Mooy, Drisandri Bidrawati
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Esther: Pembentukan Karakter Melalui Keberanian Dan Iman Dalam Perspektif Teologi Dan Konteks Kontemporer Mooy, Drisandri Bidrawati; Lesmana, Yeffry Hendra
Jurnal Abdiel: Khazanah Pemikiran Teologi, Pendidikan Agama Kristen dan Musik Gereja Vol 9 No 1 (2025): Volume 9 Nomor 1 Tahun 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Abdiel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37368/ja.v9i1.820

Abstract

Kisah Esther dalam Alkitab memberikan wawasan mendalam tentang keberanian, iman, dan kepemimpinan, yang tetap relevan dalam konteks kehidupan Kristen modern. Melalui keberanian Esther dalam menghadapi raja Ahasyweros, kita diajak untuk mengatasi tantangan rohani dan berdiri teguh dalam iman, meskipun dihadapkan pada situasi yang tidak mendukung. Pembentukan karakter Kristen sangat bergantung pada iman yang aktif, yang mendorong tindakan nyata berdasarkan keyakinan akan rencana Tuhan yang baik. Selain itu, studi perbandingan dengan tokoh Alkitab lain, seperti Daniel dan Musa, menunjukkan bahwa tema keberanian dan kepemimpinan adalah panggilan bagi setiap orang percaya untuk bertindak demi kebaikan bersama. Dengan menghidupkan iman dalam tindakan nyata, kisah Esther menjadi panduan bagi kita untuk membela kebenaran dan menegakkan keadilan dalam masyarakat.
Esther: Pembentukan Karakter Melalui Keberanian Dan Iman Dalam Perspektif Teologi Dan Konteks Kontemporer Mooy, Drisandri Bidrawati; Lesmana, Yeffry Hendra
Jurnal Abdiel: Khazanah Pemikiran Teologi, Pendidikan Agama Kristen dan Musik Gereja Vol. 9 No. 1 (2025): Volume 9 Nomor 1 Tahun 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Abdiel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37368/ja.v9i1.820

Abstract

Kisah Esther dalam Alkitab memberikan wawasan mendalam tentang keberanian, iman, dan kepemimpinan, yang tetap relevan dalam konteks kehidupan Kristen modern. Melalui keberanian Esther dalam menghadapi raja Ahasyweros, kita diajak untuk mengatasi tantangan rohani dan berdiri teguh dalam iman, meskipun dihadapkan pada situasi yang tidak mendukung. Pembentukan karakter Kristen sangat bergantung pada iman yang aktif, yang mendorong tindakan nyata berdasarkan keyakinan akan rencana Tuhan yang baik. Selain itu, studi perbandingan dengan tokoh Alkitab lain, seperti Daniel dan Musa, menunjukkan bahwa tema keberanian dan kepemimpinan adalah panggilan bagi setiap orang percaya untuk bertindak demi kebaikan bersama. Dengan menghidupkan iman dalam tindakan nyata, kisah Esther menjadi panduan bagi kita untuk membela kebenaran dan menegakkan keadilan dalam masyarakat.