napza. Melihat betapa besarnya penyalahgunaan napza di Indonesia tidak serta merta hanya dilihat dari angka-angka statistik saja. Diperlukan adanya kolaborasi dan sinergi antara masyarakat dengan lembaga-lembaga kesejahteraan sosial. Kebutuhan akan rehabilitasi di Indonesia merupakan bagian dari dinamika perkembangan standar pelayanan rehabilitasi sosial. Dalam hal ini pemerintah mengalami keterbatasan dalam memberikan pelayanan rehabilitasi sosial dan rehabilitasi medis tanpa pungutan pembiayaan, sehingga pada Peraturan Pemerintah No. 25 tahun 2011 tentang IPWL mengizinkan pendirian tempat rehabilitasi milik masyarakat yang dikelola secara mandiri. Salah satu tempat yang menyelenggarakan program Rehabilitasi yakni panti Rehabilitasi IPWL LRPPN Bhayangkara Indonesia. IPWL LRPPN Bhayangkara Indonesia memiliki konselor adiksi, tenaga kesejahteraan sosial, dan MOD yang memiliki tupoksi berbeda sebagai tenaga dalam rehabilitasi residen. Jurnal ini akan membahas tupoksi dari ketiga bagian tersebut dengan menggunakan teknik wawancara terhadap perwakilan masing-masing mereka. Tambahan pembahasan jurnal membahas tentang residensi. Metode penelitian yang dilakukan terhadap residensi adalah time-line history.