Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Efektivitas Kebijakan Daerah Kota Semarang dalam Mendukung Bank Sampah sebagai Instrumen Pengelolaan Sampah Berkelanjutan Putri, Naila Sayyidina; Febriyanti, Nasab Sabrina; Noor, Salsabila Azahra
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 3 No. 4 (2025): (Juni) Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
Publisher : CV Insan Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57248/jishum.v3i4.611

Abstract

Pengelolaan sampah berkelanjutan merupakan salah satu tantangan utama di Kota Semarang akibat meningkatnya volume limbah dan keterbatasan sarana pengolahan. Pemerintah Kota Semarang telah merumuskan kebijakan berbasis partisipasi masyarakat untuk mendukung inisiatif pengurangan sampah, salah satunya melalui dukungan terhadap pengelolaan sampah mandiri oleh warga. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas kebijakan tersebut dalam mendukung operasional sistem pengelolaan berbasis komunitas. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui telaah dokumen yang berkaitan dengan pelaksanaan program dan kebijakan pengelolaan. Hasil kajian menunjukkan bahwa meskipun pemerintah telah memberikan pelatihan, pembinaan, dan pembangunan infrastruktur, implementasi kebijakan masih menghadapi kendala seperti keterbatasan sumber daya manusia, rendahnya partisipasi masyarakat, serta minimnya sarana pendukung. Meskipun demikian, program ini telah berkontribusi dalam mengurangi jumlah sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan limbah yang ramah lingkungan. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan kapasitas pengelola, intensifikasi sosialisasi, dan pengembangan sistem pengelolaan yang lebih adaptif untuk memperkuat efektivitas pengurangan sampah di tingkat lokal.
Trasnformasi Digital Pendaftaran Tanah sebagai Langkah Strategis Mewujudkan Kepastian Hukum Hak Atas Tanah Febriyanti, Nasab Sabrina; Insanidya, Safira Embun; Khamsa, Utami Okta; Firliana, Salsabila; Fikri, Muhammad Adymas Hikal
WATHAN: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 3 No 1 (2026): WATHAN: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
Publisher : Fanshur Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71153/wathan.v3i1.443

Abstract

Digitalisasi pendaftaran tanah di Indonesia merupakan langkah strategis untuk memperkuat kepastian hukum hak atas tanah di tengah kompleksitas sejarah pertanahan, keberagaman rezim hak, serta masih banyaknya bidang tanah yang belum terdaftar. Transformasi ini mencakup penerapan sertipikat elektronik, digitalisasi buku tanah dan surat ukur, pemanfaatan Sistem Informasi Geografis (SIG), peta kadaster digital, registri elektronik, serta layanan pertanahan berbasis daring. Modernisasi ini bertujuan menciptakan administrasi pertanahan yang lebih akurat, transparan, aman, dan mudah diakses. Digitalisasi mampu meningkatkan kualitas data melalui penyimpanan terpusat, autentikasi dokumen menggunakan tanda tangan elektronik tersertifikasi, dan jejak audit digital yang mencegah manipulasi. Integrasi SIG memperjelas batas bidang tanah secara spasial sehingga mampu meminimalkan tumpang tindih klaim yang selama ini menjadi sumber utama sengketa. Namun, implementasi digitalisasi masih menghadapi berbagai kendala, seperti ketimpangan infrastruktur, kerusakan dan ketidakteraturan dokumen lama, ancaman keamanan siber, belum harmonisnya regulasi mengenai kekuatan pembuktian sertipikat elektronik, serta keterbatasan literasi digital masyarakat dan aparatur. Tantangan sosial misalnya keberadaan hak adat, kepemilikan informal, dan batas fisik lahan yang belum pasti juga memerlukan pendekatan partisipatif dan mekanisme verifikasi lapangan. Agar digitalisasi benar-benar meningkatkan kepastian hukum, diperlukan kerangka kebijakan terpadu yang mencakup harmonisasi regulasi, peningkatan infrastruktur, penguatan keamanan data, peningkatan kapasitas SDM, serta penyediaan layanan hibrida. Dengan tata kelola yang baik, digitalisasi pendaftaran tanah berpotensi besar menciptakan sistem pertanahan yang modern, transparan, dan mampu menjamin kepastian hak atas tanah secara berkelanjutan.