Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pengaruh Kecepatan Screw, Feeder, dan Temperatur Pemanas terhadap Proses Ekstrusi Bijih Plastik Daur Ulang Menggunakan Mesin Extruder Nugroho, Muhammad Erwin Cahyo; Tutuka, Rachmadi
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 5 No 2 (2025): JUPIN Mei 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.1524

Abstract

Limbah plastik berbasis polyethylene terephthalate (PET) dari botol bekas merupakan salah satu penyumbang utama pencemaran lingkungan akibat volumenya yang tinggi dan proses dekomposisi yang lambat. Pencemaran dari limbah ini memerlukan penanganan berbasis teknologi daur ulang. Salah satu metode pengolahannya adalah proses ekstrusi yang mengubah limbah menjadi bijih plastik yang dapat digunakan kembali. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh variasi kecepatan screw, kecepatan feeder, dan temperatur pemanas pada proses ekstrusi terhadap kualitas bijih plastik hasil daur ulang. Metode eksperimen dilakukan dengan menggunakan mesin extruder, memvariasikan kecepatan screw, kecepatan feeder, dan temperatur pemanas, serta menjaga kecepatan pemotongan tetap. Evaluasi dilakukan terhadap rasio screw/feeder dan efisiensi pemotongan yang dihitung dari rasio kecepatan pemotong terhadap kecepatan feeder. Penilaian kualitas bijih dilakukan melalui pengamatan visual homogenitas dan stabilitas bentuk produk. Hasil menunjukkan bahwa rasio screw/feeder antara 2,0–2,5 menghasilkan bijih dengan bentuk paling seragam dan stabil. Efisiensi pemotongan paling tinggi didapat hanya 15% memengaruhi kualitas bijih plastik yang menunjukkan kesesuaian laju aliran material antara kecepatan feeder dan kecepatan pemotong. Perhitungan kecepatan pemotong ideal diperoleh sebesar 128 rpm, sedangkan kecepatan konstan extruder ini adalah 140 rpm dinilai terlalu tinggi sehingga berpotensi menimbulkan cacat produk dan ukuran yang bervariasi. Kombinasi parameter optimal diperoleh pada kecepatan screw 25 rpm, feeder 10 rpm, dan temperatur 220°C. Pengaturan parameter proses yang seimbang diperlukan dalam menghasilkan bijih plastik berkualitas tinggi dari limbah PET daur ulang. Temuan ini berkontribusi dalam pengembangan teknologi ekstrusi plastik daur ulang yang efisien dan ramah lingkungan.
Integrasi Filler Berbasis Limbah Pertanian terhadap Sifat Material Bioplastik Polylactic Acid (PLA): Tinjauan Literatur Terstruktur Betariani, Khairunisa; Rahayu, Puji; Tutuka, Rachmadi
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 5 No 2 (2025): JUPIN Mei 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.1532

Abstract

Krisis lingkungan akibat akumulasi plastik berbasis minyak bumi mendorong pengembangan material alternatif yang lebih ramah lingkungan. Polylactic Acid (PLA), sebagai bioplastik biodegradable dari sumber terbarukan, menjanjikan solusi pengganti plastik konvensional, namun sifatnya yang rapuh dan produksinya yang mahal membatasi penggunaannya. Kajian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penambahan filler berbasis limbah pertanian terhadap peningkatan sifat fisik dan mekanik PLA. Studi ini merupakan tinjauan literatur terstruktur dengan menganalisis 32 artikel ilmiah dari 2017–2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa filler dari limbah seperti sekam padi (5% berat) dapat meningkatkan tensile strength hingga 55%, yield stress sebesar 88%, dan menurunkan laju transmisi oksigen (OTR) hingga 52%. Kulit delima (15% berat) memperkuat komposit dengan peningkatan modulus tarik sebesar 42% dan impact strength sebesar 41%. Biochar dari biomassa karbonisasi juga meningkatkan kekakuan dan stabilitas termal hingga suhu degradasi awal naik 15–18°C. Sebaliknya, filler dari tapioka dan cangkang telur menunjukkan penurunan kekuatan mekanik pada konsentrasi tinggi (>20–30%). Pemanfaatan limbah pertanian sebagai filler dalam PLA berpotensi meningkatkan performa material sekaligus mendukung ekonomi sirkular. Namun, keberhasilannya sangat tergantung pada jenis filler, komposisi, dan kesesuaian interaksi antarfasa. Kajian lanjutan diperlukan untuk mengoptimalkan formulasi komposit.
Pengelolaan Sampah Plastik Dengan Mesin Pencacah di Infrastruktur Industri Pengolahan Sampah Terpadu Asari Rahayu, Puji; Tutuka, Rachmadi; Pasaribu, Monita; Jerry, Jerry; Ikhsandy, Ferry; Luthfi, Muhammad Zulfikar; Betariani, Khairunisa; Nury, Dennis Farina; Zulkipli, Rohiman Ahmad; Nugroho , Muhammad Erwin Cahyo
PATRIOTIKA: Jurnal Inovasi dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 1 No 1 (2025): May 2025
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The increasing problem of plastic waste has become one of the biggest environmental challenges in the world today. To overcome this problem, the development of plastic shredding technology is an effective solution to support the plastic recycling process. This study aims to design and develop an efficient and environmentally friendly plastic waste shredding machine, which is able to reduce the volume of plastic waste and facilitate the recycling process. The research methodology includes identifying user needs, literature studies, developing design concepts, detailed design using software, prototyping, and testing and evaluating machine performance. The designed shredding machine has a shredding capacity of 50 kg/hour with lower energy consumption compared to existing commercial shredding machines. Consistent machine testing in producing plastic flakes with uniform sizes, which are suitable for further recycling processes. Performance analysis relates to machines that are able to process various types of plastic, including PET, HDPE, and PP, with high shredding efficiency. The developed plastic shredding machine is able to provide a practical solution for plastic waste management by optimizing the recycling process and reducing negative impacts on the environment. The development of this plastic shredding machine is expected to contribute significantly to efforts to reduce plastic waste and support environmental sustainability.
IDENTIFIKASI BAHAYA DAN EVALUASI RISIKO STEAM DRUM DENGAN HAZOP DI INDUSTRI PETROKIMIA Tutuka, Rachmadi; Aziz, Arizal Abdul; Zulkipli, Rohiman Ahmad; Nury, Dennis Farina
SAINTI: Majalah Ilmiah Teknologi Industri Vol. 22 No. 1 (2025)
Publisher : Politeknik ATI Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52759/sainti.v22i1.60

Abstract

Steam drum merupakan salah satu komponen utama dalam sistem boiler pada unit Steam Cracker Unit yang berperan penting dalam proses pemisahan uap dan air. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bahaya serta mengevaluasi risiko pada steam drum menggunakan metode Hazard and Operability Study (HAZOP). Parameter yang dianalisis meliputi tekanan, level air, suhu, dan aliran steam. Setiap penyimpangan (deviation) dianalisis berdasarkan penyebab (cause), dampak (consequence), serta rekomendasi mitigasi (recommendation) untuk meningkatkan keselamatan proses. Hasil analisis menunjukkan beberapa risiko dengan kategori High Risk seperti overpressure, low water level, dan high temperature dengan nilai risk ranking sebesar 16. Rekomendasi mitigasi meliputi perawatan berkala, kalibrasi sensor, penambahan sistem alarm, serta penguatan prosedur operasional. Penerapan metode HAZOP dinilai efektif dalam membantu identifikasi bahaya dan penentuan strategi mitigasi pada steam drum boiler, sehingga dapat meningkatkan keselamatan dan keandalan proses di industri petrokimia.
The Impact of Inject Chemical Neutralization toward the PH Change in the Reject Water Management on the Raw Water Treatment Facilities in Petrochemical Industries Tutuka, Rachmadi; Ikhsandy, Ferry; Zulkipli, Rohiman Ahmad; Iman, Alamul; Arvianto, Rizky Ibnufaatih
Equilibrium Journal of Chemical Engineering Vol 9, No 2 (2025): Volume 9, No 2 December 2025
Publisher : Program studi Teknik Kimia UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/equilibrium.v9i2.107710

Abstract

ABSTRACT. The water waste management in Petrochemical Industry becomes the significant challenge in maintain environmental quality—particularly in regulating pH levels in accordance with the standards set by Indonesia’s Ministry of Environment and Forestry Regulation No. 5 of 2014—chemical injection is widely employed. This method involves the addition of acidic or alkaline agents to neutralize the pH of reject water. This study evaluates the effect of varying chemical injection dosages to determine the optimal dose required to achieve a pH range of 6 to 9. The findings demonstrate a direct relationship between the increase in chemical injection dosage and changes in pH levels, where higher dosages consistently raised the pH, stabilizing at an average value of 8.2. Over a one-month monitoring period, the optimal dosage was identified as 0.085 m³, resulting in an average pH of 6.47. Excessive dosing is not only less effective but also led to increase operational costs, reaching up to IDR 872,235. Thus, optimizing chemical injection dosage is critical—not only for ensuring compliance with environmental pH standards but also for minimizing chemical consumption and reducing operational expenditures.Keywords:Inject chemicals, Wastewater treatment, pH, Reject water